64797 PERKEMBANGAN TRIWULANAN INDONESIA ECONOMIC QUARTERLY PEREKONOMIAN INDONESIA Masa bergejolak Current challenges, future potential October Oktober 2011 PERKEMBANGAN TRIWULANAN PEREKONOMIAN INDONESIA Masa bergejolak Oktober 2011 Kata Pengantar Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia menyajikan perkembangan utama ekonomi Indonesia dalam tiga bulan terakhir. Laporan ini menempatkan perkembangan tersebut dalam konteks jangka panjang dan global, serta memberikan penilaian terhadap prospek ekonomi dan kesejahteraan sosial Indonesia. Laporan ini ditujukan untuk khalayak termasuk pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, pelaku pasar keuangan, serta komunitas analis dan professional yang terlibat dalam ekonomi Indonesia. Laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia ini disusun dan dihimpun oleh tim analisa makroekonomi kantor perwakilan Bank Dunia di Jakarta dan dipimpin oleh Shubham Chaudhuri (Lead Economist) dan Enrique Blanco Armas (Senior Economist): Magda Adriani (harga komoditas), Andrew Blackman (sektor eksternal dan spillovers international), Andrew Carter (penerimaan pemerintah), David Stephan (ringkasan eksekutif, neraca nasional), Fitria Fitrani (sektor eksternal), Faya Hayati (harga dan risiko), Ahya Ihsan (belanja fiskal dan KPS), dan Ashley Taylor. Tambahan kontribusi diterima dari Anna I. Gueorguieva, Yuliya Makarova dan Wahyoe Soedarmono (belanja daerah), Dwi Endah Abriningrum (KPS), dan Cut Dian Agustina dan Ahmad Zaki Fahmi (Diagnosa Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur). Arsianti dan Ashley Taylor berbagi tugas penyuntingan dan produksi. Enrique Blanco Armas, Mustapha Benmaamar, Alex Drees- Gross, Franz Drees-Gross, Gregorius D.V. Pattinasarany, Djauhari Sitorus, P.S. Srinivas, William Wallace dan Andri Wibisono memberikan komentar dan masukan yang terperinci. Farhana Asnap, Indra Irnawan, Jerry Kurniawan, Nugroho, Marcellinus Winata dan Randy Salim mengatur diseminasi dan Titi Ananto, Sylvia Njotomihardjo dan Nina Herawati memberikan bantuan administrasi. Untuk mendapatkan lebih banyak analisa Bank Dunia terhadap ekonomi Indonesia: Untuk informasi mengenai Bank Dunia serta kegiatannya di Indonesia, silakan berkunjung ke website ini www.worldbank.org/id Untuk mendapatkan publikasi terkait melalui e-mail, silakan menghubungi madriani@worldbank.org. Untuk pertanyaan dan saran berkaitan dengan publikasi ini, silakan menghubungi ataylor2@worldbank.org. Daftar isi Kata Pengantar iii Ringkasan Eksekutif: Masa bergejolak viii A . PERKEMBANGAN EKONOMI DAN FISKAL TERKINI 1 1. Kembali menurunnya pertumbuhan global dan meningkatnya gejolak pasar… 1 2. Ketidakpastian telah meningkat disekitar outlook dasar dari pertumbuhan domestik yang kuat 4 3. Aliran masuk modal tetap kuat pada triwulan dua sementara surplus perdagangan menurun 6 4. Gejolak internasional belakangan ini mempengaruhi pasar keuangan Indonesia 8 5. Inflasi IHK terus turun dengan melambatnya goncangan inflasi pangan 10 6. Tingkat kemiskinan tahunan nasional Indonesia turun pada bulan Maret 2011 12 7. Defisit tahun 2011 direvisi naik karena pengeluaran yang lebih besar untuk subsidi energi 13 8. Seperti kondisi ekonomi global, risiko jangka pendek terhadap outlook Indonesia meningkat 18 B. BEBERAPA PERKEMBANGAN TERBARU PEREKONOMIAN INDONESIA 19 1. Potensi pengaruh penurunan outlook dunia terhadap Indonesia 19 a. Memikirkan beberapa potensi skenario yang berkaitan dengan ekonomi global ................... 19 b. Bagaimana goncangan internasional dapat ditransmisikan ke Indonesia?............................. 21 c. Potensi dampak jangka pendek terhadap ekonomi Indonesia .................................................. 24 d. Peran kebijakan pendukung dan pentingnya menghindari kesalahan kebijakan .................... 26 e. Kembalinya aliran masuk modal pada jangka menengah memberikan insentif lebih lanjut untuk meneruskan kemajuan pada reformasi struktural utama................................................ 26 2. Menggunakan KPS (Kerjasama Pemerintah dan Swasta) untuk menangani tantangan infrastruktur Indonesia 27 a. KPS merupakan fokus dalam agenda pembangunan Indonesia............................................... 27 b. Kemajuan telah dicapai dalam membangun kerangka aturan dan kelembagaan bagi KPS, tetapi pelaksanaan masih menjadi tantangan utama ................................................................. 27 c. Pengalaman internasional memberikan pelajaran bagi keberhasilan penerapan KPS ........... 31 d. Jalan ke depan ............................................................................................................................... 32 C. INDONESIA 2014 DAN SETERUSNYA: PANDANGAN SELEKTIF 34 1. Belanja Daerah Tidak Menunjukkan Hasil 34 a. Belanja pemerintah daerah telah meningkat pesat selama satu dekade terakhir ................... 34 b. Hasil-hasil pembangunan tidak menunjukkan pola yang seragam .......................................... 37 c. Pelayanan publik bisa meningkat dengan efisiensi dan prioritas yang lebih baik .................. 38 d. Apa yang mendorong ketidakefisienan belanja dan kurangnya kualitas pelayanan publik? . 40 e. Catatan penutup ............................................................................................................................ 42 2. Identifikasi hambatan-hambatan untuk pertumbuhan inklusif di Jawa Timur 43 a. Kinerja ekonomi Jawa Timur ........................................................................................................ 43 b. Menelusuri hambatan-hambatan pertumbuhan inklusif di Jawa Timur ................................... 44 c. Pilihan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan inklusif yang lebih tinggi di Jawa Timur. 49 LAMPIRAN: GAMBARAN EKONOMI INDONESIA 50 DAFTAR GRAFIK Gambar 1: Keprihatinan pasar terhadap keberlanjutan fiskal zona Euro telah meningkat ............ 1 Gambar 2: Pertumbuhan mitra dagang utama Indonesia melemah ................................................. 2 Gambar 3: Permasalah yang dihadapi negara maju telah menurunkan outlook pertumbuhan global ............................................................................................................................... 2 Gambar 4: Pasar ekuitas jatuh dengan tajam dan volatilitas meningkat… ...................................... 3 Gambar 5: … dan investor telah beralih kepada aset yang lebih aman seperti obligasi AS .......... 3 Gambar 6: Penurunan harga komoditas global telah terpusat pada bahan-bahan metal dan dasar ................................................................................................................................ 3 Gambar 7: Pertumbuhan PDB triwulanan bertahan pada 6,5 persen pada triwulan kedua tahun 2011… .............................................................................................................................. 4 Gambar 8: …didorong oleh ekspor bersih, konsumsi swasta dan investasi .................................. 4 Gambar 9: Aliran masuk neraca keuangan meningkat pada triwulan 2/ 2011 tetapi surplus neraca berjalan menurun ............................................................................................... 7 Gambar 10: Harga aset turun tajam pada bulan September… .......................................................... 8 Gambar 11: …turun dari tingkat yang tinggi ...................................................................................... 8 Gambar 12: Penurunan besar terhadap ekuitas Indonesia tetapi sama dengan yang dialami oleh negara lainnya di kawasan …........................................................................................ 9 Gambar 13: …sementara depresiasi Rupiah relatif terbatas dibandingkan dengan negara lainnya di kawasan ......................................................................................................... 9 Gambar 14: Aliran portfolio berbalik arah dengan tajam di bulan Agustus dan September .......... 9 Gambar 15: Inflasi telah menurun pada tahun 2011 tetapi merangkak naik di bulan Agustus…. 11 Gambar 16: …dengan meningkatnya inflasi bulanan, sebagian karena meningkatnya inflasi inti11 Gambar 17: Kemiskinan nasional Indonesia turun di 2011 ............................................................. 12 Gambar 18: Lemahnya pencairan pada program-program inti dan lebih tingginya pengeluaran subsidi energi terus berlanjut ..................................................................................... 14 Gambar 19: Belanja modal telah meningkat antara bulan Juni dan Agustus, tetapi masih berada di bawah tingkat tahun yang lalu… ............................................................................ 14 Gambar 20: Belanja infrastruktur pemerintah pusat untuk transportasi, energi dan irigasi menurun di tahun 2010 ................................................................................................ 15 Gambar 21: Skenario untuk outlook eksternal termasuk berlanjutnya gejolak pasar keuangan sampai penurunan tajam pertumuhan ekonomi global ............................................ 20 Gambar 22: Potensi aliran keluar dana asing makin meningkat seiring dengan makin besarnya cadangan devisa .......................................................................................................... 24 Gambar 23: Investasi infrastruktur swasta Indonesia hanya pulih sebagian sejak krisis tahun 1997-98…....................................................................................................................... 28 Gambar 24: …dan tetap relatif rendah dibanding ekonomi berkembang lainnya, terutama Brasil dan India........................................................................................................................ 28 Gambar 25: Realisasi proyek KPS di Indonesia sangat tertinggal dari rencana yang diumumkan30 Gambar 26: Pemerintah daerah mengelola lebih dari setengah dari seluruh belanja pemerintah pada sektor-sektor utama ............................................................................................ 34 Gambar 27: Belanja pemerintah daerah sama dengan belanja inti pemerintah pusat.................. 35 Gambar 28: Transfer pemerintah pusat, terutama DAU, mendanai sebagian besar pendapatan pemerintah daerah ....................................................................................................... 35 Gambar 29: Korelasi yang tidak signifikan antara peningkatan belanja dan peningkatan hasil pelayanan publik .......................................................................................................... 38 Gambar 30: Walaupun belanja untuk infrastruktur telah meningkat, belanja untuk administrasi pemerintahan masih menjadi bagian terbesar belanja pemerintah daerah ............ 39 Gambar 31: Beberapa daerah dapat menyampaikan hasil yang jauh lebih tinggi pada tingkat input yang serupa ........................................................................................................ 40 Gambar 32: Belanja kepegawaian yang tinggi pada tingkat pemerintah daerah didorong oleh sektor aparat pemerintahan dan pendidikan ............................................................. 41 Gambar 33: Laju pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur mengikuti laju pertumbuhan nasional pada beberapa tahun terakhir ..................................................................................... 44 Gambar 34: Contoh kerangka pemeriksaan pertumbuhan HRV ..................................................... 45 Gambar 35: Pada tahun 2008, sepertiga jalan kabupaten/kota di Jawa Timur dalam kondisi buruk dan sangat buruk............................................................................................... 46 Gambar 36: Angkatan kerja per pencapaian pendidikan di tahun 2009 ......................................... 47 Gambar 37: Pajak dan Retribusi Daerah relatif rendah di Jawa Timur ........................................... 48 DAFTAR GRAFIK LAMPIRAN Gambar lampiran 1: Pertumbuhan PDB triwulanan dan tahunan ................................................... 50 Gambar lampiran 2: Kontribusi terhadap PDB (pengeluaran) ........................................................ 50 Gambar lampiran 3: Kontribusi terhadap PDB (sektor) ................................................................... 50 Gambar lampiran 4: Penjualan sepeda motor dan mobil (unit) ....................................................... 50 Gambar lampiran 5: Indikator konsumen.......................................................................................... 50 Gambar lampiran 6: Indikator kegiatan industri ............................................................................... 50 Gambar lampiran 7: Aliran perdagangan riil ..................................................................................... 51 Gambar lampiran 8: Neraca pembayaran .......................................................................................... 51 Gambar lampiran 9: Neraca perdagangan ........................................................................................ 51 Gambar lampiran 10: Cadangan devisa dan dana modal asing ...................................................... 51 Gambar lampiran 11: Term of trade dan implisit ekspor- impor berdasarkan chained Fisher- Price indices ................................................................................................................. 51 Gambar lampiran 12: Inflasi dan kebijakan moneter........................................................................ 51 Gambar lampiran 13: Rincian tingkat harga konsumen .................................................................. 52 Gambar lampiran 14: Tingkat inflasi negara tetangga ..................................................................... 52 Gambar lampiran 15: Harga beras domestik dan internasional ...................................................... 52 Gambar lampiran 16: Tingkat kemiskinan dan pengangguran ....................................................... 52 Gambar lampiran 17: Indeks saham regional ................................................................................... 52 Gambar lampiran 18: Indeks spot dolar dan rupiah ......................................................................... 52 Gambar lampiran 19: Yield obligasi pemerintah 5 tahunan mata uang lokal ................................ 53 Gambar lampiran 20: Spread EMBI obligasi pemerintah dengan obligasi dollar amerika ........... 53 Gambar lampiran 21: Tingkat kredit bank umum ............................................................................. 53 Gambar lampiran 22: Indikator keuangan sektor perbankan .......................................................... 53 Gambar lampiran 23: Hutang pemerintah ......................................................................................... 53 Gambar lampiran 24: Hutang luar negeri .......................................................................................... 53 DAFTAR TABEL Tabel 1: Dalam skenario dasar pertumbuhan diproyeksikan akan melambat di tahun 2012 ........ ix Tabel 2: Proyeksi dasar pertumbuhan PDB tahun 2011 diturunkan, risiko di sekitar outlook meningkat ....................................................................................................................... 6 Tabel 3: Aliran masuk neraca pembayaran diperkirakan menurun di tahun 2011 dan 2012 pada skenario dasar ................................................................................................................ 7 Tabel 4: Proyeksi defisit tahun 2011 telah direvisi naik, terutama karena peningkatan pengeluaran subsidi energi ......................................................................................... 17 Tabel 5: Skenario berbeda ekonomi global dapat mengakibatkan berbagai dampak terhadap perekonomian Indonesia ............................................................................................. 21 Tabel 6: Perlambatan yang terjadi di AS dan Eropa menempengaruhi Indonesia baik langsung dan tak langsung melalui perannya sebagai “pemasok
Группа Всемирного банка · Working Paper
Indonesia economic quarterly : turbulent times : Perkembangan triwulanan perekonomian Indonesia : masa bergejolak
Открыть оригинал документа
Полный текст размещён на сайте публикующей организации. lawenc.com индексирует метаданные и ведёт на официальный источник.
Полный текст
Основные сведения
Организация
Группа Всемирного банка
Тип документа
Working Paper
Страна
Индонезия
Источник
Всемирный банк