E2593 V10 I t Dffunf l rnluEluuutf'l Lll\lUr\UNtrAfI nDW UAIrl ftEuErulfnru Jl. Jend. Ahmad yani No. 2 Tefp, (0722) t [_qf A AGUNG 2r046Kode pos 353g4 I KotaAgung 28 November 20ll I Nomor : ilIREICKMpU/3S.Wasday20ll Lanpiran: - Kepada Ytb. Kasubbid Teknik Lingkungan dan I P€rihal : Rekomendasi atas XEiatan WINRIpklau UKLUPL leningkatan Jalan program fljrng _ Kora.t-gung Keselmatau Jalan Direhorat Bina Teknik Direktorat Jendral Bina Marga Kenenterian t Oleh Setusn Kerjr Direktorat Bina Direktorat Pelreriaen Umum feknik _Jendral Bina Mrrg X"n"o iffi PekerjaanUmum di- t Jakarta t Menindaklanjuti surat saudara tertanggal t Dokumen UKL-UPL untuk kegiaran Ttjang - Kota Ag'ung bersama ini 18 Novernber 20ll perihal pengiriman Peningkatan Jalan program wINRIp Rantau diberitahul@n bahwa berdrisarkan hasil I teknis yang t€lah dilakukan' maka Jalan hogpam WINRIP Rantan eval'asi terhad4p IIKL-UPL untuk Kegiatan peningkatan Trjang - Kota Agung tersebut secara t disetujui. teknis dapat I uKL-.uPt yang telah disetujui menrpakan Rekomendasi ini bagian yang tidak terpisahkan dari dan menjadi acuan bagi penanggung jawab kegiatan daram surat t meqialankan kegiaranya dengan undnngan yang berlaku- tetap be@oman pada perat'ran penrndang_ I Apabila teriadi pemindahan lokasi dan/afau bahail baku dao/atau kegiata', desain d"tt^t"rrprcses dan/atau k4pasitas bahan penolong atas usaba danlataukegiatan I bencana alam dm/ata'rainnya yang mendasar baik seber'o maupun me,nyebabkan penrbahan ringhngan , tejadi yang ssngar saat peraksanaan kegiaraq maka I kegiatan wajib menyusun uKLuPL perundang - rmdangan yang berlaku. *;*r*, atau AMDAL baru sesuai ketent'ao i"*uu peraturan- I Pe'langgungiarmb Dircktorat Bina Teknik Dftektorat Jendral Bina Marga Kementerian I Pekerjaan um'm wajib nelakukan UPL dan Bertanggungia$.ab sepouhya seruruh ketena,n yang temaktub atas p4gelolaan dan pemanta'aa datam uKL dampak I lingkun$n d*i L"e"t"o peningkahn Agung. Jalan program u[NRIp Raotau Tiiang - Koea I Penanggung jawab Direktorat Biaa Teknik Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian pekerjaan umum wajib meraporkan peraksanaan Upaya pengerolaan dan Pemanta.an Linghngan Hid,p png tercant'm dalan uKL-upL kepada Badan Peogelolaen Lingkungan Hidup dan Kebersiban IGhrparen Tanggamus setiap 3 (figa) Br'lan sekali terhitung sejak dite$irkannya surat Rekomendasi ini. Sclanjutnsra Bupati ranggam.s, Kcpala Badan pcngclolaan Linghrngan Fridup dan Kebenihan lGbupaten Tanggamug dan Kepala Dinas pekdaan Umrm Kabupaten Tanggamus melakukan p€qgawasan terhadap pelalsanaan ketentuan-ketentuan yang wajib dilakukan oleh penanggungiawab kegiafan yang tercant*m daram perizinan sebagainoana dimatrsud. Demikian disampaikaq aras perhatiarmya diucapkan terimakasih. P'It. KEPAII\ B{)AN PENGELOLAA}T Ltr\TGIGNGAN EIDUP l. Kepala 2. 9"p+ langganrs (Scbagai teporatr) Dinas pctrer[al Unun'X"ffiaro ' 3. KcpatE BAppEoa i<"UupJro ffrffi'. Tmggamus I $L-rP\LiiLtEiV t rE.i!- ." UlrL I Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TrJAI\G - KorA AGTING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Ket'a Direktorat Bina Teknik I I KATA PENGANTAR I I Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup UPL) merupakan konsep Dokumen UKL-UPL sebagai sebagian dari hasil kegiatan Paket (llKt- C6l20ll z Pekerjaan Penyusunan Dokumen UKL - UPL I I sesuai kontrak pekerjaan No: HK.02.03/8t.03 - PTLKJ(376 tanggal l0 Juni 2011 antara Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan Dan Keselamatan Jalan Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik dengan PT. Epadascon permata. I Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL- I UPL) ini mengakomodasikan substansi-substansi tentang Pendahuluan (Profil Kegiatan); Rencana usaha dan/atau kegiatan; Dampak Lingkungan yang akan terjadi; Program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup; dan lampiran-lampiran pendukung studi termasuk rona lingkungan I hidup; hasil analisis laboratorium; strip-map (Potensi Dampak & Teknik Mitigasi); dan rekomendasi teknik mitigasi yang perlu diintegrasikan dalam proses desain. I Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL- UPL) ini sudah dievaluasi dan mendapatkan persetujuan Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan I Kabupaten Tanggamus, sehingga dapat difungsikan sebagai dokumen rujukan definitif dalam pengelolaan lingkungan hidup rencana kegiatan peningkatan jalan program WINRIP: Rantau Tijang I - Kota Agung di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. I Kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan dan penetapan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (LKL-UPL) ini diucapkan terima kasih T I Jakarta, November 2011 Subdit Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan l Direktorat Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga T I t PT. Epadoscon PermUa I ! LloE;Ltil.f Eiq Iiii1,.. t-i$]9, t Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TIJAIIG - KOTA AGTING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I DAFTAR ISI I Halaman t KATA PENGAI\TTAR DAFTAR ISI ii I DAFTAR TABEL v T DAFTAR GAMBAR vi T BAB I IKHTISAR KEGIATAI\ l-I I.1 IDENTITASPEMRAKARSAKEGIATAI\I 1-I t l.l.l 1.1.2 NamaProyek Nama Penanggungiawab Kegiatan 1-I -I I I I.2 LATAR BELAKANG KEGIATAI{ 1.2.1 Umum 2-l 2-l 1.2.2 Spesifik 3-I I 1.3 MAKST'D DAI\ TUJUAN. KEGIATA}I DAN SASARAN STIJDI T]KL - UPL. 4-l I 1.3.1 1.3.2 Maksud Studi Tujuan Studi UKL UKL-UPL.. - UPL. 4-r 4-I 4-l I 1.3.3 1.4 Sasaran Studi UKL - UPL. LOKASI KEGIATAI\ STUDI UKL _ UPL.. 5-I I BAB II RENCAIIA USAIIA DAN/ATAU KEGIATAI\. 2.1 NAMA RENCANA KEGIATA}I 1-U l-il I 2.2 2.3 LOKASI RENCANA KEGIATAI\ SKALAiDIMENSI RENCANA KEGIATAN I-II 3-II 4-tl t 2.4 GARIS BESAR KOMPOIYEN RENCANA KEGIATAhI 2.4.1 Tahap Pra Konstruksi. 4-II 2.4.2 Tahap Konstmksi 5-II I 2.4.3 Tahap Pasca Konstruksi 2.5 13-II 13-TI 2.5.1 Umum........ 14-II T 2.5.2 Jadwal Rancana Implementasi Kegiatan.. 14-TI I BAB Itr DAMPAK LINGKT]NGAN YAi\tG AKAII TERJADI. 1-III 3.1 IDENTIT'IKASI DAMPAK I -UI I 3.2 DESKRIPSI PRAKIRAAI\T DAMPAK KEGIATAhI 3.2.1 Tahap Pra - Konstruksi 2 -ill 2 -frr I 3.2.2 Tahap Konstruksi PT. Epadascon Permda 3.TII I t g]{.}ii[.rs.'tEN LjKL - til]f. I Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I 3.2.3 Pasca Konstruksi. 8-trI I BAB MROGRAM PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAIY ...... I - rV 4.1 Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup I - ry I 4.2 Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup 22 -I\/ I BAB v TAITDATANGAI\ DAr\i CAP l-v t I LAMPIRAN - LAMPIRAN t Lampiran I : Rona Lingkungan Hidup Lampiran 2 : Hasil Analisis Laboratorium (Kualitas Udara &Kualitas Air) I I Lampiran 3 : Strip-map (Potensi Dampak & Teknik Mitigasi) Lampiran 4 : Rekomendasi Mitigasi Dampak (Masukan untuk Perencanaan Teknis Rinci/Integrasi I Lampiran, ' #:::ldasi & hasit FS program wrNRrp Lampiran 6 : Prosedur Operasi Standar (POS) Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan Hidup t I I t T T t I t I T PT. Epadoscon Permda iii I D{-bKi_jRf,[i,{ UIiI_ - Lj["i_, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TTJANG - KorA AGUNG Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik DAF'TAR TABEL PT. EpodasanPenun a i)6lEdr-r&gEfd {JKI- - tiPI_, I Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I 3.9 Daftar Lokasi Black Spot Pada Ruas Jalan : Rantau Trjang - Kota Agung 13 - III 3.10 Rekapitulasi/Rangkuman Dampak Lingkunan Peningkatan Jalan : Rantau 2r -rl I 4.1 Trjang - Kota Agung Upaya Pengelolaan Lingkungan (tKL) Peningkatan Jalan : Rantau Tijang - 2-IV Kota Agung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung 4.2 Upaya Pemantuan Lingkungan ([IPL) Peningkatan Jalan : Rantau Ttjang - Kota T Agung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung 22 -r\/ I I I I I t I I T T I I I I t PT. Epadoscon Permda I I T}OKUI\{trT{ IJKL - LIT}E t Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan : RANTAU TTJANG - KorA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Ke{a Direktorat Bina Teknik I DAFTAR GAMBAR I Nomor Judul Gambar Halaman I 2.1 Visualisasi Titik Awal dan Titik Akhir Rencana peningkatan Jalan Rantau Tiians- Kota Asune 2-fr I 2.2 Peta Lokasi Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan Rantau Tijang Azuns - Kota 2 -il. 2.3 Tipikal Penampang Melintang Rencana Kegiatan Jalan Rantau Tijang - I 2.4 Kota Asrrno Tinikal Perkerasan -Ialan 3-II 3 -II I I I I I t T T I I I I I PT, EpadosconPermda vt I DOKUMEN UKL - T}PL Rencana Kegietan Peningkatan Jnlan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Psmbinaan Teknik Linnkunean dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik BAB I IKHTISAR KEGIATAN DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. FpdasconPermata I I DOKUMEN TIK[. - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA iatan Pembinaan Teknik Li AGIING dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I lrnnsAR KrchrAN Deskripsi Bub I lkhtisar Kegiutan ntenguraikan lentang butir-butir ihhtisar proJil kegiatan yang mencakttp: Iatar belukang; maksud tujuan kegunoan dan sasaron; Iohasi kegiatan; dan identitas pemrakano, ),arlg rnerepresentasikan "pemahoman ,tmum rencano kegioton" terkait dengan rencanu peningkatan jalan Ranlou Tijang - Kota Agung di ruilayah Kubupoten Tanggamus, Provinsi Lompung, yang ntenjadi salah satu ruas jalan di Pulqu Sunaterq yang termasuk dalant prcgrom WINRIP (Western Indonesia Notionul Road Improvement Project). Penyusunan dokumen lingkungan wttuk mendukung program kegiatan lersebul dilqksqnakan nelalui kegiatan PaketC6/2011 : Pekeriuon Penvusunan Dokumen UKL- UPL I. 1.1 IDENTITAS PEMRAKARSA KEGIATAN 1.1.1 Nama Proyek Kegiatan Peningkatan Jalan Program WIhIRIP Paket: Rantau Tijang - Kota Agung 1.1.2 Nama Penanggung Jawab Kegiatan 1. 1.2.1 Tahap Perencanuan l). Sub Direktorat Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan, Direktorat Bina Teknik, Direktorat Jenderal Bina Margq Kementerian Pekerjaan Umum. Alamat: Gedung Sapta Taruna Lt [V Jl. Pattimura No.20 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan Telepon : (021) 7 2466s 4 & (021) 7 2053 87 ; Fax (02 I ) 7 20s3 87 2). Sln/T Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Lampung Alamat: Jl. ZaenalAbidin Pagar Alam Km 11 Rajabasa Bandar Lampung Telepon: (0271)786928 1.1.2,2 Tahap Konstruksi dan Operasionol SI.IVT Pembangunan Wilayah 2 Lampung Alamat: Jl. Wolter Monginsidi No. 220 Bandar Lampung Telepon: (0721)487102 PT. Epodaseon Permata hall-I I I T}OE{{JMEN UKT- - UFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU Pembinaan Teknik Li TIJAI{G - KOTA AGUNG dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I 1.2 LATAR BELAKAIYG KEGIATAI\ I 1.2.1 Umum Penyelenggaraan jalan di Indonesia mencakup pengaturan, pembinaan, pembangunan dan I pengawasan jalan, diamanatkan di dalam Undang Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan. Pokok-pokok kebijakan penyelenggaraan jalan yang diamanatkan dalam undang-undang I tersebut mencakup: ketentuan umum, asas, tujuan dan lingkup, peran, pengelompokan dan bagian-bagian jalan, jalan umum, jalan tol, pengadaaan I ketentuan lainnya (pidana peralihan dan penutup). Penyelenggaraan jalan di lndonesia berdasarkan I pada asas kemanfaatan, keamanan dan keselamatan, keserasian, keselarasan dan keseimbilBil, keadilan, I transparansi dan akuntabilitas, keberdayagunaan dan keberhasilgunaan, serta kebersamaan dan kemitraan. I Tujuan penyelenggaraan jalan di Indonesia adalah mewujudkan butir-butir berikut: . Ketertiban dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan jalan . Peran masyarakat dalam penyelenggaraan jalan I . Peran penyelenggara jalan secara optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat . Pelayanan jalan yang andal dan prima serta berpihak kepada masyarakat I . Sistem jaringan jalan yang berhasil guna dan berdayaguna untuk mendukung I terselenggaranya sistem transportasi yang terpadu . Pengusahaanjalan tol yang transparan dan terbuka. jalan I Peran jalan dalam lndonesia adalah: penyelenggaraan di . Sebagai bagian prasarana transportasi T mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya" lingkungan hidup, I politik, pertahanan dan keamanan, serta dipergunakan untuk sebesarbesar kemakmuran I . rakyat. Sebagai prasarana distribusi barang dan jasa t merupakan urat nadi kehidupan masyarakat bangsa dan negara I . Merupakan satu kesatuan sistem jaringan jalan menghubungkan dan mengikat seluruh wilayah I Republik Indonesia. I PT. Epadascon Permata hal2-I I I DOKTIMT]N UK!. - TJIiL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik L dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I 1.2.2 Spesifik I Meningkatnya mobilitas penduduk sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi menyebabkan semakin banyak prasarana jalan yang harus dijaga serta ditingkatkan baik itu kapasitasnya maupun kondisi strukturnya dan diupayakan agar jalan yang ada tidak I bertambah rusak. Kebutuhan akan prasaranajalan yang aman dan nyaman menyebabkan perlu dilakukannya penanganan jalan secara terus menerus. I Kementerian Pekerjaan Umum dalam hal ini Direktorat t Jenderal Bina Marga merupakan institusi pemerintah yang bertanggung jawab dan mempunyai kewenangan penuh dalam pembinaan pras,rana jalan, sebagai salah I satu prasarana transportasi yang sangat penting dalam mendukung pergerakan dan mobilitas masyarakat serta I urat nadi perekonomian. I Tugas pokok Direktorat Jenderal Bina Marga adalah menyediakan prasarana jalan yang mampu melayani dinamika dan mobilitas masyarakat secara aman dan nyaman, sesuai yang diamanatkan dalam pasal 2 *Undang Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan", yang I berbunyi " Penyelenggaraan jalan berdasarkan poda asas kemanfaatan, keamanan dan l keselamatan, keserasitm, lceselarasan dan keseimbangan, keadilan, transporansi dan akuntabilitas, keberdayagmaan dan keberhasilguneqn, serta kebersamaan dan kemitraan". I Terkait dengan pemenuhan tugas pokok tersebu! Direktorat Jenderal Bina Marga melalui proyek WII\RIP (Western lndonesia National Road Improvement Project) akan melaksanakan program kegiatan peningkatan jalan I Rantau Tijang - Kota Agung (43,00 km) di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung sebagai I upaya "menyediakan prasarana jaringan jalan Nasional yang ada di Propinsi Lamptng selalu dalam I kondisi yang montap" dalam rangka memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat I pengguna jalan di wilayah tersebut. Rencana peningkatan jalan diatas diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas pengguna I jalan dan dampak positif bagi pengembangan wilayah di sekitarnya. Namun rencana kegiatan tersebut diperkirakan juga akan menimbulkan dampak negatif terhadap komponen I lingkungan jalan. di sekitarnya, sehingga perlu dilakukan mitigasi dampak negatif kegiatan I I PT. Epodascon Permata hal3-I I I DOKL}A{EN q-]KL - SJPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TTJANG- Kegintnn Pemhinann Teknik Li dan Keselamatnn Jalan KorA AGUNG - Satuan Kcria Dircktorat Binn Teknik I Untuk mendukung upaya mitigasi dampak negatif kegiatan peningkatan jalan tersebut, t diperlukan adanya studi lingkungan komprehensif guna mengkaji, mengidentifikasi dan memprakirakan jenis dampak negatif dan metode penanganannya. Merujuk amanat Undang Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta I Peraturan Pemerintah No 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, rencana kegiatan penanganan jalan Rantau Tijang - Kota Agung (43,00 km) di I Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, tidak termasuk dalam kriteria kegiatan wajib AMDAL, tetapi wajib melaksanakan studi IIKL-UPL, sesuai Peraturon Menteri Pekerjaan I Umum No. 10 Tahun 2008 tentang Penetapan fenis Rencana llsaha/Kegiatan Bidang Pekeriaan amum Yang Wajib Dilengkapi Dengan UKL-UPL dan Peruturan Menteri I Lingkungan lIidup No. 13 Tahun 2010 tentang UKL-apL dan SppL. I 1.3 MAKSUD' TUJUAN, KEGUNAAN 1.3.1 Maksud studi UKL-UPL DAI\T SASARAN STI]DI UKL.UPL I Maksud kegiatan studi UKL-UPL peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung adalah: l) Mengidentifikasi dampak yang mungkin timbul akibat kegiatan peningkatan jalan l Rantau Tijang - Kota Agung di Kab. Tanggamus prov. Lampung . 2) Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup yang diprakirakan akan terkena dampak kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang t Prov. Lampung. - Kota Agung di Kab. Tanggamus 3) Memprakirakan (prediksi) besaran dampak dan mengevaluasi dampak yang mungkin t ditimbulkan oleh rencana kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung di Kab. Tanggamus Prov. Lampung terhadap lingkungan. I 1.3.2 Tujuan studi UKL-UPL I Tujuan studi UKL-UPL 6dalah untuk memperoleh pedoman dan/atau dokumen lingkungan yang akan menjadi acuan kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung di Kab. Tanggamus Prov. Lampung , sehingga dapat meminimalisir/ menghilangkan dampak I negatif dari rencana kegiatan dimaksud bagi lingkungan hidup sekitarnya. I 1.3.3 Sasaran studi UKL-UPL Sasaran kegiatan studi UKL-UPL peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung adalah: I l) 2) Tersusunnya Dokumen UKL-UPL Peningkatan Ruas Jalan Rantau Trjang - Kota Agung Bahan masukan bagi perencana teknis peningkatan jalan Rantau Ttjang - Kota Agung . . I 3) Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan kegiatan peningkatan jalan Rantau Ttjung - Kota Agung . I I PT. Epadascon Permata hal4-I I I DOKTTN{IIN UH!, - tJF'L RencanaKegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I 4) Memberikan rekomendasi untuk penyusunan DED dan pelaksanaan konstruksi dari t 5) I'encana usaho dan kegiatan kegiatzur peningkatan jalan Rurtau Tijarrg - Kuta Agung ; Sebagai upaya mewujudkan kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. I 1.4 LOKASI KEGIATAN STUDI IJKL-UPL I Lokasi kegiatan Penyusunan Dokumen UKL - UPL Peningkatan Jalan Rantau Tijang - Kota Agung berada di wilayah Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung , tepatnya I pada jaringan jalan nasional lintas Barat Sumatera yang menghubungkan antara Bandar Lampung - Bengkulu sebagaimana tersaji pada Tabel dan Gambar berikut: I Tabel1.l Wilayah Administrasi Yang Dilalui Tapak Trase Jalan Rantau Tijang - Kota Agung NO KECAMATA}I KAB/KOTA PROVINSI I I 2 Pugung Tapang Padang Kab. Tanggamus Kab. Tanggamus Lampung Lampung I J 4 5 Gunung Gisting Alif Kota Agung Timur Kab. Tanggamus Kab. Tanggamus Kab. Tanggamus Lampung Lampung Lampung t 6 Kota Aguns Kab. Tanggamus Sumber: Sumey lapangan Kowultaq Agustus, 2011 Lampung I a I I I t I I I I PT. Epadoscon Permata halS-I DOKUMEN UKL - I"]PL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik BAB II RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN DOKUMEN UKL-TIPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT- Fpadacon Permata I I DOK{-,IVIBN {-IKL - UPL RencanaKegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I I t t ReNcANA UsaHA I DaN lArm KrchrAN I Deskripsi Bab II Rencona Usuho dan./alau Kegiatan menguraikan tentang butir-butir ,tomo; t lohosi; skola/dimensi; dan uruiun goris besar rencona hegiatan. Deskripsi pada bab ini memberikan informasi rinci kepada pengguna jasa dan pihak terkait mengenai rincian kegiatan peningkaton jalan Rantau Tijang - Kota Agung di wila1,all Kobupoten Tanggomus, Provinsi Lampung, yang menjadi sqlalt sqtu ruas jalan di Pulau Sutnatero yang termasuk dalan progrom I WINRIP (llestern Indonesio Nationul Road Improvement Project). 2.I NAMA RENCANA KEGIATAII I Nama rencana kegiatan adalah: peningkatan jalan program WINRIP paket: Rantau Tijang - Kota Agung, dengan panjang penanganan I 43.00 km, yaitu dari KM 54.00 TLB I (Teluk Betung) - KM 97.00 TLB (Teluk Betung) pada jaringan jalan Bandar Lampung - Bengkulu Provinsi Lampung. t 2.2 LOI(ASI RENCANA KEGIATAI\ Tapak koridor lokasi rencana kegiatan peningkatan jalan program WINRIP paket: I Rantau Tijang - KotaAgung berada di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, dengan tapak lokasi koridor jalan berada pada jaringan jalan nasional lintas barat Sumatera I yang menghubungkan Bandar Lampung - Bengkulu. Tapak lokasi rencana kegiatan peningkatan jalan program WTNRIP paket: Rantau Tijang - Kota Agung melalui I wilayah-wilayah administrasi kecamatan sebagaimana tersaji pada tabel berikut. Tabel2.1 I Daftar Wilayah Administratif Koridor Tapak Lokasi Rencana Kegiatan Peningkatan jalan: Rantau Tijang - Kota Agung NO KECAMATAI\ KAB/KOTA PROVINSI I I ) Pugung Talang Padang Kab. Kab. Tanesamus Tangsamus Lampung Lampung 3 GununeAlip Kab. Tanssamus Lampung I 4 5 6 Gisting KotaAsuns Timw Kota Aeuns Kab. Kab. Kab. Taneeamus Taneeamus Tanggamus Lampung Lampung Lampung I t Sumber: Suney lapangan Konsulta4 Agustus, 2AI I PT Epadascon Permata hall-II I FI-IDoKUMEN ll .lRencana UKL - rJPr. Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIYG - KOTA AGUNG pembiiaan Tekntk LilE!_unggl dan Keselamatan Jalan - SatuanKerja_Direktorat Bina Teknik ll\nillKegiatan I Tapak koridor lokasi rencana kegiatan peningkatan jalan program WII\RIP paket: Rantau Tijang - Kota Agung dapat dilihat pada gambar-gambar berikut. t Ke Cukuh Balak Akhir Proyek: Perempatan di Kota Agung I Rumah Dinas Bupati Tanggamus I I Awal Proyek: Pertigaan Ranau Tijang Gambar 2.1 Visualisasi Titik Awal dan Titik Akhir Rencana Peningkatan Jalan Rantau Tijang - Kota Agung I I I i , r'--r--rf.;. I t I iJ t t I T +l I Gambar2.2 Visualisasi Lokasi TapakRuas Jalan Rantau Tijang - Kota Agung I Visualisasi lokasi geografis ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung dengan koridor tapak berada di wilayah adminisEatif Kabupaten Tanggamus, yang melewati 6 (enam) wilayah administratif kecamatan yaitu: Kec. Pugung; Kec. Talang padans Kec. Gunung AIip; Kec. Gisting; Kec. Kota Agung Timur; dan Kec. Kota Agung. Ruasjalan Rantau Trjang - Kota Agung mempakan bagian dari sistem jaringan jalan lintas Barat Sumatera yang I menghubungkan Bandar Lampung - Bengkulu. I PT. Epadascon Permata hal2-II t DOKIJMEN LIKL - IJPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Pctnbiuaau Teklik Li tlan Kcselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I 2.3 SKALA/DIMENSI RENCANA KEGIATAII I Skala rencana kegiatan peningkatan jalan program WII\IRIP paket: Rantau Agung adalah: panjang penanganan + 43.00 km, lebar perkerasan: 7,00 m, lebar bahu kiri Tijang - Kota I dan kanan jalan masing-masing 2,00 m, serta rencana lebar ruang milik jalan (rumrja) 14.00. Kondisi eksisting dan rencana peningkatan jalan program WINRIP paket: Rantau Tijang I - Kota Agung adalah seperti yang disajikan pada Tabel berikut. Tabel2.2. I T]RAIAN . Panjang ruas rencana EKSISTING 43,00 km : Rantau - Kota RENCANA PENAIYGANAI\ 43.00 km I 'Jalur lalulintas . Bahu jalan 6.00 m 2xl,00m Alt I: 6,00 m I 2x2,00m Alt 2:7,00 m 'Ruang milikjalan 12,00 m 12,00 m I Sumber: Sumey lapangan dan Study Kelayakaa 201I Sedang gambar penampang melintang tipikal rencana kegiatan peningkatan jalan program t WII\IRIP paket: Rantau Tijang - Kota Agung tersaji pada gambar berikut. Ruang MilikJalan (RUMIJA) minimal 12 m I Jalur lalulintas I I 2x3.50m I i+-|:<fi------+i 1.00u il.00mi i<----++,oS----1.; ' l.oo mi :t.oo mi Diolah dari studi kelayakanWINNP, 201I. I Gambar 23 Tipikal Penanpang Melintang Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan Rantau Tijang - Kota Agung I Agregat klas B= 20 cm AC-WC:4cm ,\C-BC:6cm AC-Base=7cm I Agregat klas A=20 cm Ase5*klasA:20 cm I Agregat klas B:30 cm Agrqgat klas B= 30 cm I Sumber: Diolah dai sndi kelayalean WNN| 201 l. I Gambar 2.4 Tipikal Perkerasan Jalan I PT. Epadascon Permata hal3 - II I DOKI'MEN {JKL - UT}L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTA{/ TIJAIYG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I 2.4 GARIS BESAR KOMPOI\"EN RENCANA KEGIATAII t 2.4.1 Tahap Pra Konstruksi l. Survei dan pengukuran ini I Kegiatan dilakukan untuk memetakan kondisi koridor tapak jalan, inventarisasi lahan, bangunan, dan fasilitas umum di sepanjang koridor tapak jalan. t Lingkup obyek survey mencakup: pengukuran geometrik jalan & bangunan pelengkap jalan (lebar jalan; panjang jalan; elevasi I permukaan jalan; jenis perkerasan; gorong-gorong & jembatan), dan pemetaan lahan dan bangunan (penggunaan lahan, rumah dan bangunan). I Rincian obyek survey dan pengukuran sebagaimana tersaji pada Tabel berikut. Tabel2.3 I Rencana Obyek Kegiatan Survey & Pengukuran n Peni tan Jalan Rantau PANJANG - Kota NO RUAS JALAN Koridor Survey (*) I I Rantau Tijang - Kota Agung ftm) 43,00 (*) Persyaratan Teknik Normatif Untuk Sumey Perencanaan Jalan ) + 100 m (50 m ke kiri/kanan dari centerline) t Potensi dan sifat dampak yang mungkin timbul dari kegiatan survey dan pengukuran adalah: keresahan maryarakat terkait dengan terkena/tidalvrya lahan dan/atau bangunan (-) I Estimasi volume kegiatan survey dan pengukuran pada rencana kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung I 4300.000 m2: 430 ha. I 2. Pengadaan lahan Kegiatan pengadaan lahan merupakan proses dan rangkaian kegiatan pengadaan tanah I untuk kebutuhan pelaksanaan konstruksi di luar RUMIJA (ruang milik jalan). Secara garis besar kegiatan pengadaan tanah terdiri dari 2 (dua) tahapan utama yaitu: t (1). Penyusunan dan penetapan dokumen LARAP; dan (2). Implementasi Dokumen LARAP (dan monitoringrya) I Kegiatan pen)rusunan dan penetapan dokumen LARAP mencakup sub-sub kegiatan: . Strvey batas ruang milikjalan; I . . Surve! kebutuhon tanah untuk kanstruksi; Inventsrisasi lahm dan boryunan yang terkena; I . . Inventqrisasi Warga Terkena Proyek (W'TP); Strvey kondisi sosial WP; I . . Survey kebunhon kompensasi; Survel harga tonh dan boryman; . I Sosialkasi kegiaton pengadaan tanah; t PT- Epadascon Permata hal4-II I DOKUMEN UKL - IJPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: 'RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I . Proses penwunan dan penetapan dohtmen LAMP. I Kegiatan implementasi dohrmen LARAP merupakan pelaksanaan rencma kerja (action plan) sesuai arahan dokumen LARAP yang mencakup: I . . Sosialisasi lahon dan bangunqnyong terkena; Musyawarah dan/atau negosiasi kompensosi; I . . Kegiatan pemberian kompensasi dan penyerahan hak atas tonah bangtman; Sosialisasi kegiatan pengadaan tanah; (cleot dan clear) I Penyelesaian kegiatan pengadaan tanah yang tuntas dan transparan merupakan pra-syarat bagi dimulainya pelaksanaan kegiatan konstruksi. I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pengadaan tanah adalah: keresahan masyarakat terkait dengan ada/tidalsrya kompensasi (-) Untuk mendukung rencana kegiatan pengadaan lahan proyek Western Indonesia National I Road Improvement Project (WINRIP) untuk ruas jalan Rantau Trjang - Kota Agung, dilakukan kegiatan studi penyusunan dokumen LARAP (Land Acquisition and I Resstlement Action Plan) pada ruas ini. 2.4.2 Tahap Konstruksi I l. Mobilisasi tenaga kerja Kegiatan mobilisasi tenaga kerja mencakup pengadaan dan perekrutan tenaga kerja oleh I kontraktor yang diperlukan untuk pelaksanaan konstruksi. Estimasi setiap jenis tenaga kerja dan jumlah personil yang diperlukan untuk pelaksanaan setiap ruas jalan mencakup I jenis tenaga kerja sebagaimana tersaji pada Tabel berikut: Tabel2.4 Estimasi Kebutuhan Jenis & Jumlah Tenaga Kerja T Rencana n Jalan Rantau - Kota ESTIMASI NO JENIS TENAGA KERJA I I 2 Engineer Teknisi dan survevor KEBUTI'HAN 5 l0 I a J Ooerator & oembantu ooerator alat berat 47 4 Mekanik l5 4 Tenasa Kasar/Buruh 80 t 5 Tenaea Pengamanan Jumlah l3 r70 Sumber: Analisis konsuhaz 201 I t Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan mobilisasi tenaga kerja adalah: (l) Kesempatan kerja/pemberdryaan tenaga kerja lokal (+); I (2) Kecemburuan sosial (-); I 2. Mobilisasi peralatan I PT. Epadascon Permata halS-II I DOKI.III{EN TIKL. LIPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG Keglatan Pemblnaan Tekntk dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerla Dlrektorat Bina Teknlk I Kegiatan mobilisasi peralatan adalah kegiatan pengangkutan peralatan dari tempat asal ke I lokasi proyek. Perkiraan peralatan berat yang diperlukan untuk pelaksanaan konstruksi untuk masing-masing ruas jalan disajikan pada Tabel berikut ini : I Rencana Tabel2.5 Estimasi Jenis & Jumlah Alat Berat Jalan Rantau - Kota NO NAMA ALAT JTIMLAH SPESIFIKASI (unit) T I Stonecrusher 20 ton/hour I I 2 J 4 Asphalt Mixing Plant Drrmp Truck Vibrator Roller 20 ton/hour 6 ton 9-20 ton I 20 a I 5 6 7 Tandem Roller Motor Grader Excavator 8 ton 2.4m 0.6-1.0 m3 4 2 2 I 8 9 Pneumatic tire roller Wheel Loader 60 and 120 psi 1.5 m3 2 2 0 Water Tariker 6000 liter 2 I 2 Asphalt Finisher Asphalt Distributor 6 ton l2000liter a L z J Concrete Pump 8 m3Ar I I 4 5 Air Compressor Generator 400 m3/h I25 KVA 1 ) Bulldozer I 6 19 ton I Estimusi iumloh neralalan 47 Sumber: Analisis konsultan 2011 I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan mobilisasi peralatan berat adalah: (1) Kerusakan jalon (-); (2) I 3. Kebisingan (-); Pembangunan dan pengoperasian basecamp t Mencakup kegiatan pembuatan dan pengoperasian: kantor kontraktor dan direksi lapangan; stockpile material; gudang; bengkel; mess tenaga kerja; serta lokasi AMP; I stonecrusher & batchingplant. Untuk efisiensi dan efektifitas operasional, lokasi basecamp pada umumnya berada di sekitar tapak lokasi proyek. Kegiatan pengoperasian basecamp I sangat potensial menimbulkan berbagai dampak terhadap komponen lingkungan hidup dan sosial sebagaimana tersaji pada Tabel berikut. T I Tabel2.6 Potensi dampak kegiatan penbangunan dan pengopenasian basecamp T I PT. Epadascon Permata hol6-II I DOKUIVTEN UKtr, - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Pembinaan Tekrik dan Keselamatan Jalan - Sahran Keria Direktorat Bina Teknik I POTENSI & SIFAT STIMBER DAMPAK KETERANGAIY NO I I DAMPAK Gangguan lalulintas (-) Mobilitas kendaraan keluar/masuk basecamp Tapak jalan sekitar basecamp yang menjadi fitik konflik dengan lalulintas umum t 2 Kebisingan (-) Mobilitas kendaraan dan pengoperasian peralatan mesin lainnva Kawasan sekitar basecamp I Mobilitas kendaraan keluar/ J Penurunan kualitas udara (-) masuk basecamp dan kegiatan Kawasan sekitar basecamp ooerasional harian basecamp Kegiatan operasional harian 4 Pencemaran badan air (-) Badan air di sekitar basecamp I 5 Gangguan Estetika Linskunean (-) basecamo Kegiatan operasional harian basecamp Kondisi estetika lingkungan sekitamya Sumber: Analisis konsultan 201 I I Mengingat beragamnya potensi dampak yang dapat ditimbulkan kegiatan pengoperasian basecamp, maka kebijakan Ditjen Bina Marga menggariskan bahwa lokasi basecamp t harus jauh dari kawasan-kawasan sensitif lingkungan dan sosial seperti kawasan permukiman; kawasan sekolah; prasirana ibadah; rumah sakit dan kawasan hutan. I 4. Pembersihan lahan dan pembongkaran Kegiatan ini mencakup: kegiatan penebangan dan pembersihan vegetasi; dan/atau I pembongkaran dan pembersihan bangunan yang terkena proyek, untuk keperluan tapak rencana rumija/ROW sesuai dengan gambar rencana. Kegiatan pembersihan lahan dan I pembongkaran dapat dilakukan secara masinal (dengan peralatar/mesin); secara manual (dengan tenaga manusia); dan/atau kombinasi peralatan dan manual. I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pembersihan lahan dan pembongkaran: (l) Gangguan estetika linglarngan (-); I (2) Gangguanvegetasi (-\) Estimasi volume kegiatan pembersihan dan pembongkaran pada rencana kegiatan t 5. peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung + 43.000 Pengangkutan/transportasi material x2 x0,2 m3:17.200 m3. I Kegiatan pengangkutan material adalah kegiatan pengangkutan raw material dan/atau material jadi dari lokasi sumber material (quarry; borrowpit; AMP; batchingplant; I stonecrusher) ke lokasi kegiatan proyelq maupun kegiatan pengangkutan material buangan dan/atau sisa material dari lokasi proyek ke lokasi pembuangan (disposal area). Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pengangkutan/tansportasi material mencakup: T (I) Penurunan kualitas udora (-) (2) Kebisin4an (-); I (3) Kerusakon lahan (-); (4) Kerusakanjalan (-); I (5) Ganspuan lqlulintas (-l I PT. Epadascon Permata halT-II I DOK{JMEN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAITG - KOTA AGIING Kogiatan Pombinaan Teknik dan Kesolamaton Jalon - Satuan Kerio Direktorat Bina Teknik T Rincian Estimasi Jenis dan volume kegiatan transportasi material Rencana n Pen n Jalan Rantau - Kota I NO JEI\ilS/ITEM KEGIATAI\ VOLI]ME MATERIAL Estimasi ESTIMASITOTAL BAIIGKITAI! LALIJLINTAS I Satuan Volume I Mobilisasi & demobilisasi 36 Unit 36 2 Pengoperasian Base camp 24 Unit/hari 8.760 t J 4 Pembersihan lahan Pekeriaan tanah & pembongk. r7.200 86.860 m3 m3 r.268 t7.372 5 Pekeriaan drainase ialan 82.560 m3 r6.512 I 6 n Pekeriaan struktur t.677 20.025 ml m3 168 5.805 Pekeriaan perkerasan 99.4t6 m3 19.884 I 8 Pekeriaan bangunan pelengkap 262.300 4.300 liter ml 54 t72 9 Pekeriaan marka dan rambu 10.363 buah 416 I JT]MLAH Rata-rata oer hari 70.447 193 lintasan Sumber: Estimasi l@nsultan 201I I Pekerjaan tanah a). Pekerjaan Galian I Pekerjaan ini umumnya terdiri dari galian, pembuangan tanah humus atau batuan atau bahan-bahan lainnya dari badan jalan I atau yang berdekatan yang diperlukan untuk pembentukan konstruksi badan jalan. I Pekerjaan galian terutama dimaksudkan untuk: - membentuk badan jalan sedemikian sehingga alinyemen vertikal jalan yang dibangun I - masih berada dalam batas-batas persyaratan geometrik yang diijinkan, pelebaran badan jalan (dengan memangkas tebing pada sisi kiri dan kanan jalan). T Selain itu pekerjaan galian ini juga diperlukan untuk pembuatan saluran samping dan sistem drainase, gorong-gorong atau struktur lainnya, untuk pengeluaran bahan-bahan t yang tidak terpakai dan tanah humus sesuai dengan ketentuan di dalam spesifikasi. b). Pekerjaan Timbunan I Pekerjaan ini terdiri dari pengangkutan, penempatan dan pemadatan tanah atau bahan-bahan butiran untuk pekerjaan timbunan, untuk pengurugan kembali pada T parit atau daerah luar struktur, penimbunan unfuk I pembentukan konstruksi menurut garis, kelandaian dan ketinggian dari penampang melintang yang I I PT. Epadascon Permata halS- II I DOKU1}4EN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA Pcrnbinaan Tcknik AGIING dtut Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik T ditentukan. c). Penyiapan I Tanah Dasar (subgrade preparation) Pekerjaan penyiapan badan jalan adalah penyiapan I permukaan tanah dasar setelah pekerjaan galian selesai untuk penempatan lapisan pondasi bawah t (subbase). Pekerjaan ini meliputi pembentukan kemiringan badan jalan melintang dan memanjang, pengujian I CBR lapangan dengan DCP, pengambilan contoh material tanah dasar dan pengujian laboratorium (Analisa Butiran, Kepadatan kering, berat I jenis, OMC), CB& Batas-batas Plastis dan lndeks PlastislPl), pemadatan tanah dasar, pengujian kepadatan lapangan, pemeliharaan kadar air hasil pemadatan, sampai I penghamparan lapis tanah asli yang dipadatkan di atasnya/lapis pondasi bawah. Lapisan tanah dasar dapat berupa jika tanah aslinya baik, tanah baik yang didatangkan dari I tempat lain dan dipadatkan berupa timbunan biasa atau timbunan pilihan. Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekerjaan tanah mencakup: I I) Kebisingan (-); 2) Penurunan kualitas udora (-) 3) Gangguan aliran air (-) T 4) Gangguan lalulintos (-); 5) Gangguan aksesibilitqs masyarakat (-\ I Jenis kegiatan dan volume pekerjaan tanah yang akan dilakukan pada rencana kegiatan t peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung tersaji pada Tabel berikut. Tabel2.8 Jenis Kegiatan dan Estimasi Volume Pekerjaan Tanah I Rencana P, Jalan Rantau Tijang - Kota RINCIAIY ESTIMASI ESTIMASI VOLUME NO JENIS/ITEM KEGIATAI\ I I Galian biasa Panjang ftm) 43.00 Volume/ 1000 m r.125 Total 48.375 Unit m3 I 4 2 J Timbunan pilihan Galian aspal Bqliapan permukaan 43.00 43.00 43.00 t20 5.250 775 5.160 225.750 33.325 m3 m2 m3 Sumber: Diolah dari studi keloyakan Technical Assistance for pr"iect preparatlon fo, Yanna n I Improvement Project llestern Indonesia (VNNP), 201 I. I I 7. Pekerjaan drainase jAlan t PT. Fpadoscon Permata hal9 - II I I}OT(UMEN UT(L - T]Ptr- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan-}I$tli I Pekerjaan drainase jalan mencakup pembuatan dan/atau normalisasi saluran drainase I tanah, saluran drainase pasangan bafir, manpun penambahan kapasitas dan/atau pembuatan pekerjaan gorong - gorong melintang jalan (crossdrain) baru. I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekerjaan drainase jalan mencakup: (l) Gangguan lalulintas (-\; @ Gangguan al<sesibilitas masyarakat G); dan I (3) Gangguan aliran air (-\. Tabel2.9 Jenis Kegiatan dan Estimasi Volume Pekerjaan Drainase T Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan Rantau Tijang - Kota Agung RINCIAN ESTIMASI ESTIMASI VOLUME I NO JENIS/ITEM KEGIATAI\ Panjang Volume/ 1000 m Total Unit I J I 2 Galian Mortared stone work Gorong-gorong 43.00 43.00 43.00 t.440 480 39 6r.920 20.640 1.677 m3 m3 ml Sumber: Diolah dari studi kelayalan Technical Assistance for Project Preparation for National Roads I 8. Improvement Project Western Indonesia (lylNNP), 2011. Pekeriaan struktur I Pekerjaan stnrktur mencakup pekerjaan pembuatan struktur bangunan pelengkap jalan lain seperti: tembok penahan I (retaining wall); gabion (bronjong) dan pagar pengaman. Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekedaan struktur mencakup: rqwan ke,celakaan I Tahel2.10 Jenis Kegiatan dan Estimasi Volume Pekerjaan Struktur Rencana n Peningkatan Jalan Rantau - Kota T RINCIAI\ ESTIMASI ESTIMASI VOLUME NO JENIS/ITEM KEGIATAI\I t I Beton struktural Panjang 43.00 Volume/ 1000 m 85 Total 3.655 Unit m3 2 Pasangan batu 43.00 520 22.360 m3 I J Pembonekaran pasangan batu 43.00 Sumber: Diolah dari studi kelryakan Technieal Assistance for Project Preparation for National Roads Improvement Project lyestern Indonesia (WNNP), 201 1. 70 3.010 m3 I 9. Pekerjaan perkerasan jalan Lingkup pekerjaan perkerasan jalan mencakup pekerjaan-pekerjaan: pondasi jalan; lapis I pennukaan jalan dan pekerjaan bahu jalan. I a). Pekerjaan Lapis Pondasi Bawah (sub-base course) Pekerjaan lapis pondasi meliputi pemeriksaan awal bahan, pembuatan JMF, penyiapan bahan & material, pengujian I I PT Epadascon Permata hall0-il I T}OKI.JII,TEN UKL - UI'I- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TTJAIYG - Kegiotan Pembinom Teknik KorA AGUNG l,ingkungan dan Keselamotan Jalan - Sotuan Kerio Direktorot Bino Teknik I rutin material, penyimpanan, pengangkutan, penghamparan, pembentukan grade I permukaan, penyiraman dan pemadatan, dan pengujian kepadatan lapangan. Pemrosesan meliputi pemecahan, penyaringan, pencampuran dan setiap operasi pelaksanaan lainnya untuk menghasilkan suafu bahan/campuran bahan yang sesuai dengan I spesifikasi. persyaratan I b). Pekerjaan Lapis Pondasi atas (base course) Pekerjaan ini terdiri dari penyediaan, pemrosesan, pengangkutan, penghamparan, I pembasahan dan pemadatan agregat dari campuran batu pecah bergradasi tertentu pada permukaan sub-base course yang telah selesai dan diterima. I Pemrosesan meliputi pemecahan, penyaringan, pencampuran dan setiap operasi pelaksanaan lainnya untuk menghasilkan suatu bahan/campuran bahan yang sesuai dengan persyaratan I spesifikasi. Pengujian lapangan juga akan dilakukan untuk pengendalian kual itas peke{ aan. I c. Pekerjaan lapis permukaan (HRS, AC) Lapisan perkerasan akan berfungsi untuk menerima beban I roda kendaraan dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Pekerjaan ini terdiri dari penyediaan suatu I campuran aspal panas (hotmix) yang diproduksi khusus oleh peralatan yang disebut Asphalt Mixing plant (AMp). t Peralatan yang digunakan untuk melaksanakan pekerjaan lapis permukaan jalan (I{RS, AC) pada umumnya terdiri dari Asphalt Mixing plan! Dump Truck, compressor, Asphalt t sprayer, Asphalt Finisher, Tendem Roller dan pneumatic Tire Roller. Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekerjaan perkerasan mencakup: I 0 (2) Kebisingan(-); Penurunan kualitas udara (-); I (3) Gangguan lalulintas (-) I T I Tabel2.ll I Jenis Kegiatan dan Estimasi volume Pekerjaan perkerasan Jalan PT. Epadascon Permata halII-il T I DOKUI\TEN UT(L - U}NI, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rencana Keeiatan Peni Jalan Rantau Tiians - Kota I NO JENIS/ITEM KEGIATAIY RINCIAN ESTIMASI Panjang Volume/ 1000 m ESTIMASI VOLUME Total Unit I I 2 J Apregat klas B (Shoulder) Aeresat klas B (Pavement) Arresat klas A (Pavement) 43.00 43.00 43.00 400 585 390 t7.200 25.155 16.770 m3 m3 m3 I 4 f 6 Aeresat klas A (minor work) Prime Coat Hot Mix (minor work) 43.00 43.00 43.00 20 1.200 l0 860 5l.600 430 m3 liter m3 I 9 7 8 Tack Coat AC - Wearing Course (m2) AC - Wearins Course (m3) 43.00 43.00 43.00 4.900 7.700 308 2r0.700 33 1.1 00 132M liter m2 lllj I l0 AC - Binder Course ll AC - Base 43.00 43.00 462 137 r9.866 5.891 m3 m3 Sumber: Diolah dari studi leelayakan Technical Assistance for Project Preparation for National Roads I Improvement Project Western Indonesia I 0. Pekerjaan bangunan pelen gkap jalan AINNP), 2011. Lingkup pekerjaan bangunan pelengkap jalan mencakup pemasangan fasilitas road safety I (keselamatan jalan) antara lain dapat berupa: trotoar (sidewalk), guardrail, guide post dan patok rumija. I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekedaan bangunan pelengkap jalan mencakup: G angguan lalulintas (-). I Tabel2.l2 Jenis Kegiatan dan Estimasi Volume Pekerjaan Bangunan Pelengkap Rencana tan Jalan Rantau T - Kota I NO JENIS/ITEM KEGIATAT{ RINCIATI ESTIMASI Volume/ ESTIMASI VOLUME Panjang Total Unit I Guardrail Sumber: Diolah dari studi lcelryakan Technical 43.00 Assistance 1000 m 100 for Project Preparation 4.300 ml for National Roads I Improvement Project lllestern Indonesia AINRIP), 201I. I l.Pekerjaan rambu dan marka jalan Mencakup kegiatan pemasangan fasilitas road safety (keselamatan jalan) berupa rambu I jalan dan/atau marka jalan pada lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan/atau rawan kemacetan (blackspot). I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pekerjaan rambu dan marka jalan mencakup: G angguan I olulint as (-) T I Tabel2.13 Jenis Kegiatan dan Estimasi Volume Pekerjaan Rambu dan Marka I l PT. Epadascon Permala hal 12 - II I DOt Renr Kegia I}ON<UMEFJ UKI, - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA Kegiatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan AGIING Direktorat Bina Teknik I Rencana I Rencana Kesiatan Peninskatan Jalan Rantau Tiiane - Kota I AWP . (An rar Tahap NO JENIS/ITEM KEGIATAN RINCIAN ESTIMASI Panjang Volume/ 1000 m ESTIMASIVOLUME Total Unit . Tahap I ,i:r I Marka ialan 43.00 300 t2.900 m2 . Tahap lp 2 Rambu ialan denean reflector 43.00 20 860 buah 3 Patok nenearah 43.00 120 5.160 buah I Rincian Kota Agur pr <ir 4 5 6 Patokkm Kerb beton precast Lansekap 43.00 43.00 43.00 100 I I 4.300 43 43 buah buah buah I Sumber: Diolah dari studi lcelayakan Technical Assistance for Project Preparation Improvement Project lVestern Indonesia WNNP), 201 1. for Roads 2.43 Tahap Pasca Konstruksi I 1. Pengoperasianjalan Adalah kegiatan pengoperasian jalan secara penuh untuk melayani lalulintas umum, I setelah pelaksanaan kegiatan pembangunan/peningkatan jalan selesai. Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan pengoperasian jalan mencakup: I (l) @ Peningkatan kebkingan (-) Penurunan kualitas udara (-) I (3) (4) Potensi rcwan longsor o Peningkatan al{sesibilitqs masyarakat (+) (5) I Rawan kecelakaan (-'1 2. Pemeliharaanjalan I Kegiatan pemeliharaan jalan adalah kegiatan perawatan dan pemeliharaan terhadap jalan beserta dengan bangunan dan fasilitas pendukunganya, adapun kegiatan pemeliharaan ini I meliputi kegiatan pemeliharaan pada perkerasan, bahu jalan, selokan, saluran air, galian dan timbunan, dan perlengkapan jalan dan jembatan. I Potensi dampak yang mungkin timbul dari kegiatan peneliharaan jalan adalah: Gangguan lalulintas (-) I 2.5 STATUS DAN RENCANA IMPLEMENTASI KEGIATAI\ t 2.5.1 Umum Sampai dengan dokumen UKL-UPL ini disusun, status implementasi program peningkatan jalan WINRIP sudah menyelesaikan tahap studi kelayakan dan perencanaan teknis rinci I (DED) untuk program AWP (Annual Work Programme) l, dengan rencana pelaksanaan konstruksi fisik dimulai pada tahun 2012. I I 2.5.2 Jadwal rencana implementasi kegiatan I PT.EpadasconP mt PT. Epadoscon Permata hal 13 - II I I I I a0 T h0 U) t V a0 t F z trl I F frl FT I J. q) z U z I I z p rh F J o 6t i.! trl 6 a F e J 9) 5 a! v I z I ,-) M 6 0.) 6 q) o I 6l ti AD q) V t''( z t ad I c) c) 4. ;v @ c) I r- .61 6 b0 .ct r- rn z F-{ 5 J I a0b0 N rh J FI kE J^o J1 q) v Cf ,v F z I c) F vE 3.: s / V1 6 -u0 L9 D -t riv ol .3 s t a: {61 i<9 \r' (D ctl ({l \ E q) o (J 4 I € q' r$ I t DOKUMEN TIKL. T]PL Rencana Kegiatan Peningkaten Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGIING Kcsiatan Pembinaan Tetnik Lingkuneatr dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik BABIII DAMPAK LINGKUNGAN YANG AKAII TERJADI DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. foadoscon Permata I DOKUIVIEN UKL * L]FT., Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGttNG' Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I I t I DMnPAK LINGKUNGAN t YnNc AmN TeRJADI t Deskripsi Bab Iil Dampak Lingkungan Yang Ahon Terjadi menguraikan tentang butir-butir I identiftkosi dompak; komponen *egiatan yang diperkirakon menimbulkon dampak (sumber dampak); komponen lingkungan yang terkena dampak; jenis dampok; dan lokasi terdampak pada rencana kegiatan peningkatan jalan Ranlau Tijong - Kola Agung di wilayah Kabupaten Tmggomus, Provinsi Lompung, yang menjadi salah satu ntqs jalan di Pulau Sumatero ),ang I termasuk dalanz program lllNRIP (l{estem Indonesia National Rood Improvement Project). I 3.1 IDENTIFIKASI DAMPAK Identifikasi dampak lingkungan rencana kegiatan program WINRIP Peningkatan Jalan: I Rantau Tijang- Kota Agung di wilayah Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dilakukan menggunakan matrik interaksi, yaitu perangkat matrik yang dapat digunakan untuk menginteraksikan komponen rencana kegiatan dengan komponen lingkungan hidup pada I Peningkatan Jalan: Rantau Tijang- Kota Agung. I Dengan menggunakan perangkat matrik ini, setiap jenis.lbutir komponen rencana kegiatan 'diujfl' adaltidaknya interaksi dengan setiap jenis/butir komponen lingkungan hidup. Dalam I hal terdapat interaksi antara suatu jenis/butir komponen rencana kegiatan dengan jenis/butir komponen lingkungan hidup, maka diberikan notasi "x" sebagai tanda terjadinya interaksi. l Sedang dalam hal tidak terjadi interaksi antara suatu jenis/butir komponen rencana kegiatan dengan jeniVbutir komponen lingkungan hidup, diberikan notasi adanya interaksi. "-" sebagai tanda tidak I Dengan menggunakan perangkat matrik tersebu! maka dapat diidentifikasi jenis dampak yang diprakirakan akan terjadi dengan cara mengidentifikasi dan mengkaji setiap titik I interaksi bernotasi "x", yang hasilnya dirangkum dengan besaran dampak dan lokasi I terdampak dalam matriks indentifikasi dampak. Matriks interaksi komponen rencana kegiatan vs komponen lingkungan hidup Peningkatan Jalan: Rantau Tijang- Kota Agung tersaji pada Tabel3.l berikut. I I PT. Epadascon Permata hall-Iil I DOKUMEN UKL - IJPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Keeiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Tabel3.l Matriks Interaksi I Komponen Rencana Kegiatan vs Komponen Lingkungan Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: Rantau Tijang- Kota Agung Provinsi Lam I I t I I I Pekerjaan rambu & markajalan I jalan I Pemeliharaan I I I l Sumber: Identifkasi konsultan 20 I I 3.2 DESKRIPSI PRAKIRAA}I DAMPAK KEGIATAIT 3.2.1 Tahap Pra - konstruksi T 3.2. 1. 1 Keresahan mosyarakat Sumber dampak: wmqt dn WnsadaonJahon Dampak keresahan dan penguhtron I masyarakat merupakan representasi dari persepsi masyarakat terhadap rencana - kegiatan peningkatan jalan: Rantau Tijaog Kota Agung, menyangkut persepsi I tentang lahan dan/atau bangunan yang akan terkena proyek dan ada tidaknya kompensasi terkait dengan lahan dan/atau bangunan jika terkena rencana kegiatan. I I PT. Epadascon Permata hal 2 - III t DOKLTMEN LIIdT- - {-IP!- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Sifbt dampak negatif, berlangsung selama masa pra-konstruksi, dan bcrpotcnsi tcdadi I pada warga masyarakat yang berada di sepanjang koridor tapak lokasi rencana kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang berada di wilayah t kecamatan: Pugung; Talang Padang; Guntmg KotaAgmg. Alip; Gisting; Kota Agung Timur; dan I 3.2.2 Tahap Konstruksi 3.2.2. I Kesempolan kerja I Sumber dampak: mobilisasi tenaga kerja, dengan sifat dampak positif, berlangsung sementara selama masa konstruksi, besaran dampak * 93 orang tenaga kasar, dengan sebaran dampak berada di desa/nagari sepanjang koridor tapak lokasi rencana I kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang berada di wilayah kecamatan: Pugung; Talang Padang; Gunung Alip; Gisting; Kota Agung Timur; dan I Kota Agung. 3.2.2.2 Kecemburuan sosial I Sumber dampak: mobilisasi tenaga kerja, dengan sifat dampak negatif, berlangsung sementara selama masa konstruksi sebagai dampak lanjutan kesempatan kerj4 I dengan sebaran dampak berada di desa/nagari sepanjang koridor tapak lokasi rencana kegiatan peningkatan jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang berada di I wilayah kecamatan: Pugmg; Talang Padang; Gunung Alip; Gisting; Koto Agung Timur; dan Kota Agung. t 3.2.2.3 Penurunon kualitas udara Sumber dampak: (I) pengoperasian basecamp; (2) pengangkutan material; (3) pekerjaan tanah; dn @ pekerjaan perkerasan jalan, dengan sifat dampak negatif, I berlangsung sementara selama masa konstruksi. Wujud dampak penurunan kualitas udara adalah "peneemaran__debu" dan "wrlugfulq4_qmi;!' gas buang kendaraan I pengangkutan/transportasi material proyek. Sebaran dampak "pencemoren debt' dan "peningkatan emisf' terjadi di sepanjang I tapak proyek, khususnya kawasan sensitif lingkungan mencakup lokasi-lokasi: . Kawason sekalah: I Tabel3.2 Daftar Lokasi & Nama Sekolah TerdampakPenurunan Kualitas Udara Pada Ruas Jalan: Rantau - Kota I No I Sta 0+000 SMPN I Pugung Deskripsi lokasi I 2 J 0+050 0+700 SMKN s Sekolah d Falah 4 0+950 SDN Sinar Agung t I PT. Epadascon Permata hal 3 - III I DQKUIVIEN IJKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG'- KOTA AGUNG atan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Ksria Direktorat Bina Teknik I 'abel3. No I Sta Deskripsi lokasi 5 2+ 425 SDN I Tiuh Memon 6 3+500 SDNI Banjar Agung llir 5+730 I 7 SDN 8 l0 + 975 SDN I BandarAgung 9 13 + 100 MTSN Talang Padang I l0 ll 13 + 775 14 + 600 SDN 2 Suka Damai SDN I Kedalon t2 15 + 900 Sekolah Muhamaddivah I l3 t4 l7 + l9 + 500 100 SMAN I GunungAlip SDN I Kutodalom I l5 l6 20 + 475 20 + 650 SDN I Gisting SDN Fransiskus l7 20 + 840 I SMP Xaverius l8 2l + 575 SMPN I Gistings t9 22+200 SDN 7 Gistings Atas + Tikungan (arah kanan) 20 22 + 700 SDN I Gisings Atas T 2l 24+ 000 SDN 3 Gistings Atas 22 30 + 100 SDN 2 Kp. Baru + Tikungan (arah kiri) 35 + 640 SDN I Kagungan T JJ 34 39+400 PAUD t 35 36 42+000 42+225 SMAPGRI SDN 4 Kuripan Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I I . Kawasan fas ilitas publik: Tabel 33 I Daftar Lokasi Fasilitas Publik Terdampak Penurunan Kualitas Udara Pada Ruas Jalan: Rantau Tiians- Kota No Sta Deskripsi lokasi T I 0+050 Puskesmas ) 0+100 Kantor Camat Pugung 0+275 Masjid Nurul Mutaqien I J 4 0+700 Mapolsek Pugung I +450 Masjid Nurul Hucia I 6 8 I +650 2+050 3+350 Masjid Masiid Masjid Al Mukrnin 9 4+625 Masjid T l0 5+200 Masjid Banjar Agung Udik + Pertigaan ll 7+100 Masjid I t2 l3 8+200 8+620 Masjid Talang Padang MasjidNurul Iman t4 8+900 Masjid Al Muttaqien t t PT. Epadascon Permata hal 4 - III I DOKUIbTBN TTKI- - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I tot Tabel3.3 I No l5 l6 9 Sta +200 9+625 Masjid Nurul Huda Masjid Baitur Rahman Deskripsi lokasi I t7 l8 l0 + 450 ll+050 Masjid Masjid Al Istighfar l9 ll +300 Masjid BaiturRahman I 20 2l t2 + 000 t2 + 700 Masjid At Taqwa Masjid AI Islah I 22 23 13 + 300 t4 + 100 Masjid Nurul Iman Masjid Muttaqien 24 t4 + 675 Masjid Jamiul Amin I 25 26 l5 + 200 l5 + 900 Masjid Al Manna Masjid I 27 28 t6 + 200 16 + 600 Masjid Masjid Al Mujahiddin 29 l7 + 300 Masjid Nurul Falah I 30 3l l7 + 700 l8 + 575 Masjid Masjid Baitur Rahman t 32 JJ 18 + 950 19 + 675 Masjid Masjid Al Mujahiddin 34 20+ 400 Masjid Al Munawaroh I 35 36 20 + 600 20 + 750 Masjid + Gereja RS Panti Secanti I 5t 38 23 + 075 23 + 400 Gerej a Kristen Tanggamus Masjid 39 23 + 600 Masjid I 40 4l 24 + 775 26 + 250 Masjid Masjid I 42 43 26 + 700 29 + 775 Masjid al Hidayah Masjid M 29 +775 Masjid I 45 46 30 + 500 32 + 900 Masjid Masjid I 47 48 33 + 750 36 + 800 Masjid Masjid Baitur Rohim 49 37 + 400 Masjid I 50 5l 38 + 500 38 + 850 Masjid Kantor & Komplek Kodim 52 39+000 Musholla T 53 39+100 Masjid 54 39+700 Masjid I I PT. Epadascon Permata hol5-II I DOK[-]ft,{EN UKI. - UFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Ioniulan Tabel 3. No Ste Deskrip*i lokasi I 55 4l+500 Masjid Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201 I I . Kawasan permukiman: di sepanjang tapak lokasi proyek" 3.2.2.4 Peningkaan kebisingan I Sumber dampak: (1) mobilisasi peralatan berat (2) pengoperasian basecamp; (3) pengangkutan material; (4) pekerjaan tanah; dan (5) pekerjaan perkerasan ialan, I dengan sifat dampak negatif, berlangsung sementara selama masa konstruksi. Dampak peningkatan kebisingan ditimbulkan oleh bising mesin peralatan berat I (seperti: stone crusher; AMP; buldozer, excovator, roller, grader), dan kegiatan pengangkutan material. t NO Tabel3.4 n neralatan ko nstruksi pada iarak 15 meter NAMA ALAT TINGKAT KEBISINGAI\I dB (A) Dump truck I I 88 2 Concrete mixer truck 85 a J Pump 76 I 4 5 Jack Hammer Generator 88 76 Sumber : Dwi.P.Sasongko dkk Kebisingan Lingkungan, 2000 I Sebaran dampak kebisingan terjadi di sepanjang tapak proyek, khususnya kawasan sensitif lingkungan mencakup lokasi-lokasi berikut: I Tabel3.5 Daftar Lokasi & Nama Sekolah Terdampak Kebisingan I(ota I No Sta Pada Ruas Jalan: Rantau Deskripsi lokasi I 0+000 SMPN I Pugung I 2 ) 0+050 0+700 SMKN s Sekolah al Falah 4 0+950 SDN Sinar Agung I 5 6 2+ 425 3+500 SDN 1 Tiuh Memon SDNI BanjarAgung Ilir 'l 5+730 SDN I 8 9 l0 + 075 13 + 100 SDN I Bandar Agung MTSN Talang Padang I l0 ll 13 + 775 14 + 600 SDN 2 Suka Damai SDN I Kedalon t2 l5 + 900 Sekolah Muhamaddiyah I l3 t4 l7 + 100 19 + 500 SMAN I GunungAlip SDN I Kutodalom I I PT. Epadascon Permata hal 6 - III I DOKUMEN UKL - TIFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I Tabel 3. No Sta Deskripsi lokasi I l5 l6 20 + 475 20 + 650 SDN I Gisting SDN Fransiskus I t7 l8 20 + 840 2t + 575 SMP Xaverius SMPN I Gistings t9 22+200 I SDN 7 Gistings Atas + Tikungan (arah kanan) 20 22+ 700 SDN I Gistings Atas 2l 24+ 000 SDN 3 Gistings Atas I 22 JJ 30 + 100 35 + 640 SDN 2 Kp. Baru + Tikungan (arah kiri) SDN I Kagungan l 34 35 36 39+400 42+000 42+225 PAUD SMAPGRI SDN 4 Kuripan I Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agusnrs, 2011 . Kawas an fas ilitas publ ik: I Tabel3.6 Daftar Lokasi Fasilitas Pubtik Terdampak Kebisingan Pada Ruas Jalan: Rantau l(ota I No 2 I 0+050 0+100 Sta Puskesmas Kantor Camat Pugung Deskripsi lokasi I ) 4 0+275 0+700 Masjid Nurul Mutaqien Mapolsek Pugung ) I +450 Masjid Nurul Huda I 6 7 I +650 2+050 Masjid Masjid Al Mukmin 8 3+350 Masjid t 9 t0 4+625 5+200 Masjid Masjid Banjar Agung Udik + Pertigaan ll 7+100 Masjid I t2 l3 8+200 8+620 Masjid Talang Padang Masjid Nurul lman t4 8+900 Masjid Al Muttaqien I l5 l6 9 +200 9+625 Masjid Nurul Huda N{asiid Baitur Rahman I I7 l8 t9 l0 + 450 ll+050 ll+300 Masjid Masjid Al Istighfar Masjid BaiturRahman I 20 2l 12 + 000 12 + 700 Masjid At Taqwa Masjid Al Islah t 22 23 13 + 300 14 + 100 Masjid Nurul Iman Masjid Muttaqien 24 14 + 675 Masjid Jamiul Amin I I PT. F-padascon Permata hal 7 - III I DOKTJMBN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Direllorat Bina Teknik I ' bel J. ill Gl Deskripsi lokasi t 25 26 l5 + 200 15 + 900 Masjid Al Manna Masjid I 27 28 16 + 200 16 + 600 Masjid Masjid Al Mujahiddin 17 + 300 I 29 Masjid Nurul Falah 30 17 +700 Masjid 3l 18 + 575 Masjid Baitur Rahman I 32 JJ l8 + 950 19 + 675 Masjid iviasj iti Ai ivluj ahiddin I 34 35 36 20 + 400 20 + 600 20 + 750 Masjid Al Munawaroh Masjid + Gereja RS Panti Secanti I 37 38 23 + 075 23 + 400 Gereja Kristen Tanggamus Masjid 39 23 + 600 Masjid I 40 4l 24 + 775 26+ 250 Masjid Masjid t 42 43 26 + 700 29 + 775 Masjid al Hidayah Masjid 44 29 + 775 Masjid t 45 46 30 + 500 32 + 900 Masjid Masjid I 47 48 33 + 750 36 + 800 Masjid Masjid Baitur Rohim 49 37 + 400 Masjid I 50 5l 38 + 500 38 + 850 Masjid Kantor & Komplek Kodim t 52 53 39+000 39+100 Musholla Masjid 54 39+700 Masjid I 55 4l+500 Masjid Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I I 3.2.2.5 Kawasanpermukiman: di sepanjang tapak lokasi proyek. Pencemaran air permukaan I Sumber dampak: pengoperasian basecamp, dengan sifat dampak negatif, berlangsung sementara selama m,rsa konstruksi. Dampak pencemaran air I permukaan ditimbulkan oleh limbahlimbah: MCK; bahan bakar minyak dan/atau oli serta limbah padat yang masuk ke dalam permukaan badan air sungai, bila I I PT. Epadascon Permala hal S - III I DOKTIN{EN TIKL - LIPN- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I pengelolaan limbah di area basecamp tidak tetangani secara baik. Lokasi I 3.2.2.6 terdampak adalah badan air yang berada di sekitar lokasi basecamp. Penurunan estetika linghangan I Sumber dampak adalah: (l) pengoperasian basecamp; dan (2) pembersihan lahon & pembongkaran, dengan sifat dampak negati{ berlangsung sementara selama masa ini t konstruksi. Dampak ditimbulkan oleh pengoperasian base camp pembersihan lahan sepanjang tapak proyek. Sebaran dampak penurunan estetika dan t lingkungan mencakup lokasi basecamp dan sepanjang tapak proyek: Sta 0+000 - sta 43+000. t 3.2.2.7 Gangguan aliran air Sumber dampak adalah: (I) pekerjaan tonah; dan (2) pekerjaan drainase, yang I berpotensi muncul bila metode pelaksanaan pekerjaan tidak mempertimbangkan terjaminnya pengaliran air permukaan, mengingat kondisi saluran drainase eksisting kurang memadai. Sifat dampak negatif, dapat berlangsung selama masa konstruksi, I dengan sebaran sepanjang tapak proyek khususnya di sepanjang saluran samping: sta 0+000 - sta 43+000. I 3.2.2.8 Potensi kerusakan lahan Sumber dampak adalah: pengangkutan material, khususnya surplus galian + I 115.455 m3, dengan sifat dampak negatif, berlangsung selama masa konstruksi, dengan sebaran dampak: disposal areo. t 3.2.2.9 Pen ur unan p op ulasi vegetas i Sumber dampak adalah: pembersihan lahan dan pembongkoran untuk keperluan I pelebaran lajur lalulintas sehingga belpotensi mengenai pohon koridor jalan. Sifat dampak negatif dan berlangsung pennanen, dengan sebaran di beberapa lokasi I dampak di beberapa lokasi koridor jalan dengan volume + 75 buah pohon. 3.2.2.10 Kerusakan jalan I Sumber dampak adalah: (I) mobilisasi peralatan; dan (2) pengangkutan material, dengan sifat dampak negatif dan berlangsung selama masa konstruksi sebanyak + I 70.447 lintasan kendaraan proyek atau +193 lintasan kendaraan proyek/hari, dengan sebaran: sepanjang rute p€ngangkutan material quarry dan/atau AMP - Rantau I Tijang - KotaAgung. 3.2.2.11 Gangguan lalu lintas Sumber dampak adalah: (1) pengoperasian basecamp; (2) penganghttan material; T (3) pekerjaan tanah; @ pekerjaan drainasejalan; (5) pekerjaan perkerasanjalan; I PT. Epadascon Permata hol 9 - III T I DOKt]IVIEN UKT- - IJX}L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik dan Keselamalan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I (6) pekerjaan bangtman pelengkop jalan; dn (7) pekerjaan rambu dan marka I jalan. Dampak gangguen lolu lintas bersifat negatif bcrupa peningkatan nilai V/C ratio sebagai indikasi terjadinya gangguan lalulintas, akibat: (1) penunman jalan akibat pengurangan lajw jalan tmtuk tapak areal pekerjaan; I kapasitas peningkatan volume lalulintas (V) akibat transportasi material ! dan (2) 70.447 lintasan kendaraan proyek atau +193 lintasan kendaraan proyek/hari. I Sebaran dampak gangguan lalu lintas berada di sepanjang tapak proyek Sta 0+000 - Sta 13+000. (khususnya pada segmen yang sedang dilaksanakan pengerjaannya) I 3.2.2. 1 2 Gangguan aksesibilitas I Sumber dampak adalah: (I) pekerjaan tanah; dan (2) pekerjaan drainose, dengan sifat dampak negatif berupa terganggunya akes masyarakal ke tapak jalan karena: (1) galian/timbunan; dan (2) saluran samping, berlangsung selama masa I konstruksi, dengan sebaran dampak di kawasan sensitif lingkungan mencakup: Tabel3.7 Daftar Lokasi & Nama Sekolah Terdampak Gangguan Aksesibititas T Pada Ruas Jalan:: Kantau Ra - l(ota No Sta Deskripsi lokasi I I 2 0+000 0+050 SMPN I Pugung SMKN 5 0+700 Sekolah al Falah T 4 0+950 SDN Sinar Agung 5 2+425 SDN I Tiuh Memon t 6 8 3+500 5+730 SDNI Banjar Agung Ilir SDN l0 075 SDN I BandarAgung + I 9 l0 13 + 100 MTSN Talang Padang 13 + 775 SDN 2 Suka Damai ll 14 + 600 SDN l Kedalon I t2 l3 15 l7 + + 9gg 100 Sekolah Muhamaddiyah SMAN I GunungAlip I t4 l5 l9 + 500 20 + 475 SDN l Kutodalom SDN I Gisting t6 20 + 650 I SDN Fransiskus t7 20 + 840 SMP Xaverius l8 2t + 575 SMPN I Gistings I r9 20 22 + 200 22 + 700 SDN 7 Gistings Atas + Tikungan (arah kanan) SDN I Gistines Atas 2l 24 + 000 SDN 3 Gistings Atas I 22 JJ 30 + 35 + 640 100 SDN 2 Kp. Baru + Tikungan (arah kiri) SDN I Kagungan I I PT. Epadascon Permata hal I0 - III I trOKTiMEN UT(L - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik L dan Keselamatan Jalan - Safuan Keria Direktorat Bina Teknik I bbel 3. No Sta Deskripsi loka.si I 34 35 39+400 42+000 PAt]D SMA PGRI I 36 42+225 SDN 4 Kuripan Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I . Kawasan.fas ilitas publik: I Tabel3.8 Daftar Lokasi Fasilitas Publik Terdampak Gangguan Aksesibilitas I No Sta 0+050 Pada Ruas Jalan Rantau Puskesmas - I(ota Deskripsi lokasi I 2 J 0+100 0 +275 Kantor Camat Pugung Masjid Nurul Mutaqien 4 0+700 Mapolsek Pugung I ) 6 I +450 I +650 Masjid Nurul Huda Masjid 7 2+050 Masjid Al Mukmin 8 3+350 Masjid T 9 4+625 Masjid 0 5+200 Masjid Banjar Agung Udik + Pertigaan T I 7+100 Masjid 2 8+200 Masjid Talang Padang J 8+620 Masjid Nurul Iman T 4 8+900 Masjid Al Muttaqien ) 9 +200 Masjid Nurul Huda 6 9+625 Masjid Baitur Rahman T '7 l0 + 450 Masjid 8 ll+050 Masjid Al Istighfar t t9 20 ll+300 12 + 000 Masjid Baitur Rahman Masjid At Taqwa 2l t2 + 700 Al I Masjid Islah 22 l3 + 300 Masjid Nurul Iman 23 t4 T 100 Masjid Muttaqien I 24 25 t4 + 675 15 + 200 Masjid Jamiul Amin Masjid Al Manna 26 l5 + 900 Masjid I 27 28 t6 + 200 16 + 600 Masjid Masjid Al Mujahiddin I 29 30 l7 + 300 l7 + 700 Masjid Nurul Falah Masjid 3l l8 + 575 Masjid Baitur Rahman I 32 JJ l8 + 950 t9 + 675 Masjid Masjid Al Mujahiddin I I PT. Epadascon Permata hal II - In DOKTIII,IIIN IJKL - T]P!- T Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik t ta, 'obeI No Sta Deskripsi lokasi I 34 35 20 + 400 20 + 600 Masjid AI Munawaroh Masjid + Gereja I 36 5t 20 + 750 23 + 075 RS Panti Secanti Gereja Kristen Tanggamus 23 + 400 t 38 Masjid 39 23 + 600 Masjid 40 24 + 775 Masjid 4l 26 + 250 Masjid T 42 26 + 700 Masjid al Hidayah 43 29 + 775 Masjid I 44 45 29 + 775 30 + 500 Masjid Masjid I 46 47 32 + 900 33 + 750 Masjid Masjid 48 36 + 800 Masjid Baitur Rohim I 49 50 37 + 400 38 + 500 Masjid Masjid I 5l 52 38 + 850 39+000 Kantor & Komplek Kodim Musholla 53 39+100 Masjid I 54 f) 39+700 4l+500 Masjid Masjid t Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I . Kawasan permukiman: di sepanjang tapak lokcsi proyek I 3.2.2. 13 Rawan kecelakaan Sumber dampak adalah: pekerjaan struktur, dengan sifat dampak negatif dan t berlangsung selama masa konstruksi. Dampak belpotensi timbul akibat metode pelaksanaan pekerjaan yang kurang mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan, seperti (1) penempatan material yang mengofupasi sebagian jalur lalulintas I dan (2) kurangnya tanda/ rambu pengomqnqn di malam &ari. Sebaran dampak rawan kecelakaan sepanjang tapak proyek: Sta 0+000 - Sta 43+000 (khususnya I pada segmen yang sedang dilaksanakan pengerjaannya). I I I I PT. Fpadascon Permata hal 12 - III I}GKTIII{EN LTKL - UP[. T Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TrJAI\G, KorA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan den Keselamatan Jalan - Satuan Korjo Diroktorat Bina Teknik I 3.2.3 Pasca - konstruksi I 3.2.s.1 Penurunan kualitas udara Sumber dampak: pengoperasian jalan, dengan sifat dampak negatif berupa emisi gas buang, berlangsung selama masa pengoperasian jalan, dengan sebaran di I sepanjang tapak proyek Sta 0+000 - Sto 43+000. I 3.2.3.2 Peningkatan ke bis ing an sumber dampak: (I) pengoperasian jalan; dan (2) pemeliharaan jalan, dengan sifat dampak negatif berupa bising mesin kendaraan, berlangsung selama masa T pengoperasianjalan, dengan sebaran dampak di sepanjang tapak proyek Sta 0+000 - sto 43+000. I 3.2.3.3 Rawan longsor Sumber dampak: kegiatan pengoperasian jalan; dengan sifat dampak negatif yang t berpotensi timbul karena: hondisi eksisting medan yang berada pada kawasan berbukig berlangsung selama masa pengoperasian jalan. Kawasan yang berpotensi I rawan longsor adalah: Sta 25 + 000 - Sta 3Gr000 3.2.3.4 Rawan kecelakoan t Sumber dampak: kegiatan pengoperasian jalan; dengan sifat dampak negatif yang berpotensi timbul karena: (I) kondisi eksisting medan; dan (2) perilaku pengguna /pemanfaal jalan, berlangsung selama masa pengoperasian jalan. Sebaran potensi T rawan kecelakaan mencakup lokasi-lokasi "black spot" sebagai berikut: t Dafta r lllack Tabel3.9 Pada Ruas Jalan: Rantau - Kota No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis t I 0+000 Pertigaan Rantau Tij ang (Simpang Cukuh Balak) Awal Proyek Pertigaan Rantau Tijang (Simpang Cukuh Balak) KM 75 BDL: Tanpa separator; Tanpa lampu Tikungan (arah kiri) I 2 0+050 SMPN I Pugung SMKN + Puskesmas Tidak dilengkapi rambu; tanpa ZoSS dan/atau zebra cross dan rawan kecelakaan I 4 0+100 0+250 Kantor Camat Pugung Tikungan Tanpa zebra cross dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 5 6 0+275 0+350 Masjid Nurul Mutaqien Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 0+500 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang 6.5u5 legaras dan rawan kecelakaan Potensi bangkitan lalulintas, tidak teridentifikasi rambu 8 0+550 Gudang Bulog Tanggamus I 9 0+650 Pasar Tiban dan rawan kecelakaan Potensi bangkitan lalulintas, tidak teridentifikasi rambu dan rawan kecelakaan I I PT. Epadascon Permata hal 13 - III t I}OK:I,I&4EN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Safuan Kerja Direktorat Bina Teknik I hbel3.9 No Sta Deskripsi lokasi Keteranqan dan Justifikasi Teknis I l0 0+700 Sekolah Pugung d Falah + Mapolsek Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; ll I 0+775 Pertigaan dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas t2 0+800 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I l3 t4 0+950 I +000 SDN Sinar Agung Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang l?wan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I l5 I +450 Masjid Nurul Huda Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak t6 I +650 Masjid + Jembatan I 17 2+050 Masjid Al Mukmin teridentifikasi keberadaan zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; t l8 19 2+100 2+300 Pertigaan * Turunan Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 20 2l 2+350 2+425 Jembatan Way Muncang SDN I Tiuh Memon Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I 22 2+500 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 23 2+730 Tikungan (arah kanan) I 24 2+950 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 25 3+075 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan T Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak 26 3+350 Masjid teridentifikasi keberadaan zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 27 3+450 Tikungan (arah kanan) T dar rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang mwan kecelakaan dan tidak 28 3+500 SDNI Banjar Agung Ilir I teridentifi kasi keberadaan ZoS S dan/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 29 3+675 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi 30 3+950 Jembatan rambu; dan rawan kecelakaan T 3l 4+000 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Lokasi penyebemngan yang rawan kecelakaan dan tidak 32 4+625 Masjid teridentifikasi keberadaan zebracross Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; titik Masjid Banjar Agung Udik + 33 5+200 konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan tidak I Pertigaan teridentifi kasi keberadaan zebracross +230 Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 34 5 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan t 35 36 5+375 5+450 Jurang (panjang + 50 m) Tikungan (arah kiri) Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide posl perlu ditambah zuardrail Tidak dilengkapi rambq jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I I PT. Epadascon Permata hal 14 - III I DOKIIMEN I-IE{T- - L]FL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik t aun Tabel 3. No Sta Deskripsi lokasi Keteransan dan Justifikasi Teknis I JI 5+730 SDN Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dar/atau zebracross Ruang bebas jembatan relatif sempiq belum dilengkapi I 38 39 5+750 5+800 Jembatan Tikungan (arah kanan) rambu; dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t 40 4l 6+230 6+375 Tikungan (arah kiri) Pertigaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 42 6+850 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu 43 7 +025 Jurang (panjang + 30 m) I 44 7+100 Masjid + Tikungan ditambah euardrail Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross I 45 7 +200 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu 46 7 +275 Jurang (panjang + 30 m) t 4',| 7+800 Tikungan (arah kanan) ditambah euffdrail Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum I 48 49 7 +900 8+200 SPBU Pertamina Masjid Talang Padang dilengkapi rambu Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 50 40 8+620 8+770 Masjid Nurul Iman Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum T 4l 8+900 Masjid Al Muttaqien dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 42 8+950 Pertigaan I 43 9+200 Masjid Nurul Huda dan rawan kecelakaan Lokasi penyebefturgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi t 44 45 9+275 9+600 Jembatan Perempatan Talang Padang rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan Lokasi penyebefingan yang rawan kecelakaan; belum I 46 47 9+625 9+650 Masjid Baitur Rahman Tikungan (arah kanan) dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t 48 49 9+875 10 + 075 Pertigaan SDN I Bandar Agung Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I 50 l0 + 375 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak I 5l 52 l0 + 450 l0 + 600 Masjid + Tikungan (arah kiri) Tikungan (arah kanan) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentihkasi zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t t PT. Epadascon Permata hal 15 - III I SOKUMEN {JKL _ [rt]L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselarnatar Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Tcknik I wt 'obel3. No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 53 ll +050 Masjid Al Istighfar Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas ll + I 54 100 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangdr yang rawan kecelakaan; belum 55 ll+300 Masiid Baitur Rahman dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum I 56 57 12 + 000 t2 + 375 Masjid At Taqwa Tikungan (arah kanan) dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t 58 12 + 700 Masjid Al Islah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 59 12 + 775 Tikungan (arah kanan) I 60 12 + 975 Tikungan (arah kanan) + taniakan dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak I 6l l3 t00 MTSN Talang Padang T teridentifi kasi keberadaan ZoSS dar/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 62 13 + 300 Masjid Nurul Iman dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 63 64 t3 + 715 l4 T t00 SDN 2 Suka Damai Masjid Muttaqien Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak T 65 14 + 600 SDN ! Kedalon teridentifi kasi keberadaan ZoS S dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 66 t4 + 675 Masjid Jamiul Amin I 67 l5 + 200 Masjid Al Manna dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 68 t5 + 250 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan T Masjid + Sekolah Lokasi penyebeftu'lgan yang rawan kecelakaan; belum 69 15 + 900 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS Muhamaddiyah I 70 l6 + 200 Masjid Al Mujahiddin dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak I 71 l6 + 600 Masjid + Tikungan (arah kanan) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi tidak teridentifi kasi zebracross rambu; dan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 72 16 + 680 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan T IJ 17 + 100 SMANlGunungAlip+SPBU Lokasi penyebemngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dan/atau zebracross I t4 l7 + 300 Masjid Nurul Falah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberztngan yang rawan kecelakaan; belum 75 t7 +700 Masjid I dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 76 17 + 850 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang ftIwan kecelakaa$ belum I 77 78 l8 + 575 18 + 725 Masjid Baitur Rahman Tikungan (arah kiri) dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I I PT. Epadaseon Permata hal 16 - III I I}OKIJMEN I-IKT- - [JI'I-. Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG Kegiatan Pemhinaan Teknik Linghrngan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik t Tabel3.9 No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 79 l8 + 900 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftrngan yang rawan kecelakaan; belum l8 + 950 I 80 Masjid dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 8l l9 + 000 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I 82 83 19 19 + 125 + 150 Pertigaan Jembatan Way Talang Padang Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu: dan rawan kecelakaan t 84 19 + 500 SDN I Kutodalom Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dan/atau zebracross t 85 86 19 20 + 675 + 100 Masjid Al Mujahiddin Pasar Gisting Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyebeftrngan yang rawan kecelakaan; rawan macet; belum dilengkapi rambu & tidak ada zebracross t 87 20 + 400 Masjid Al Munawaroh Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum + 475 SDN I Gisting I 88 20 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi,ZoSS dan/atau zebracross Tikungan (arah kanan) + Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas; 89 20 + 500 pertigaan titik konflik lalulintas; dan rawan kecelakaan t 90 20 + 600 Masjid + Gereja Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross Lokasi penyebeftrngan yang rawan kecelakaan; belum I 9l 20 + 650 SDN Fransiskus dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dar/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 92 20 + 750 RS Panti Secanti dilengkapi rambu; titik konflik lalulintas; dan rawan I 93 20 + 840 SMP Xaverius kecelakaan dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS t dan/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 94 2l + 100 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 2t + 300 I 95 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 96 2t + 425 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberillgan yang rawan kecelakaan; belum 97 2l + 575 SMPN I Gistings dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS T dar/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 98 2l + 700 Tikungan (arah kiri) I 99 2l + 850 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas; ada guardrail; dan rawan kecelakaan I 100 l0l 22+ lO0 22+200 Tikungan (arah kanan) SDN 7 Gistings Atas + Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftlngan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Tikungan (arah kanan) I r02 22+ 600 Pasar Induk Sawr tidak teridentifi kasi ZoSS dan/atau zebracross Titik konflik lalulintas; lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak I ada zebracross I PT. Epadascon Permata hal 17 - III I noKLrlt'.[Eiq tri{t - un}L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGTING Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Direklorat Bina Teknik T Tabel 3. No Sta Deskripsi lokasi Keteransan dan Justifikasi Teknis I t03 22 +700 SDN I Gistings Atas Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilenekapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 23 + 075 I 104 Gerej a Kristen Tan ggamus dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 105 T 125 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I 106 t07 23 23 + 400 + 525 Masjid Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 108 23 + 600 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 109 24 + 000 SDN 3 Gistings Atas t dilengkapi rambu; dan tidak adaZoSS atau zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas ll0 24 + lO0 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas ll + 400 I I tt2 24 24 + 700 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 113 24 + 775 Masjid + Tikungan (arah kanan) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Tikungan (arah kanan) + Dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan I 114 I 15 24 + 925 25 + 675 turunan Jembatan + Tikungan (arah kanan) rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas terbatas; dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I l16 t17 25 + 770 25 + 950 Tikungan (arah kanan) + turunan Tikungan (arah kanan) Dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 118 26 + 250 Masjid + Tikungan (arah kanan) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross I 109 120 26 + 400 26 + 500 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kiri) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I t2l 26 +',700 Masjid al Hidayah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t22 26 + 775 Tikungan (arah kanan) t 123 27 +200 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawar, kecelakaan Jembatan + Tikungan (arah Ruan g bebas j embatan sempit; j arak pandan g bebas 28 + 250 I 124 125 28 + 300 kiri) Tikungan (arah kanan) terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I r26 127 28+ 525 28 + 600 Tikungan (arah kiri) Iemb. Talang Buntu I Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Ruang bebasjembatan sempit; jarak pandang bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I t28 28 + 650 Jemb. Talang Buntu 2 Tikungan (arah kiri) + Ruang bebas jembatan sempiq jarak pandang bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I l PT. Epadascon Permota hal 18 - III I DOI{UMEN UK[., ["JPI, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalq1:jg!"{ftrlqry.Fl9fp1rrqT"k1|I T la, Tabel 3. I No t29 Sta 29 + 000 Deskripsi lokasi Tikungan (arah kanan) Keteransan dan Justifikasi Teknis Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 130 l3l 29 + 250 29 + 575 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 132 29 + 625 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak 133 29 + 775 Masjid + Tikungan (arah kiri) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan T tidak teridentifi kasi zebracross I, Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t34 29 + 850 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak SDN 2 Kp. Baru + Tikungan 135 30 + 100 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan (arah kiri) tidak ada ZoSS atau zebracross I t36 t37 30 + 300 30 + 400 Jurang + panjang 20 m Tikungan (arah kiri) Rawan kecelakaan; perlu guardrail Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 138 139 30 + 500 30 + 569 Masjid Tikungan (arah kanan) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 140 30 + 759 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; l4l 30 + 900 Jembatan I t42 30 + 950 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I t43 144 3l 32 + 650 + 100 Tikungan (arah kiri) Jembatan Way Gading dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 145 146 32 + 175 32 + 200 Jembatan Tikungan (arah kiri) + tanjakan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I t47 32 + 300 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 148 32 + 400 Pertigaan I 149 32 + 5gg Pertigaan Kompl. Kantor Kab. dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 150 151 32 + 630 32 + 9gg Tikungan (arah kiri) Masjid Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I 152 33 + 750 Masjid + Tikungan (arah kid) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 153 34 + 000 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t54 34 + 250 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan T I PT. Epadascon Permata hal 19 - III I BOtr{LrF,{EtN [iK[. - rJ!]L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGTING iatan Pcmbinaan Tcknik Li t Tabel 3.9 No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I r55 34 + 750 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 34 + 950 t 156 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t57 35 -L 100 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan t 158 159 35 + 350 35 + 450 Pertigaan + Tikungan (arah kiri) Jembatan Rangka Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas; titik konflik lalulintas; dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I r60 35 + 460 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 161 35 + 640 SDN I Kagungan I 162 35 + 800 Pertigaan dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi ramou; dan rawan kecelakaan Jembatan + Tikungan (arah Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas I t63 t64 36 + 300 36 + 400 kanan) Jembatan terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 16s 36 + 450 + 800 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 166 36 Masjid Baitur Rohim I dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross + 400 Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum t67 37 Masjid dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi ramou; 37 + 420 I 168 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; r69 37 + 575 Tikungan (aralr kiri) dan Rawan kecelakaan I 170 t7l 37 + 875 38 + 250 Jembatan Tikungan (arah kiri) Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan t 172 38 + 500 Masjid Jembatan dobel (emb. Sebelah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; t73 38 + 600 I r74 38 + 700 kiri rusak) Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan 38 + 850 Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan t 175 Kantor& Komplek Kodim Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; jarak Musholla + Tikungan (arah t76 39+000 pandang beba-s terbatas; belum dilengkapi rambu; dan kiri) l tidak teridentifi kasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak r77 39+100 Masjid + Tikungan pandang bebas terba.tas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross I t78 39+400 PAUD + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross l Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 179 39+700 Masjid dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 180 40+200 Pengujian Kend Bermotor dan rawan kecelakaan I I PT. Epadascon Permata hal 20 - III t DOKUF.,TETd {-IKL - [Ji}[- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG . KOTA AGTJNG iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselanatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I Tabel No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I l8r 40+550 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I r82 40+700 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan Tikungan (arah kanan) + Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 183 40+900 tanjakan dan Rawan kecelakaan I 184 185 4l+040 4l+100 Jembatan Pertigaan Ruang bebasjembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 186 4t+400 Jembatan Ruang bebas jembatan sempiq tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeber.mgan yang rawan kecelakaan; jarak Masjid + Tikungan (arah I 187 188 4l+500 42+000 kanan) SMAPGRI pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross I 189 42+225 SDN 4 Kuripan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum r90 42+300 SPBU Pertamina I l9l 42+600 Pertigaan dilengkapi rambu Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi traffic light & I 192 t93 42+900 43+000 Perempatan Perempatan Rumah Dinas Bupati rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi traffic light rambu: dan rawan kecelakaan & I Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201 I 3.2.3.5 Peningkatan ahsesibilitas milsyarakat I Sumber dampak: kegiatan pengoperasian jalan; dengan sifat dampak positif yang berpotensi timbul karena peningkatan kapasitas jalan, berlangsung selama masa I pengoperasianjalan dan tersebar sepanjang tapak proyek Sta 0+000 - Sta 43+000. 3.2.3,6 Gangguanlalulintas I Sumber dampak: kegiatur pemeliharaan jalan; dengan sifat dampak negatif yang berpotensi timbul karena kegiatan pemeliharaan jalan, berlangsung selama masa I pemeliharaan jalan dan tersebar sepanjang tapak proyek Sta 0+000 - Sta 43+000. I I I I I PT. Epadascon Permata hal 2l - Iil I DOt{-[.]n4EN LIX.;tr, - {lFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik Lr dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I I Dam Tabel3.l0 Rekapitulasi/Rangku man Peningkatan Jalan: Rantau Kota I Sumber Dampak PRA-KONSTRUKSI Jenis Dampak Besaran Dampak Keterangan 430 ha (Kec. Pugung; Talang I l. Survai dan Pengukuran Keresahan masvarakal Padang; Gunung Alip; Gisting; Kota Agung Timur; dan Kota Aprrns) Persepsi masyarakat terhadap proyek Kec. Pugung; Talang Padang; Persepsi masyarakat terhadap t 2. Pengadaan Lahan KONSTRT.IKSI Keresahan masvarakat Gunung Alip; Gisting; Kota Agung Timur: dan Kota Azung)- proyek l. Mobilisasi Tenaga I Kesempatan kerja Kebutuhan tenaga kasar utk proyek Kesempatan kerja untuk I Ke{a 2. Mobilisasi berat peralatan Kecemburuan sosial Kerusakan jalan ! 93 orang Jumah peralatan + 47 unit tenaga kerja setempat Peralatan beroda besi metode pengangkutan & Peninskatan kebisinean Bising mesin peralatan t Penurunan kualitas udara Peningkatan kebisingan AMP; stone crusher; batching plant; kendaraan proyek Operasionalisasi peralatan jalan di lokasi basecamp. 3. Pengoperasian Base Pencemaran air Limbah MCK & Iimbah cair lain Pencemaran badan air I Carnp Penurunan estetika lingkungan Gangguan lalu lintas Limbah operasional basecamp Jumah peralatan + 47 unit Operasionalisasi basecamp Konflik lalulintas umum dan kendaraan operasional I 4. Pembcrsihan lahan & pembongkaran Penurunan estetika linskunsan Penurunan vegetasi Sisa material dan bongkaran + 75 pohon Penurunan kualitas Iinpkunsan Pelebaran badanjalan I 5. Pengangkutan material Penurunan kualitas udara Peninekatan kebisinean Kerusakan lahan + 70.447 lintasan kendaraan proyek atau + 193 lintasanftari Surplus galian + 115.455 m3 Emisi kendaraan provek Bisine kendaraan orovek Degradasi lingkungan Kerusakan ialan + 70.447 lintasan kendaraan proyek Rute transDortasi material I Canqsuan lalu lintas Penurunan kual itas udara Peningkatan kebisingan atau + 193 lintasan/hari . Volume galian = Peninekatan V/C rario Pencemaran debu Bising kendaraan proyek 53.535 m3 I 6. Pekeriaan tanah Ganssuan aliran air Gangguan lalu lintas Gangguan aksesibilitas . Volume timbunan = 33.325 m3 Temufusnva drai,rase Penyempitan laiur ialan TerDutusnya akses Ganssuan aliran air Tersumbatnva saluran I 7. Pekerjaan drainase jalan Gangguan lalu lintas Gangguan aksesibil itas gorong-gorong & saluran samping Perlambaran kecepatan Temutusnya akses 8. Pekeriaan struktur Rawan kecelakaan Pasansan batu = 22360 m3 Okuoasi ialur lalulintas I 9. Pekedaan perkerasan Penurunan kualitas udara a a a Agregat A: 17.630 m3 AgregatB=42355m3 Hot : M;x 430 m3 Pencemaran debu peralatan & emisi jalan Penin gkatan kebisingan t AC-WC : 13.2U ni Bising kendaraan proyek I I 0.Pekerjaan bangunan Gangguan lalu lintas a o AC-BC : AC-Base : 19.866 m3 5.891 m3 Peningkatan V/C ratio Gangguan lalu lintas Pelaksanaan retaining wal I Pengurangan lajur jalan I pelengkapjalan I l. Pekerjaan rambu & Gangguan lalu lintas Pelaksanaan rambu & markajalan Okupasi lajurjalan marka ialan I I I PT. Epadascon Permata hal 22 - III I S$H{.,IIVIEN UKE- - TJFIL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Tabel 3. Sumber t Dampak PASKA-KONSTRT'KSI Jenis Dampak Penunrnan kualitas udara Besaran Dampak Keterangan Volume lalu lintas masa peng- Emisi kendaraan I Peningkatan kebisinean Rawan longsor Peningkatan aksesibilitas operasian Kawasan Tanjakan Kiambang Bisins mesin kendaraan Kondisi eksisting medan Peningkatan kapasitas dan masvarakat Sepanjang Sta Gr000 - Sta 43+000 kualitas ialan I l. Pengoperasian jalan Rawan kecelakaan Kawasan black spot mencakup: o r Sekolah Fasilitas publik Perilaku pengguna jalan o Tikunean dan tanjakan I 2. Pemeliharaan jalan Gangguan lalulintas o Intersection flihat Tabel 3.9) Sepanjang Sta Gf000 - Sta 43+000 Okupasi lajur lalu lintas untuk tapak kegiatan I I I I I I I I I t I I I I PT. Epadascon Permata hal 23 - III DOKUIUEN UKL - I-IPL T Rencana Kegiatan Peningkaten Jalan: RANTAU TIJAhIG - KOTA AGIING iatan Pernbinaan Teknik rlnn l(esels14[a Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Telnik I I I I BABIv PROGRAM PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. Fpadascon Permaa t I z z z, hD e \ I J o (, z, 'l c'; * iFE E E-.8 s'$ s g -R o D 'S'{ Q-S P , ao t J lrl Y SS \= $' X ,$ t'{ E (, (, tr$ E I z, NS!S $X E z, J S{ S cs 4 lrl s $*J-l sF'iF, E:.= $ E 4 I o- z, = SSd =:\*-tr :p.\ s E fi SSSS | f,o I = 3 E.* I$ :.92 S s $$8" a .E tr 8. E S$eS I (, F * " -\ S q$ B€Eg F E 'i g "d o z, s d sE t$tS g * I i4 d, o- 3.€: :E -{sFR g# Fb rs 7 p F J (,) lJJ BSSX i *' I rh e = o- G\: F F:-t€ :Fg"S e SSs 3 S * 6 E 6 €F F J I IEffS E€ I v I o rh M uS:S oiE F NsYi E S z sEyt r, a.ii I t- a t'r D o I G vs,gs * x P SS*: qod=S Z -- E e o. F .-scii I F z :€it :- Es^.:S z:; .! S s iE F SJ F ,i = H c) S€iN 7 E- E I c xl cl r- El al S^ S J "GS:E :StS , J. F t1 c S E 3 6l 6l SSgS Z q E $ I GI b0l -v, ot) ool I sgl$ 2 € =$F: 5 S bI) E SEgt { .'l .Fl rl Sssx i'€ i o' I q) Jal a -vl :=Fs 3 +g I J 6l ()l AI '. 1 Fs!t F *€ EI *\ss e ---o I a0 z 4) -ol is:s 4.8 v 'E a =r EI ol o.l cl Irt; - i {-: F - = o E .= J s I q) dl el gI Easi t €A q) 0) tY. FsEg ),te * EsFs dS\I r.q F i q ts ,$ I F 'ilFio F-: I t I oo EE q= o9 ao \ I c.l =c EO I F1 F.Y o I L z o t 6! a0 u0 ri z t) gggg g g 11 g *ggagssggFEF* t t'{ q) z h1 z *, EE = I ot) F1 Fl (tr^ E5 n-== P e'P e88 PP ri FEsEgg I u0 rh z Lidddcid (D(l)oocrc) fva :YYY:Y I rh -v J< o! I p El*'i C) zF F e I o q) a0 = F L o q) I v I H o rz ,- L U z I - u) lr 6 d oo o EEH$F P c! I tr z tY. GI ct F1 ;) L cll o u0 Es r€ q) o t :: = r.! a) M AD o l'i u0 F Eg$E€E t &v AD h0 bo J Fl L5 o6t C. (\, -c -g Et t^o I JZ !!d o (g x BO "o= Eg o F c) eBs .40e) ;g P t 1_ ;_i v. Er C) p aa <t s s =e X9 !"j I vo €)| t-{ l I s o v, t I '$ H I t t 561 !r= >6t q) G -g rgi *6 ic -g .!g c- =aa r:C \ .o $ o.l 'o 'c, -s I cr g) :< :< Fg p fr$: 4 I z o) bo Ee E .E=Bf$sH-F q) t rtl z v o - El EE_ *,rE€sgggea EI e Al *- t] g ,; I z FI a sl ste slFFFsss=EEg $l sE Fl z cl a.E = ct_ I Fl f q) o c) UD *.9 F< o)o) 55 sE P s88 I H z .t) s{ 5 sf docidt>o 5Bgg (l)(l)(I)ooo Irl \< :< \< :< :z :< Fl aaaaaa I J x c) F D ._ e (It ct=(6 c S;E E U' (t Y -9 7 E EsrE I P rn € o EO : <o6 : €.F€ €r c E : .:y(5(It = v) x (D (t) E -:< ^ ti J q) g.E F O)(I' =E HE t M I o rh M E Q L .= 'a96 Er E (5: os F S (g;i.- -' E E6 cL E -a, .e. z - HEEA€E. E.3 '= (! I r-t F (/) EPB EE E- o- cD F(g no =E 6 g.o -q t tr z |. iJtr q) bo fl-g 5 *E * H e E- qE =;H fr E* 6-9F tL d o rE q) .. B'S; t F" () v (€ o6t 6a F 6t Egg HS;*E -lrg ,=.EE o=o)JFFo- E E'e =Eo,(5 .-(l).!F 3€ -9 g .:-.= tr EE q F9 E P 8 F-= I 6t AD b0 bo J r'jl att (o e = '6 (o .2, r- 'E -l oc! -o I =P J :/ jj F X OA t6t 9.(! -d) c-Y .9 (Eo) '6q <s o(c F'c' -c) E -9o (5 .y. '6; 0) (g .o0 9b 9E I '2, o ra (l lof X c) 5 p 11 c 42 & = t ! t! 3 F Fi -Gt2 ')< o att J o I ^q) \l 6l GI z CL E F= s o c) o or6 (.) q -l 90 u) X 9A'F iu9 .P9 t N tl I .q) r- - ri T I '6 I !!Q 6l i g€ .Y c = U' N. I FH c) g' o :< cl .s I o gg L .U |lt I t Ec.S :"F =g _p*-IF' e=; z rh (D a! o = EE HI=EF E 'uir > Fg ;gi itir .! (!l | e v EJIZ, T z p en tr|k el .E -l C'l '.;i c-i EriEs v,! o =ro5 #l d gbd'El ,i'.- = rh EIF &l $I€EEHgFgHEiiF t z F1 z " o &l o o I F] F] f-l {) a0 q) fiEEsEEagESSEE* ;?FFr+Fa€EFggagiFEEE fi#8#E_fi ffifi8€#8€ FF#slH8#B frFqfrfifrfi#### c no.a.o.= I apE e g:Ep€FEFa: l:EErg a Ea 3trR+RT 9TY I rA z an E63d,,5P gs gp p =FR FEEg* g g,g,E,9 gE H.s.e p*sss sssss.e.e.e.g .e.e rI] 5 y, u) a<Da<D e& au) a (D.Daa a4 - aDu) a66 66 6 6 66 666 .e 66 6 \- I J '6 trB ri 7 p J F d) (d EE H$ EF$$$FF t rh + c) oI) CL a sr ii E E gE $E Sn X'(E 6b !€ ii J o q) t Il '- I M d U ! =EE=t^teg z gsFFgggggg I tr O FgFiE$E c I c;:(! (! (5 "J F L H:EE (/) EE z iJo q) a0 sE "6 6 tr= frS 6 €s o o 'lrE (D E€ F3 t 2 o f- V 6 oct =A F.r L'R E E#FE=- EE E E UE= l! t€EEEg E=E= c,.'.o o '=-c 4 bo t'( F r . J5.9 I ,v J o0 b0 "-l (|)cq FcEE -iJo l= L gF -H= c sE 0) lj .v o QA P9 Pg 9 9Y &s I E E & g IZ = rg a0 q) X ol .E d AI a! ! -l ctt lx t5 -i gl el o) lL dl .=l 6l ti aE5 Eo =s EE 4 ah ^oJ € q) r:s I ?a I t o I r8l EU Gt q) -! a o c o \ Fg FE Eg :< -s I CL (D a! E t! I ql EE,€ q i*E .g *E z o) AD q) = g=gf rE ;E I TA z p v ta .,8 *ls "=E B; El ;l F#E ?61 E bl ra bl sleEs H=s I z Fl z 6-550-656 |'*OOtr)Otf)O J E A o-l i:: o-l o o Ll o o 6l TTETT?E q .^@ ooo0o-- il o- I Fi q) a0 c) <(.oOc.)F-@Or-= <\t6rd)(Datcoou/ (s (o (! ro to <o <o E a<D<DU)AU)AE g E x €FEFHE EEgTEgE .. F * E?::E EEEE::: ..E P E d as s?. ?_?.q.q 4 iF HS B : =?FqTFFF$3 Eaa:ooo.b.b,c d g g g I g g g g ?- ri €tepg€jgE -€- gF$eF$e8Fg fTt????T- I z a-l u) ,L tl ss*sssesH Je.gs.gs.gssi <D<t)<t)aau)u)u)< 3<.E EEe+eE E=EEFEE 9 E E i-3.d'tC g 6b -a I .ct o.6 SlSl .s Sl =FRRNFA St SlStSt Sl g g Y. @A Aa a u) (n (D u, cD A cD R $ E33Jds*@o,F g A tr'.g.EgtX g gS,S| g V- U) U) U) "r A U) (D c.D c.t> I x Es $ c €i EE $ s Eg c ri Jo z F F p d t ri e cl c) a0 fr frt € x F J o 4) T g L z I o u 6 U gggggggFggt T f.i F 6 a Fsgt*+*g p I ti z d L PO o) a0 Hsgu*s d o xE EI o I cl ii o 14 (€ oqt EA F l- ;e;qEEE I bo F{ .Y EC a0 bt) ;c(5(\' q)cg k.ryak.:!. -.E J X2=rc t ; -q) ':l sg rH v F o E nE H.r'E- F Ffr € E, !i p'E a E'_9 =.r SE- &E EE P Pts I zW r.E 5c o aaaaa (] s vI gg I d \/(D c) 0) o () v cr) F€ € cl q) ,s I tf i N I T t 5rl UE G(u >ol $g g }. \o 7E -t I q) ac€ I d c) GD c=='.tt t E EE H@ = fi E*E z ? H|='-e a0 q) t z .l -= er- =, ;l = Pz gHEEiF I tt) p =E al;eg v o el (l)tc El (Dt EF I (Dl z al i: o-l o o {Ll o o Fl z Rt g C a-dit5o-6-o-o-o-o,ao-ooo-o-o I a! ooNooo@o@oNoooo6o:; I j Fl q) a! (D O (!) (O O, (O F-- O) f N S N N 6 r + 6 +t+++++++++++++++G NOSO@F€QOOS@OON6Oi; TTTNNNNNOOOOOv/ slslslgslslggsrssrss.g"g.s"s o) u) 4) (n u) a a a u) a u) a F cD q) u) u) u) E - - E .- _ F q, o_ I(U 6- tt .! ll ru E>r a!c 1rts ri OOOOOO6@O@OooOOOOO ooooOotsNONOoNOOOOO E.= 6 v - cL.= F.Y I rh z ph 5 Fl ?tErT?999?9$r"???t **a!ata91a FN.+O@NcOOO<i(q@oN<OoOOrCb sr .s, s s' sl sr sl sr s,.g J9 .g sr .s sl sr s, CD U)'D U) U' U) U) C.I' U) A C.D U) A A A A U) (D g = E S E ..!! !p -a E E .5 CL 6 = a = a, EE EE fi-F I r^ v () x E.-x z D F 6l rh T G o) a0 F x o 0) I 11 I c) v U L z I t? a Fr 6 EEggFg p I F z i. G 6 L DH () UD E .E c= (5--'- E E= #EE c, FSE (o r aD-_._ E3=A= H+e (D o t 3 ; r- a o M G oqt EA F ;SEE* s(/).=><@ e FES ?E'- .=o F F o . . F= o) I b0 E & ,v a0 o0 c (! Ftr J o6t 6 I D^o Eg F J4 x O 9o- (DF b'tq s)ab !a a(E (! -o =.: zS t crM 5c E) a -aE i licl v9 *s EF L $ I \J(D o gs ^o'* € o 4 It q) tnl\ I rA E*: I I I E* Gl >ot q) o.+: ('E €6 ljc o \ t- 'o 's I o :< GI c{ T I z rh z q) u0 o .a Ffifi=ai E |! .0 = -g v a! o- rh o $IEEEHfFiflEii I z F] z I F] il a-l q) ut) q) t rn z j ra I zF :& J o il Fa €*Fst I cd I q, a0 P F{ X o 0) t M I M U L Egg€EE *Es* FH z t f- F a $Efff- I L. z (c LI DEI I q) oo () wtrl o o o ctl T v Enl F-i _l I F" I 6 I F I a0 o0 bt) J1 I l aE J oc! J =j? -v u+: F zil krM T 5c o s L $ !.n '9, 6l g € 6 I \r' C) a s o I q € \l c) I f- '$ t*; T t t 561 .ai = 6t €) cl '-o e'll r!= €E \ oo >ol gg 'o -s I q) FE :c frc.€ I z () a0 = { !*s .E g=gf I €) "=f t z p X z Fl aa o *i e Ll fl88 E bl "tl i= o-l o o EI bl o-l o EgE O 'Fii'*'n sIgEgHgFFHEi{€ z # I F1 Fl o) UD o *trE CLY go; ^o P# € s O H I rh z n) 5 F1 FEEE I ,v J F (.) p cc 6(E EP _9-- kt gr(D @= (!x 5= U'J 7 p E;€ EE, I e e) u0 =c)F^ E E (D .=-c 9g .n.= '6'a6 .g .E(!ct E*s c. F J () c) A.E Eb- b 66 or(Dq)e T v L =cEo) =@(D .He F I v o Q O-EE =bE9 H E e. J'-a 8EE8- E€" # z I r- ti e o C'- - (r, $.sB€ $ E.E E5 E - I F z 6 L Jv 'll= iJc q) a0 E =E EE il ,XE =g E* q) I .6 a) o M oGt EN t''t E# gEg r- l HE a0 ho v J L5 od F (t(E E^ F I J^t :ci: F J lz o bF 6 Fe s€a E q, t ze ao Io: M 5c O s t -61 tr 5u g I =9c) 'v s1 cl e a FEF s o () q € qt q) \o tl\ I r- N I t I sE Fs o.S .!g tit \ I o\ FE Eji 3 t -s )< o-g Y-E.E ge I z A = E o, e€ nSH =f gfr a H=e =*= I rA z M er 'F =F Hr ?E *l E sl € els; flEe g t 7 glE &l o El o o " sgF'HSF*Htii F] z I "q! ? F] 0) q0 *8 o.9 Fl o J9E ctr a! I rh eh Est o z rc ,:t '=-- FEI , ..| 6sg qt!t cl- t rAll z?- * p $ -g -88 F(It t;-'E \l 'ol ol </tl QI Et € s h€ .- .!2 -(] al gF P t eii -E <H -t l\ *, i: c) u0 Fsgg €EE 9'a d S-9 e '6 .! c o E EI'Fd 3F s 3l- E h9 q) EE4 -g g I v5 'G 'i? | oS ti Q E F# E €sg F;E e E c 5l€ sl 6 6.=- .! FIgL K .g El Ht.= g CL ZE I c) <i:: $ tEs E g ri rtd Fr' s$p€u o CL o Elg# lJS I 3e zEl <El c U' ;fr g c E= C,Ea a'E a -El -g F I ; frl c{ Ml ii el '-.Ul €s a 4€e gs a g€E I - Ol ESI .E _?l E HTI *'] o6t G' t = A -EI I qr*l tr.ol '1 6l : -l oA 'E J (D S 'F(6 EE (Dc -X.= .F EI I 8-E t z E €I u c dl EI Gt ail aa s R t q) o Hl I E'iil il J,l € o (3 F. !.1\ T t-i I I \ I r6l ir= 5: 6t {, >ol 6l ^9 agE EA =o l:c 'o I ?a q) FEgg I - gE I q) u0 = fi Ec.= i,E q) I 0 -E ,^=E'E|=E-E E sl,rE et I o 'FiE'-Bn $rsEaHsFFFEii$ Hl *l 6 glbd ?61 E bl cl i= o-l o o El 6.- bl=$fi lr-loo 6l tt> e I t! I o (! c) u0 = cr .! EE q) ut .E U' o ET ag CL 9g I -g AU' .A J o ..2 o 6l .'t FiE I z ,x v o F o 8= trq c(It o>. e3b g v E.q (gAE I P F J q) a0 l-E*E B HE€Et =oo F.F 6S F (|)€ F EP b X q) E0e I c) (D-c 11 '- L REE€H o-c(5-C O I c) rn M Q # 5 aEd - (\'(UX e, at> E z gc EFg (!CG' I a) == r- H (/) FFgF€€ (D C.= ,b6 x tr o- o-c\ &ra P I tr z 6 e 6 6) a0 Er e Eg € ; F € FEE Bn'* T i; v r- o @ 4) 6 4) cl EEEgEEf, :E fl$38 F FFge FEs EpeF€aa I 6l a0 g- i6E a- '; t E5 -(g f^P J. s* J c) cAE; =c .DO Eg F -oE F(D =.:: N FE E;E I zV HX 5c -{ q) E c O- od \ E q) v9 cl :(! att I \J o) bo o v Oe =a! 6E \Z .! FFg o q q € \S € o\ l.l\ I tti I I \ I EE ii) >bi ^g #-E F6 o9 J o t! -s 7A 6O Y I o) eC -o F:< I G' o {) z b0 q) I rh z P Y ah rt) u,gg,*EFggigg* *gF,*gFgg*gggg* I z r1 z U' -€ I Fll -i trl q) a0 q) ig s-t 9S I E EY *- $=E el I I HG/' zl ril qA .:( F E,g Frl F1 s- gS 5E +{F I z F x -v {) HI sE EEE P € i El :l O fi (tc E E Fl . c' sr$l g Rl P I e€s€e E 1 t xlEl€-5 I rh 6 I I q) a! sEEsT F H'eE E * '6 sE = E eXl c EIILE Hr = Sl F 6 .< F J I q) g F€ E8IEg, I M I o rti V I I I I G li (J HgEEg m-g=eE B E s ;e 3; ?i -q E*|ge fre- € E€fiE tls l: E.FIT g E Ft.= c E I z ra o I I EgE€ E FF€ E P96b6 56o-o-6 - F EIS PPI EE 6 blg.6 F a I I E8..i90 O-.1= o o'- CLOI-YO- 6l F 'F.lq I d 6l - F z G L Aw )9 :E c) bo (t) ; ,.8 gE* g'EE I 2 o a r- v () oGt EA Fr 6l _= 3 ; ,x, .tY u, s.E; c S?i: as x vt F Eefl l*EE I EE 5 a0 J f.5 oGt c (I, 5 I -v =q) J Fe F= *t= :iE F o aA €E s5 =.r . SE. gE I ot) z-e eX o Fo 5 F !n61 s) Y2 o a! x t! R o v(D ,tt T urt bg =c g6 q € (r q) I b '$ t-; I t I 5cl i.r = 6lq) >ol o -- 3 ,tt .Y = \ N 7A (D *6 FE I -c, 60 F:< *b FY t 6l q) =g *E = ** aE efi z . FF E*; *=s*' a8 c) I fi 7 p v ah .t eEe H=re {$ u,9g,HFFgsiis I z F] z 6l sl g Fl f,F oaa & cJ U' -o ooo@ooo :, t F] Fll q) a0 (D lo (!0 cLo a!+ iEEEEE FSqFS??: _95Xg3P :PRFNBS id E## ucseEc =EI95? r{l -O P(q c A-.-:--:--cj t!><oooo do-,ir-dooo ooNtoos o o ra --.-.-r-.. I etrR$RT 9TY?.}?f ? .€ANS+3 rA E(/) o =oeoix6 I o .--- zl HI cll .t EE8 :>RRNNg $ i-g&,lP g-g-gsrggg J9 Ea3:*+ ..!tggggg (!srsrg;xg dea v rl .'t Ctt \t CL Y, aa u> u> u) aD a (n a u) a u> u, u) u) at- <D u) u) (D lo v X pl '6 (l) tq o- a<n z F I >E .=(s (l)c H I q) €(u 'aE l? d I u0 (E '- I -v q) -Y, O E(I' - I xi -= I ao) l- _tD= aqf; I o l3 r6 v V I U I F5 F. I EssFgggE$gg, EAft ri u) O-o.. di:E F I od ,'-C 6l -.6 c, = cc(\'= 6 L 3v C, (g aE(DcE -EEcRP s= E:E G i') g 4) bo (D o (t 6'- CO €a €gg l€ -- 4. o () :E (D E-c E8 H EE E8 i: cE c) T4 oct EA =93- EcoE G'(EE(E- OE9EF -?E F H€:e F EEs r E s€ $. 6l =g-g (t.= 5>g>i5 .+FEE lg l- =.= = E RE '3 bI) t-{ €Eg Fo. ECE r=>EE v F = bo FE 'n = E*fi rsE | :t JEI l,E c(lJ -l J o6t .g R E 5-e:= o+:<g HgE s.E-9 J o oU Pa 8.F S'E6 <o'-'=.E 6- F9-Ee. @POlo (It(E (I,ct ),8 F g Pg Pe -,2 .v F - b -i <l)(D 8,88E888E88-8H l:dt I a6 o a-(d o- aa Fg --- G) s I Hj L -E 3tt :t o= ao aE s= ED.= E.B () 4 o as= trt ag ,E -g € r$ I .q) r- N t*; I t \ I llcl UE 6lo >al 6l I ct t q) I z cl Q) u0 (l) I rA 7 p X art en I z ,-1 z R6 cl a da !r, a a a €€i--q to €a o--€A-6- F a I F] F] (D a0 q) ec-R€??F?q8S?8?FFF8?€?: cJcfr(pFNo$ i t ?r !??9os-ssrss!qsgs,.sslstsslgslslF 3E8q_q.q_q_7.F.q.q.q.q_q.q_q_q.?.6.q.F o-o-dASESSaBPPaPBARaaaAa 6@N€OOO€@OON€O; FFTNNNNNOOOOOV' F. F:5 _E; -- d .. X c d F ?sRY?FE????99?9St????r I 4 fEl 5 ah cl *g3E=SFP9F99SRRRRRSAAAg g (D s|srsls, C/>U) U) CD gsl sr (O U) A cD gsrsr g srsr (/) A A U) U) .gsrsrsr.s </) g .g st .qt A U) A A<n saE.5 i oEd F Cl- o <.D Ct> -a I z x x o F p P I rn F .v q) a0 q) o I 11 I o rh M IJ U L z I ,- t'{ 6 (/) 6t I F.r z 6 L i.]C q) h0 a) vE c) 2 c) o6 T v EA F r- 6 t-i I ,:a J a0 ho J bo (l)6l px? -F x I J= XE .:: F -v () oA zv = I IdX >6r r6 o s F $ e9 I \J G) .6 en o 't c) .$ t N I I aa -- I EGI !'r T: = 6l e,, >ot o E Io = \ 7A CL -e t e .E (! F T F* ft* =EE o -Ff Etf eF,F=E' a! z c) fA T z p th X I () z Fl ah #I EEE H$FF EI {f E E {F r-{ zl {l l g I @ Fll (D ao -EO ruo cLo + att Fl q) eO rdl I Pg I rh I -, aE zl rrl t^ '--! FE8 O F{l Fl EES I & rn x pl Ec * rE 7 p o F €* s EE elgea I rh t'r .54 6 o a0 E€ ; tg E-Hg{ o o I v '- rh I v c) ti (J EE-E aa- EHE$ z I r- t'r p v) FEF+€iiE FHgFg I F z d 6 L =6t PO c) !0 id (g c (It (! +E 3 rE o, o E*F I 0) 2 c) o OG i:9 V (.) EA ea r.u F l- 6 F , x,'6 6E SE; 3.= (D c -(D a= F5ef;. I 6t bo t.t F: x a0 I (|)G| 'J -tr I 3^o J rz JiI ol aA a vg FI dt= 6l (El x q) o- t =.= zS 'oi M 5c {l EI ,:{ E a (! s t u9 -ct tl .! ^p I \i c) A t) EIE uo =at 19@ E! .Y s o () q t(t .q) f.) I r- '.$ F; I I '6 I .F e'08 aE $l -- t n E o ,x \ I Ff; EO. I CL r! -s E€ C5 F a! e! Z E #P c ,-E €€ I = H q .=.,F tg .- att C" c ct 3f = EEE =E = a- eE CD z Fi 3:E .g F E o I ri 7 p ge =E El =e-E o- | - HEg ElEs€iE Er b a! bl lz = t c ! H:i .til Rt X t|E g c glaE€3$ E{F Rtg ? s Ht FH rh I z FI z r! o o e = + I Fl F] (|) a0 q) o e:t a! at, o o I rA .a o z H + ro 6l t! hl (r> I ri J * i) .o= fit (gL- d-<gH >95 F .u -i6 E- .E Eg 'e E S. € c gg€ #a s Qtq (g oD.E zF. E _a E = o_5.8- (! (! 3, I -o -c cQ s/ <E <E fi Jz eFd E$5 EHe E€ * EF': ssF E € 8.9 (t) e c) o -:< 8g E E EE F ; E I hg iE,# E (B .iLC, v'x va lJ lL' o9 Fs* s Eg= o, g€E € €g E' € c= c Gt : Zs FFr .=a.-aE (B rlS (\' - .= -_ s^ I (o <5 ri =l 5g 5 s ,i E .1.E e sta aDl (l)l J,nl F:l <ol +F aE r sl I 3"El ZEI < El ,ll c -El x L q) oo (! o (n o) F'a (sc 69 . frl q) i:9 o -ge c'6 (D (g 6t lZl a E .it ,a sl t'r =(It .Y,'6 cL EE h gEr -2 I -9F o= F I C 9=l F5 F> --.= o .:l -q I (t : A0 ool tr.5 I o6l 9s .E; o *l I CA o'46 I JI X !ul tr.ol d rl ;i(I) x._^ *v, - EFI F -r! -'c-o (S 'to El a 60(D I z (|)'xl )1 El a c 8l 6| al z V 'I dttE o o CD c s s t 9:l I as 6.:l U -9 6 P,ol a c o fr J,l t) .2 € ts I ,$ I I \ I I I I s'o E aEtq \o F o.! E.= rJ .s g5 I I I I tlE gg E€ fi Is l16l I l16l I I ll t€ = I Iel F I I g l(,lF. . E , E etigE I I I lzl'd t>tE lvls I rh I $I E EIEE €I F$E I tvttr at) EIF &l o o &l o o I I I lzlFr t-l lFr -- lz lf, I t<t5 t<to I I I I tit6 l;^ilAO tYttr tJtq) EEEFF g? gE aeEF$gEEEFF?+?F$FF € F F€ 6r? FFFFi E } I lF1 lF.'. ;18 E E E E E au * ; I rh | .- $ = $ H E E E t. E E a t. a a a a €. fi. fi. {. fi. fi. fl. fi. fi. B B fl.l I I I lvto t7t6 liil,:l L O. l\ - t- g|eg E F F gH F E g F E I A gI F E E E E :EFH : $E EE HE EF $ Eg E FI# # 3 E E E E E E E E E E E E 8 E E E 8 E E E E E 3 3 3 E E 8 E 8 3 E 3e g gI gFI a€ I ga€c F"g = I I *l rtr ! I HI z E-l ec €FssEersFfi sHc$=tc IE F EI l6l I \J {rl Jgl cQl lcl | tv t lq)- lu0 Itr lq) - 5E h 9t I A. I v ' (, vl. r5l Gl | '?l ol IH lt lli lJl I\J gggggg gggg; g gg g g Zsl I <51 ri;il t :l ; chl E F Ht $, ssg Fg h El _< El I zEl < Hl .L iJo q) a! '6 c c) = -:z ,-€F E'a €6 I .' !l E E 8l rE () !"o o) 6.3 _9 t ? tr qt 6l }4l sl h -::l o6t EA lr E.E .x, .r, *g= re 7 EEp C(E(! - 6l F l:E-g :1€ E I +: gpl E a0 bol J tr.EI il €.9 l5 tr-I F o*l o6l gPs F O)! I =r H-Ql -: E r:l V ii-cl ct) A l: q=F HE oa g- FCEfi. I r s€l = Edl rclal F s a) (g _,x I 5 H$l efigl Lag ;o () Itr 4 eh ,gg € .Q) f- c-l t.lq N I I I \ E IG rr= ,r( 6lA : I F'\ >a '-E .s I Ic cl I z 6t €) AD o I rh 7 P X o o I I z Fi z l-a g-& 6t I F] Fl q) a0 o FFF$F$$??F€ aaSggbAggeE 88#8 88EEE88 BseEg=gEEi EBEFH EEeER=g $ frt #.EF#8####€ ##;EA AEE88## € I rh z ri o J Fl I gF I €-8 ge-98 s 9"TE?T"TE?? sSsaEabagee 8E8E#8# 8888 R € iit e-a-;-;- g BB R e €tB e I ;_:;-;p A8 e I sgifi$g$Egg gl=EtEE sEEg$$E $ EEEEAE*SEE EIEE888 8833383 E I rh * -\Z p Zt' t h€ ,-Q eiE {r -1 A q) b! Li .g q) H9 I vi5 |'tr og U L Zn I <E Jtn F' F.E I 3s ZE <F L o) g0 cs .rB =6t iJo sE q) I trc) cl !4 6tE F!€ oGt EA F{ 6l EF F I +i &.9, -. PT 90 f.5 rg 6# Ft tt (|)cc .j aFl cl r-l r7 .3 !dl 6 al o0 cl .rt .o xEl I x s ct e El G I q) IY r3 9;l 6'Fl g J,l c A AA E t o q 3 i(l ,$ I Q) fi N I I \ I !t 6l !r= 6to I oo Fg \3 "s I o I 7 cl () ao q) I rB 7 P v IA (h rh I z l-l FI z F I .f c) a! .---.-:_ "'oooxooo'o??9?9T?YtYtt?tT?E; tlllP R E{ RR 8E:*o :r+++:++rre- ddo-i't6o-ddo-o 6OOTOOOOOOONOOOOoA: o-,ito 55do 5: N @ o o o* @o o N 6 o,.; $ o @ e-NNNNNooooav, .-a RE e tS ra.-.-.-N9 s83pET EltT??3S nta F] t-l c) EIEE ;#g;$#f f.f.€.f.f-€ f.q.F.F.ss.f f.f.f.5 #s Hs H;$s q I rh 0 z ri 5 #IgsgR$=gFEEl:aEEEggHEESFEEEE HgF ;IeFEgEE ,.1 iril .g -E -E9 g s s sr sr sr s, sr sl st g E slsl st.E s, sl stsl st st s, (nu) E g .g.s -s ,t-lu)a u)v (DU) au, u)<DU) u) a <D o) a a a u)u) u)cDCD aD u) =lg.s ^ol -lu)@ -'a u> a u> u)v) 'E I rh .v J p z p F T q) a0 t'r lz o q) I 11 I rh () v L Q z I |? t< o J d I F z L 3v P9 o b0 xE c) I (.) o OG! v EA 3 r- 6 F t'{ I 5 a0 t-5 irtr J o6t t f,,{? JI J vg F 0) aA =.: .80 I z .c. 'cx E! s L {61 )49 'to u T u, € .9 A I ti t I lt tr -- I tt r,E cll(D >bl 6l a c = o ..- ;\ o\ '4tr cl (! "s t q) tg I 6t =g ,-E €€_ = o z a|} c) I z t) 11 th a2 urgg,Hgggg€gtsgsig I z F] z 6 I F] FI o q) an c) d5o- 600 OrO +++ S-N OGG gs?R R g?g E E F g HE Ig* gE EB q.F.q.a.fi.F *e E E$EBE$ II I E I I E I s E EE {ei I EE 33 FEI U)AU) o-o-o-o :rE 8 E E I I Es s $ B B fl fl I z tc Fl (h ooo (r<p<04 li+t NONO 666G u)u> o o) u) g|e g gF R HH F E E F E EE F$ E EE Fl#8 383 3 I 388#8 #8 EEEE 83 E3E E 8E 3388 E EE88 :gF$35HEEH EE E H E = I rh v Jo JI p 3 lq zF cc () a0 'H€s B:fr E*s; s rb l4 rY F-{ o) I H L €cEee l3 ri (,) v 6 Fr (/) $ EEgE lf IZ - {6 L o '6 c o :o ;f a@9 F '99 a0 = ct+ x6E l€ tY. d o q ,gE o6 {) E"o E'3e su>_ o v EO ct *E n TEF b F .y,'6 -- lg 6 C.= *g= 6 t r:E-g F€€ J G' G' l- 60 6= I XE e Ae ,l c)6t d s)g .rl ?E €[H t lE F J ru oA qf,F gE R- r ! YT >.'* FX d ,:l F gg= €. \ s I hE a i'q 6l F HE A =* o () 3 4) rYg 'E ql .q) r- r.1\ N T I t \ I EI ct E{ s I c! c) Gl Bg -N I () A I z q) a0 c) I rh 7 P 11 ra rt a2 I z F] z 5 .- -.-._.-.-9 I FI F] o o o0 (D €FFFFFFFFq$F9F6 AASSASAAESSggeE ideE$E€9?F* xr$RRS3AAi6 E.Rp^'8$ 8 8 E E # E E E 3 E E # E 8 3 ; HEF888###E #8.q.qES*EE*E FFE$F? XXI6P PeReNS hl t:;-;R I s p I R e .El e a---j€ A-B p e g-g I z r-l EA ,:( F] ?FFF€FF?99$F?FA SEESSSAASAbAgee sl sl sl sl st sl s, s l9 -g sl s, st s, -s a au)u) a cDcD cD u) a/)(t> <t>u, <D a E sgiEEg*$ge gEEtfE SEHERR f; i5 ") 83EE EEE*E* EI 88EEE 388338 I tn v \./ () J ;l lq zF u e q) a0 rb rY tsr J c) L o U l3 rh v M 6 v) F I - t2 il L Cv iJc q) b! l€ h c) o v ,:< E o6l EA F c) l€ r{, :- bo J( bol t-{ hF "i1 r-':l q)Gt I I ?e JE FE ltl l(l .ol tst _l ET I I z'* FI FX o. dl (!l ,ll l s L I -r $ '.u 6l EE Q 4 o € <3 .q) ,$ I r- t{ I I \ I Eci vo ctt c) >Dl N "s I o I z q) a0 q) I rh z M o .a I z Ft z oo NO qy .-.-.-.-.-!p t Fl q) u0 q) L{., o - T a i -r884F888R???9?9t?TlTtt?tT?Ei v' -tF O = <u g :lf n\ .-.-.-:- + +: + t f +rr €loo-"06€0 ooo600000000000000: -@ooNooosonoNoooo60:- <.o'J$rcrtor<.orNos o@ ts@oo os @ooN o o 6 o 6 o -FNNNNNOOOOOv, @o ; o G o o G o @6 o o o @g frl r^ F. n dl# 8 E d 3 I E 8q_?_?.q_q_q_q.q.?.?.q_q.?.q.q.q.q.q_F_ HH EllEgH I O O r^l-- --.-A_.-.-.-.-OOOOOOO@@OOOO@OOOOO zl o s I ? .€lSNgHEeAR??tTtT??99?9Tt"?f A$ o =toaoxoooo6000000NNoNo6Nooooo ElAa:-+dSSe=S:PPFPPRRRRRSAggg ?t U q$ N elg ? u,F -=l @ l,'lo c! @ ci, g s g s* g g.s g g g g E s s s sr s, sl g g g.s s, Hl <l .1 .s -iil u) an rt-t<D crD u)"J <D a a a @ t9 sr .s s a u)a a a (D u)<D a (D q> (D cD a u) u>(D u) -l =l ## El#### t x :o pt zF p I q) AD F J o 4) I M I o rn !4 U t< z I 6 |? a F I F z c li PC o a! o ,:f E €) I r- v oc! =A F bo t'{ T a0 bo ,x L ,l( EF F-l oc€ 3^t t X J o sE F aA =.: zW t f=: X 5c o 5 F vg l= Yt I \J O) 0)l vl o q i €) tl\ I f" N I I I E* I: $0) >Dt 0l Eg o-= 6l c\ I 'a Et .s I q, dO ?C, E9 F €€- F I z q) EO q) I ra z M a o ra I z F] s$fsggEF,fl{FEag*i€ z 6l c G E g I F] FI o) a0 q) n1-5do-d do@oo ET?T? oNn-N FOO=9 st sl sl -g sl aDAU)AA *d |EO cr-o sB F] r^ P* I '5I e 6OOOOO ra TaOOOOO z 6l eRsa$a X >rQ 'l( Fl "99?9? -s s g "s.s.s 9.d e* CLg q, a u) u) u) cD ct) I z F J d) p p Gl I rh o u0 ti -u o q) I )1 I v c) U li z I - t'r € a EgsgggsBggg, 0-ooo 6l ,''b,tE I od i-r tr (D Fa z o un o () (o E€ - EE :E 'Jg E-c o .; a (D EEEEE I a o v r- d o6t 60 Fi =9 9rnE A. 5.8 .g .XPz 4EE E 6 E.E o.EE 5>S>i5 F = o)= .9E I = I bo J bt b0 -g J r. (DG,l( (o F-E I -v (o =j? J (g (It o aA s 6 vE E (l) =.= .40 t L Za. HM Fc c) & s |.zGl E, s a! u, ;.9 5aE I l/ o) A t) ED= CD.= .!-= ,h6 s o € (! (D r.| ,$ I ,? T I : \ t a0 a0 1r, gE EE a e .. 3 o.. X'-a J (6 H EP o .. E Y cal c.l trJ .= ,tt ,.s I sF ;io. tFl o Erseae i=tt =6 =Er ao = * F6 =Eli a a = t .E o0 E.e '= EE z. ra dI .q Fti = -t bsi ea - 0.{ z I 9- s= q) c6tr t4 t-l ctl U0 z o *, E* e|gg d bl) v a $I*FESgFg sl gs Fl s; I :Y C(l- :o z F1 5 T^t v z t;.E c 6 .-E I A! ,-clt F)4 a' bb F z * .g F< 55 g e,g e88 (r, q) gqPe38 *.g 6= n.-== o)ct s c - €) E'E <'; * q di:oovv FF S s e e I 1:U0 81, (.) J€! cg E a & 1 dcjcjdcict oo(Dc)(D(D :< :< :< >< :< aaaaaa :< cicjoctcici o@<D@(l)(D :< \< )< :< :< aaaaaa :< s*14 I q o do 3: 9cB<t- P P E (u 0, x'F a'-g z p F b0=F O-c sE I cd = )tr * s c rh & P: gy. gE o)> (g P6 F v E€5 o(d vo Ea 3tr oY 6o EO- €) E"E Eb I E(tr )1 ra .E ,=o Ec BE EE .=6 I o PK =v)G! (E -:z .88 g6 M '-l = J .Y 9S U be Pb ctc (gJ (J (\t z b= I =(g = J 1. (Itc ;a dCo !=1,tr!r af, :R 3 r- = !q Ai =(\tO- Eg (D (t' a >(D >a 9E F a *'1 -6 .X E x I F z 6 =ar*l Z n 't F. 4 A 9p -l E* !66 *.4 gg"q CrY (It> '-q (D= -F Eg au o) (l >'-Y Y (5 ct E'. f,* E6 .: o G riboJ'v vFl*{E c) gb EE E .. Po toE =i 6e F O-Ct .. tt) (I' >r Eb Eor T v 783$ )9Ptrtr .j{ x r-a s#g I.F E E o_9 E p'E .l!'a --=:g -Y 3E 8. e9 \./HH= .v, 2'o- =-o .E (S- E9 -d E€ 9 h cd !!=F^,! (J 9! U0 oo(I) .9F P .+E -9P <t) -+5 o=6 ZE E".E F F 60-E Fo. 5Ee E cl (D >\ r=>.9 Fo- F> EE I bo F- FIEFtr - = -!r ,:l .:( JI c (g (D C' bo b0 G' O) J TEEA (It .9, EE 5 B.E.E (D I iiE€ J O(o 'u, =j? J - o =(It .:: ;_e rE d= C) F 3 F3 'zala- p 6) 9 dr.s B L q?)C 9<s (It ct) \u: 't\ -o - .::l = .:I .40 (n 6 deEs C '6q .9b .E'9 -a c: b I :< aa /. .a) J trrX E 5c 0) =.EE-3 F{Ss.yP Fr=oN F U' at, :< f g (! c G' f s z, E v9 -6t o E* F a! = tl a) I - CL '-1 a E t \J C) o(E o.g = :{- trr?tr6t t.F.s,F vts h0 4 o c) t o- sr o :< qp -F .99 alo .99 € q r:\{. ri I c!it* .f,OV GI t-; T I E E I dE sc6 .- a! a,) .. dE.E -E(l) .Eat= v co .- G) o .. +'-,t -tc -- \ \ c\ \t Eat= -t tr F6 t F6 I c) ==li =jZli ao 5= I Ed q .' .=fi| ,.,ft| .€ o- cl oF -r 9E P z I (D -,3 Ele" z U) 0 H|I 6l .,.,ro E- EF* g.-BF:F 11 sl F sl ss (Dt I (Dl o-l ooLl oo z F] R z .-o ooo@ cl d .EAA-A-!.!.-- oo-*8a8 -388e8 .-.-.-:- I Fa F z q) e{ EEE '!EFHbF 9XII3P PsReNSg EEE# ;I "9??FET 8.8 # 8.fl.€.fi ; d; v888E88AK???9* =Et9'{$T?9:SP=9 E #;;;$ qq .€. FF F f fi fi. I frl 0 Fl EEf gEs- gsE$EE 3EHEFSE E #s5EE$FEBEEFsE st st g .s .E .E sr g s ff .s g g * g g g .g sr sl sl s, g (.t)a Jq (t) - .E g E u) a u)a a @ au) a u) !- @at) cDu) c.o u) -s A A AA ah aDA lo J J o '6 *uF E IE .-F € t? f$e $ Fs P dts 7 F E - :tjj, d- -b q c AF 6 sl d E 3E*E E;eE d.3 g= €x$ E l? F< Jo c) F2b.:< q=aQ EEac )\:3 5.(o !l_ r{ di;i .t ut F*dq Pi:FG 66'=s ai: 6 *{b+ ah -E6o) gEEFF-gE gE i_€r Rg E5 lF fn o U v V E;FFRrsE .E.eqLL+YJl< ?g E.=. d 9*.ia,o o o 6 b o_ o_ (n = aa ti ts- ,v E cSE d H:ts .. od Evt g.g 6 E: FE a'7 l€ EE= tY. q) oo(EF_ o q) v 5E E.== E;g o-! c dt = E 6 9= E E, O((' ft E€ EEtrg s-=6 lg b0 J' bo F 5 6 'd P. . EEEg E* ge I f- H- J J ?E .X I "J5 a 0) q) v: csFe$$g I =e t)l o E€ |! ag s \ I =t a!3 $ Eo s EE sg E.E o 6 0 -: o ^o3 rA r:s I (r1, I T (! :(u .Y -v .- aa T a.= -.-co !! O.- o J'; .- ^-X@ g ?E c\ ;E =E =2e ggg EU,= ff F5 -s $ I {) B=E aa 5= I c fi ,-, f; P z El g I z Q) o = *,=E=$g* 6co *F i6l o rao Pl !oF o )1 $IEFIFfi ot (Dl I z F] z Pt o-looo-loo o do-o-o-o a-ooo--o--F 666666ts66,66i66= A .-o o oo@ooo ;h -c^-x:-oN oooFooo I Fr z q) 9F?TFTFFfTY?E; @N€OOO*@OON@O-= FFFc\,lNNNNoctOOOv/ srsrsl.ssr.eslsl (DA A </' U) U) U) @ U) ooooo600600000 .s.sE.ss F U) CD U) (O i5 --.-.- .. _ F O E.= = 6 ;i 6 EEE EEEEbb ;9AQYo iiAA,.i.oF 6;; 266d gx.-.-.-o -Is ?f9?IEY 6<ho-cocir F-cJNNoo sss'slssls d ?- oo60000 ?-?_?-?_"_?_?. ooNNoNootsooooo d v - 6)<OhOO OONSOOS T?S99?9Tt??"?r aEf qFR$RT 9TT?}?9 etrPeRRRRRSsAss €E.= = E O T trl i IE F s.gstggslslsrsrsr.gggs, -.9 lu:+++osNooNso rrNNNNo dooo@@ dGooaos h1 u) u> ct> cD (n ct> cD cD u> cD a a <.D a -, cL a iD .tt gEfr ="ONo- -. a a a u) c.D u) u) u> <t) (.D u) u> g) * g*., ,x T v o z P F d I € E arE H s.Ef g F J {) I F1 I .L- o v C) z I r- 6 a eEgg $$gg,gg F x 6 gPt c(5Gt I l-r z G .= o.- €e (, (s > E :.t r! EH .!v q) () F.E s 2 T C) v ,A( 5 eeEg esH c9E (l''= (D h E€tr€ = t-v F Fi F... F> I x u0 J b0 bI) J lic(u(tt 6.*Se. E E EC .q FEi .=: Z ffb 8.F -? -F Jl t =j? =)= vi x r € q) EI Pa 3 EH PE g S E. &E & E P 3E EP Pg =.: ., 't. a0 (t) I aaaoa 0) LiV ol 5c & s q) {6t Y2 gF I \ro GI C' Q) ^5€ t () q € cl t t '$ H I T \ T 1a !Gt \o c\ EF -E o T I 6l z I q) a z P v o I tl z z v)a6 $ N- N ooo6000000ggEEF3EE* -------F B jjBEgggcgsH?FF?qFS?fvtt?rr?E; x 5 I F z (|) ; EFfi-gycJqJCp(9-Nos6@N@Ooos@oots€o= i E F$;;E$$$$nn€an8finan$$B;##$EE FE (s F $ ssxcBs.s8.R9FF?FFF$E?$FFfFa€FF E€ I E q .ll F] cD 833:*+I'gse=sspetrpeRRRRRsaags i .9 at-cDU)aw' f,i s .s .g,* G E .e & s e (DcDa a u> <.t)<Dau)u) E FE s s .e (Da.Da@ .s s, sr sr sr .g (DaD a@ re .g a .g .g .g .g -s .,s b I s @aa@a Y, o- 6 le 7 x J o F Tq l? F< J' () €) U r3 d) rh v 54 v) lc tv. 6 x T€ q) o ! v ! I .$ €l bol "vl bol F ,1 F I I ?E ol ;E F<l :dE ot lzI )1, 'l I q) I =.: (EI (n Eg 5c FI ol - i -- 6 I :E iJl .9 1 O q) o (.) q € r:+ I N I t : E E (Il t 7.= Gt F's -g ; g 9.x ?e E lY U).q ^-J 559 (,) .=H .- 9.x E 60 t\ N ;E =.!= =28 t F6 =ah= gee =2-n a,t= ff F6 -\ I (l) g_eE =ELi a o =jZfi ao ;= t4 I Ed q ,-, S .* o-o -r ,F 9E Ed e -, E z q) 5El pF s g T Er Er=f;lpF =Hl griE,Hifre a z =f;l V a rl f,g $IiEgHFfi{E sl; slgg I z Fl z =FI .9 cS a! cQ t <r, or sr Pii fitrY E .YO F E=E =: 68 E=E r!o cLo zl q) u= lIE €b H+ E a!+ eO <l ^E ri I/X.s o-e cr, 1g >I I <l >l 0 .l .?7 8€e EES z, E.! oc oa! RE O.cr 9EE EEB 8.27. -o '--- E 9,8 ii9g (A CLsi O <t .3 -v DI F' qt T rh X E_ 60 /t '= sl '-o lE. 7 F ES .E-E (D Pg .EEg -.g D =(U - t B$c€ $t eEe 6 =oE cE 6 I- -E (E E- Fqr(tr p-a e F .v sa:;g sE a=A EE Eg xcCl 0) o g F; B (g.E - cL'6 I )1 d rh M I (, = EgEF r€eE (6rCE F9;B ; $ae Bsg = U,E 6 g€ .F gc b z ggEE'FF F6 EF I h O t'{ FFEg oE ..= F E'6r g =Ee 6 g €Eg sEg' 6tl c e'R t d (ttL l- (o'6 E"o (oP) -(E -€ z 6 ;iI g o c(!- 5r = crg qo) Es H 6 o trl 5l c) ii E -o= ut= Egg .!v .g o v hl : F< (I'= 5 eE o.= o EE aEsE - = T f- .lt ol I ;gEE* t(/)=:<co E.€ g€ i (D-o ^ 5xO) -v. o u, go-ur 6 o0 Lrl 'l F Fo.. ;'=€E .o.. 5FE5 E Fo. t J '}, .v a0 bo (I, '6 (s(o E^ F l? l-j 0) JI JI .ol C) So- (DF 6ts b '-l dl 96 9(5 o- _o g$ 5Ea lz rt-i = a0 q) X ol -ol (n a rt: p 0.l .F C,F s dl Fg q) -U IC O 6l 0) EF I' rL 0 Es r) 3 -d ^o'i ^6 E.E ct q) '- =*"- (0 r$, I ra, t-: ! t : E (0 I 4= e6t EF FP; gEg E 5 .- cl) .t .. EP Eo= .- (a o.. y --_ 'a6 :.iEfc. (D \ oo >E -att= ff F6 tF6 's I (t) g_9€ =ir aa ==n ao 5= I 6 -,H P z c) 5 Hl s T z aa u, iE= r -t s,E uiE=EFt*e ...*:a i6lo (aar 9lsrgl tIlF v o *l oocl $IEEIF$ o-l Hl oo El o-looo-loo 6l T z F] z o G' a t (E €, --o F EEE aEo cLo Gl+ aq 3 E t! (€ z c) fo o o o qEf ED(5 a! x CL I !2 O x '5* (! J o o ;6 = Fl ssE d9g GA O- -t \r J (D *l (I' c. T >- 'adS c C' al, C-O z F I o E*E EE c Eii :(! ro E G' o) -'E (6 E o-ts p u, c (tt -(/) :(' =Ctcl :g flggF I 8-_e F Ef=5 - dP ts (Ita 'ti co) 6 C.= Eg 'a,J9 9o dgo >LO c99 ii 6: e o):fi F{ .v :6 o 0) ieeF (!6 (D= t EHE st G' € Fr !!l fit c :1, o- H_€ FP +g v 6 9EE b(g o-'ai a._ \O = F sl-e* o ailv '5: 6-'; (tr " F I () 14 Q F€ F5 o) .i: c. .E d(! Ftr g,E# H - a H$l$ c, z Efi Efi (D ;X F(D 0) E FEE I OE EB ==cto r- a EESE =-Y E 6 8.6. AEYE F =€ p .E r! t'n P6 ..9 t F.t z 6 + c q) a g '6 E5 6-9 c.= E P g o E6 tr^8 aE.:y ?:a = Q) ...c EE g I :.: o & t jC- =€ x,'-rn E' ogF R a= ss c 6 5E EeBe -lE e€ i3; E.€ . f? F F 36 g SFEE l-o. FFgs e=E I I ':{ v a0 o0 bo -] .:t -c (5 (I' E +l *E =6 ;i? x ge $E.-e I vE.:: J F c) x q (g 'F (D o o- o-o q(l) ctt @ 'F (Dc x'= (Dl: (! F'spE 6b b\*a 6EE$=*P eB = g! z,e (n o- O- E E- I aa trJM =E c \ t q) v9 'J c{ 6 Gls a! .t I vc) o aA= =(! hC -F a! Oe -aE --c v(! () t q 0) b t- € r:s I N I I l a- €Gl ?E -= qt --(q l! Ul .- ;-X<O =59t2 6 g .- o.. :'; JE cl, iE Y EUr= o .. -Y'; ?2. :(! .Y \ o\ \ .t fi I ?E (g=d) _c. =an= F6 ff F6 = =izn- a a =='i =*li 6= I E 6t Ed P r: ,F q -r E o. .* o -r 9E oP o. cl -r 9E lz 5 Hl p I t< | \', tz €) 0 ei f;l s ;Es fiFf ;s *r I -- FC flFfr I l)1 lz a^ rlF Flg Fl::' $l:- . o-looo-loo " *F *r *l " Hl lFl z g 3r, >.o I p F z o) EgF iE gt I E x, =:< -o H=q 9t gEf 9g t E a ,:l Fl gEE e.t, F.gE 6eg (4' O-t gE +{' I rh lz Zt' :x p 8g 9€ u*C .E::= -creo EE (llCD c (! ar, o ? hd EU'CL (D: -F sE5 g'€ q(! T (r \J C4 -= E OE-.n <E Lr -Y E#e f l!.- PE Eo. 13c a? a .y. "a hs at u5 6o- I Q) :z ': =(I'(5 aEE' 'iE I o-- '=gg U) E'E l.- (! eJ Q e3-6 -=rE- a'6 C(g -E 6(l)E (!ee ZE =co) xo 866 I <i r-t ,1 A t-' ' ,:l E Eg.q > EEs o) EE s0 6 g)= orc-= 5 AP d._q 6 I {+l? f E X(I' ZE 6t : (D e $*a v (u 6.(E. <F o- (g U> R:a c-E .rI 3 =E I (D u9 E€ 6t ?: 14 p ,la LOI -o J-- = ;(o tt, E 5*s Ja E(! tP r-d ctic .-'6 6c- F9 .38 F F F8E F€gE =96 I F> cc F" :> r=c(E ,ia ,l( _g c g- oD -E b0 rF r3 "j o *gl -(! xo, g t_\ .Jl tr.ol ct rl o lDO ;i -o _oE .rr=R (! (t' .D =pb =': ;.:C d 6l F(l) =iH PE SE. l, IgJ t!E '6! El Q)':i| X EI o o- oO aa c 8l R :\ 6l Al E $ o Hl t! x IH E:.RI o ;?l & J,l ta F€€, t! o 3C xg vaE s o (J 4 $ (! o I - o\ ri$ R I T E :(It .Y -:z .- (rtt .- o..ca T €Gt o.. s I EF ER EP Ei;5 =art= fi F6 I -a c) 6 ==E aa F6 =Efi Pa g I GI z I z A q) 0 *iEuEg#Er i6l oo Pl Goo o:< o M ut (Dt (Dl sriE,HF*tF I z FI z (Ll ooo-l .g oo 6 N qaa .-@ eeeoooo i, t .xo (gO cLo at) EBBE$E ggg!EE3 ; q :FFiBBRRFs?R3 F z q) ag+ eO ;EE*;# nn+.en€€ FBF;$;$$3nn# 9.s EA-.-.-.-o oo6o I a ,:( Fl .gE r_e >o qh-+ (D tcr) q, cL-i - ggEfEE gEHEF=E E #EE3RgsEFgES gsss,res, .6 Y. a aa @ cD @u) E i,6sss#egrggsl .s.9 slgggggsl @@ A cn@ a u) cD u- u)ao u>v' cD u> <D u) u) cJ> (D I z X J F o ;) E€ o '6 (I' 6gF =ao d g6 5E-e t D rh E o-o EC "o9 -.t, =gH "a *'F g eH t'{ .v o (6 0- gE:. I X I rlt (d U =Ct (/)E '=E EE (!e G9'i6^ -tv 6-:;< F 6 E- z Eg E P 9.6 I f-l F + v) ! PF I -.o F-8-8 d,(EEA A .. = 6 t od F d (Ua!(E S s= eE- aE* (o z 6 H * Ee €6- E8 €EE o .6E E BE :. -2 Ees I .: & 6 5 Er7 |? v o o p :sE 3gE +t.s ;ESF e P_g r,E s fcq, 6 F. F F€E :1EE Eg.E= ES E- I n xx b{ AD ht F -E C;EE€: -ctc e. (! (I' ct =E J x sE- ;.9 E E'+-€ I =ll X* J 0) F q) $F HS orab g)<x| (D 6 R 6E656f o-.o0 ggE.FgF* Eo-o-ao- h .)< tr -E o-o- F tr Y (tt (g 'c. (D o- ou o o-E Gt Gto '- (l)c(tt X'= d) J 'i^ d a I oa ze) rrV () 5c s L s -6 X9 c. r! gt sE I :a! s l, tt= o) b0 () ED.= B€ o 4 \l o aE= a|! au .Eg ttl l ,$ €) al N t t : l EE 5: {cl d EP v o .. (E \ "s f; F5 =att= t c) =Er I 6 E'6 z I z p c) Fi 0 uiE=ggEEE tl (J (Dro 8l 6(o o- X o ot ol t z FT z Pt o-l oocl -g oo E I F z o 'ito-oo-ddo-o-a-o-o-Oo55F NOOO6000tsOO@O@O: ??9F?TFTtt?t??;; s6@NOOO€S@OON60= FNNNN6IOOOOOv, slslsrsrsslslslslslslslsgs F a a a a u) u) rD - ?_?-?-?_9_:_ _ F ; u) u) o-o-o o-ii.itditdd 6 d o o o o E .. E6 6 ; d - --o rgo o-o a!+ rO ? ooooNNoNo6Nooooo Y F 6 .= Pg I o ,ll Ff TT$?999??Tt????F =o@ts@oooo@oN@@oo sr.Esrsr a F-NNNNNooooo g gsl sr g sr g g g g s g .q e iD a u) u) u) (n a u) eE.= u E = i5 i = X a a a a a a a a J- 9L a '5I e E e E E.5 h'+ E.S I v .v fn o J EgEE lF, F E:-Bg g;EE c\l e€sE lq 14 o U EEEA ;i=c:o) (D ;+v =-o 6Ego o-c:- s€ c o)d) c l3 rn v M E E B€=5 - l-( a 6 g E g'g fl l3 r4 * 6 6 x 6l 6l c (5 :(It (It E€ agalt IE E (J FE () q & 0) r. (D E.s - vc) E2 :r tY sg-s & -v,'6 FEtr lg l- dC o -o, bI) F tr C'= F= Fs€ ,v 5 ct b0 €E f- EE= I ir HF i.- -l (5- v J J C) c) FGE 'f 13 u) F (D !€ .Y Y .:Z ooc) I F$ &o-o- 6 (d (t) aaa qt () s c I q) -) -r a! a5 -- s o <6t =g (J EE a 2(, p9 ?4 € (! q) r" (a r$ I N I I G v x (t, N _._co .- c> T 56l l! U'.- tn .. \ I ^-X@ EE sa 'll: 5$g -E .F ttt = (D -s I 'o =28 =El!. g€F 6= I Ed q ;"r B ,= ,F gF z 5 El g E gI t rll z Q', o s= f;l ,pH fil os EE (/ro= El E=fi Pl aoo I )1 flt z o rl ; Fl gs i6l (1)t o-l oo[lo (l)l F] o o z o + o I F z o cl, ag at, o o o t q .1 FEE g E.& + (\ L) a! C'' I J X D Ee (6c =--Gtc E € o- 7 p F EEBHE pgEH$; -'E- E €S I e Cq :6.EsE CIEEE 5 : A -- b EF€E _ly c oo =eE<s F J <a-Y g tsO O o &) i=336 E E I v I tr (.) EIH=E 'E^ PF:E 'Ft R 3 €+.- .E=- o' o) Bg$EF z E kJ .==Ed6E EE I r- F p a ,ll 5*=P6 =#H-6F. Eg ooE d5o) . E€6Eg (oc F 6 EX tE e T z a6 HE FP 6-9 =c (g G x q) t6 n = T :: () v l( E.E# :t'- c e= ss c65EP -x i6 -9 l- o6 c o F F o +FFE E I Fo. Fr. ,:t (! T o0 r'E J a0 Fc .sE I J^o ,v Eg F J C) (D ct, :< 3 Fe9 E.9 X.Q c 6Eq ;-o(l) ^ .( a E =.= zil F d5E I f.f M 5c c) at, z o :< o o CD c \ s q) v9 -ct (J o I \r' C, o 3t, o- c (! a! = (J q € s e ,$ - I t*: I I E l< G \ I -g a= lY U,.- o.. I .n €6 ^-Xat EH EE -.-!t (D EO= s .si 7C =9& (E=(I) * F6 I (D =izli =gE 6= PE I 6t 'E -, fr z 5 El g .==. sAE EF I Q) A z o g HI E€ EI 5E E; tl (J (a(Ir 9l codl o:< v o $I EFI F$ bl o-looo-,oo6l I z Fl z I tr z E EF RRE g E E FFE g** g* I eH *F**tE$* I 8338 EE* * sE sHijB;is p ! E# #s E 888 EEEEE q) E : 0 =rs I x tl gEm FfiE g|e g l HHR rgggHHs s E E E Es= :$RH35E fr E EE Flg s E 8388 # # # # #8 I E 3E I 338 EEEXEEE 8E I I J o z p F I tr .v I (D I v I rh (d () v I z I 6 l'" o F Fgg$igE EggigiEg GI x ;'R I F z 6 I '6 I (D qb, E€ E E 6 & E E ge l () c) ii v o & p !"o 5 E,g e .-, (tt F h 6 F F o gE FE (! ireEe Fo. I '*c x u0 J x AE a U)g ;i cD (It D^0 'o 6g I J x u o6 !P=F gE g= c, q) F sg =.il za) a F95f;. I sX 13a a= r(t 0) F s L q) v9 \i q) 6 =* .E s o () ;(D 4 T o 2a) eo E € -v. el o ra or tlq I F.: I I \ I == 7c $ s t () A I z I z |- (D o )1 o I z z RE N -.-.-.-.-9 I F z c) 6ooo ,J, oooooooooQQ@QqQ9oa-: gFEE B g?FBf FFFrygsESEEE g$HEgEggggE} $g 8 # fi € .E FIB B ; ;! # $ fi$q.* a a q fr F F.F a.s.q F a_s q q fr F: EEa -,EF EI;E c.D c,l@ u) I E o 4 11 EFFg F EIE-SEgSSFIigFF?FFF$E?€€-Ff FFEFF H $F RNRs + ;l5E:.dIi;Hn=Enss>eeeeRR*seseg,'=l s' le sl s sr 6ls s g * s s s s sl s, s s s sl .e g g g .g,9 g E g g g g g 6 6 6 6 6 aLl(j, A ut@ A aD @ c.o u) c.tt u) cD ots a a(n u) u) u) a a u) u) u) <DU)u) cD -=l '11 88 elA? lrloN Elss I x J o zF T 6 F .g o q) I )1 I v k o I z I (t l- a F d x I t'r z e 6 ad o 4) I : t? vo & F F I JE 5 a0 I ,.1 GI I J =j? ,)< o (D F. a I ze r-l )1 5c <cl C) ,il E L q) A'. )49 I l/ o) d b! o v O () s o t) q tc t$ I t{ t T att E \ I a! ec ?E <ql !l .- oa 2!O d Eat ! ;'E \o .n = .N f; F6 I -E q) =gE I Er- z I z o c, i6l o uro gl @o o!< )1 o ol (I)l I z .l z c 6 O-lOoo-loO ''EEugg*EE g I att ril-5o-o-5 F ----Noooo aP:rY?T? ??3gg5s -J (!O cLo r!+ z q) @o d 6 6 G o eO iB i;"-?-?-?-?- Pg a.;RBA88a I frl .A .l FOOlotoco(oo ?9AA&fi.dJ' @oFNOO=S st.ggslsts,slst AAAU)CDA)CDC/) .FI( aE ", d:1,= d9s =-Y (r, R o..<|. le ll J F o '@g ar, lq -!9 -E 7 OJ: q(E p-a OE :ct c !? ri lz I Q (D "o9 6o- r(lt 'rF U'E -E Fg r3 v M Cle Fg a PF dO- d(g t* 6 ,:l 6t od c .E (I) () .-E EC r!(s 5f ag o)- E P6 l€ C' tL () E-c q(so v C) q q) 5 s9 3 E o9 T-PE ,4 h 6 o =sE E HE FEg .3'F 6 F c'€ (l: I ,B ht) F r-E> F=.= ,la .v 6t o0 a '-i I (E | xfr :i -5.l (t J1 ()l t-l | c) : (l) 'l cc, k(t' n"6 I E$ cl (t) a €l EI ()I ,! \ s EI c, =e dl a) I IE qll 0 () Fl PE ,gE Ee cDc € s u ct .:+ I ?a t*: t DOKUII,IEN UKL - UPL Renclna Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Kcgiatal Pembinaan Tchrik Lingkungarl dan Kes€lanatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Tehik BABV TANDATANGAN DAN CAP DOKUMEN UKL.UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. fuadascon Permata I DOKUMEN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan; RANTAU TIJANG - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jatan - Satuan Kerja Direklorat Bina Teknik I I I I TaNDATANGAN DaN Cap I Bo!'V Tqndatongan dan Cap berisi. tandqlg4gan;'in,cap,,'pemrikariai'k;egtatantpefulrii" (ylyy":!ru-yP! y.qls *eryI:ty1rlyslolql unnk Be1&urusqn "pelaayayt' konsep doUttnen I UKL:UPL menjadi dohrmen UKL-UPL definitif, untuk dtfungsikan sebagai dohumen lingkungan ycqna *"si!!n.reyilskatan'!Llan progTam WINRTP.(wf!?r! Inilonesia National,Ro.ad. Improvement ProJict): iontou itiongl','kiia:igung'di wilayah'I{aibupaten Tanggomus; io*nq, I Ldmpung. I t I I I Kasubdit Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan t Direktorat Bina Teknik, DireLtorat -Tenr!.cral Bina r'r'Ia;ga lemrakarsa Kegiatan/Penanggrngj awab seiaku Pen5rusunan Dokumen UKL-IIPL I Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan Program WINRIP: Rantau Tijang - Kota Agung Kabupaten Tanggamus t Provinsi Lampung I I fr. Herv Vaza. Il4ne Sc NIP: 1 96202041987 03 1002 I t PT. Epadascon Permata holl-Il DOKUMEN UKL - TIPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAIITAU TIJAIIG - KOTA AGIING Pernbinaan Teknik Linskunsan dan Kcselamatan Jalan - Satuan Keria Dirchorat Bina Teknik LAMPIRAN - LAMPIRAN DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. F4adascon Permata DOKUI\IEN UKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiffitr PerDbinaan Teknik Lingkungan dan Keselanatan Jalan - Satuan Kerja Direktorar Bina Telmik Lampiran L RONA LINGKT]NGAN HIDI]P DOKUMENUKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. Fpodoscon Permata I DOKUMEN UKT- - IJI}I-, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAIYTAU TIJAI\IG - KOTA AGtiI\G iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t I RONA LINGKUNGAN HIDUP t De{rip1i Rona Lingkungan Hidup berisi deskrisi dan uraian rinci kondisi eksisting lingkungan hidup koridor tapak proyek peningkatanjalan: Ranttu Tijang - Kots Agung, sebagai gambaran fakmal kondisi "nol" dan/atau "sebelum proyek" Deskripsi dan/atau uraian rinii kondisi I eksisting lingkungan hidup mencakup: komponen Geojisik - Kimia; komponen Biologi; homponen Sosial, ekonomi dan budqta, dan prosarana dan Sdrona, berfungsi sebogai rujukan dan bahan pertimbangan untuk identifikasi potensi dampok kegiatan, dan dasqr pertimbangan t dalant "penanganan" dan/atau "mitigasi dampok" untuk pengelolaan lingkungan hidup. I. KOMPOhI-EN GEOFISIK - KIMIA I 1.1 Iklim I Kondisi iklim di sepanjang tapak koridor trase ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang berada di wilayah administratif Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dipengaruhi oleh udara tropical pantai dan dataran pegunungan dengan temperature udara yang sejuk dengan I rata-rata28"C Sumber.' Tanggamus Dalam Angka, 2010. I 1.2 Kualitas udara dan kebisingan Pengambilan contoh kualitas udara dan kebisingan bertujuan untuk mengetahui kondisi I kualitas udara dan kebisingan disekitar tapak proyek saat ini. Pemilihan lokasi diutamakan pada lokasi dengan kondisi paparan kualitas udara dan kebisingan yang diperkirakan paling I tinggi tingkat cemarannya disepaqiang ruas jalan. Lokasi pengambilan sampel kualitas udara berada di perempatan Talang Padang yang mewakili ruas Rantau Tij*g - Kota Agung. t Tabel 1 Hasil pengukuran Kulitas Udara dan Kebisingan Ruas Rantau Tijang - Kota Agung Nilai Ambang Hasil I No I Parameter Nihogen Diolsida [NOz) Satuan pgAtm3 Batas*) 400 pengukuran***) 32,7613 pdl.{m' t 2 Sultur Dioksida (SOr) 900 247.6910 a J Carbon Monoxsida (CO) pglNm3 30.000 2.822,47 4 Partikulat debu (TSP) pgA.Im3 230 150,8291 I 5 6 PMIO Kebisingan pgA.lm3 dBA**) 150 <85 Keterangan : +) = Baku mutu udara ambien berdasarkan pp No: +i fanun tS99 t03,5842 74,29 f r) = Baku mutu tingkat t kebisingan berdasarkan KepMenLH No: 48 Tahun 1996 **t): Lokasi pengukuran di perempatan Talang padang Sta 9+600 Hasil pengukuran kualitas udara di lokasi perempatan Talang Padang Sta 9+600 untuk semua I parameter yang diukur masih berada dibawah nilai ambang batas. Dengan demikian kondisi kualitas udara disepanjang ruas jalan tergolong masih dikategorikan baik, karena semua I parameter yang diukur masih dibawah nilai ambang batas. t PT. Epadascon Permata hal I - I"ampiran t DOF<{.liiJEN U KL - L;PF, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t 1.3 Geomortologi I 1.3.1 GeograJi Secara geografis wilayah adminisfratif Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, dimana t terletak lokasi tapak koridor trase ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung, berada pada posisi 104"18' - 105"12' BT dan 5o 05' - 5o56' LS. Kabupaten Tanggamus mempunyai luas I Wilayah 2.855,46 Km2 untuk luas daratan di tambah dengan daerah laut seluas 1,799,50 Km2 dengan luas keseluruhan 4, 654,98 Km2, dengan topografi wilayah bervariasi antara dataran rendah dan dataran tinggi, yang sebagian merupakan daerah berbukit sampai bergunung, I yakni sekitar 40o/o dari seluruh wilayah dengan ketinggian dari permukaan laut antara 0 sampai dengan 2.1l5 meter. I Sumber.' Tanggamus Dalam Angka, 201 0. Tapak koridor trase ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung dan wilayah administratif yang t dilalui koridor jalan tersebut tersaji pada Gambar dan Tabel berikut. I [:c, [5a EJt ! &l]:\ f,:Ol lA'.iC{i:l [SUl &l FsilrtE t,l.! ?:!F. I :. .,. ;..'1: \ .d c+: t.,; .. ,. .' . r.;i,i.:.. ..: .4.rr' I i I I t I t I .'-*$l I Gambar 1. Visualisasi Lnkasi TapakRuas Jalan Rantau Tijang - Kota Agung Visualisasi lokasi geografis ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung dengan koridor tapak berada di wilayah adminisfatif Kabupaten Tanggamuq yang melewati 6 (enam) wilayah administratif kecamatan yaitu: Kec. I Pugung; Kec. Talang padang; Kec. Gunung Alip; Kec. Gisting; Kec. Kota Agung Timur; dan Kec. Kota Agung. Ruas jalan Rantau Ttjang - Kota Agung merupakan bagian dari sistem jaringan jalan lintas Barat Sumatera yang menghubungkan Bandar Lampung - Bengkulu. I I PT. Epadascon Permata hal 2 - Lampiran t DOK[-I&{EF{ LjV.I_ - {-rq}L Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIJNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Keda Direktorat Bina Teknik I Tnbcl 2 Nama hY Dilalui Koridor Trase Jalan Rantau - Kota I No Nama Kecamatan Ibu Kota/ Kawasan komersial Kabupaten/tr(ota Provinsi I Pugung Rantau Tiiane Kab. Tanggamus Lampung t 2 a J Talang Padang Gunung Alip Talang Padang Banjar Baru Kab. Tanggamus' Kab. Tanggamus Lampung Lampung 4 Gistine Gisting Kab. Tanggamus Lampung I ) 6 KotaAsune Timw Kota Agung Kagungan Kota Agung Kab, Tanggamus Kab. Tanggamus Lampung Lampung Sumber.' Padang Pariaman Dalam Angka, 201I I 1.3.2 TopograJi dan Fisiografi Berdasarkan interpretasi peta topografi, kondisi medan lokasi tapak koridor ruas jalan Rantau t Tljang - Kota Agung pada umumnya berada di kawasan bertopografi datar. Kondisi topografi dari titik awal rencana kegiatan (Rantau Tijang/STA 0+000 yang berada di simpang I dan/atau pertigaan jalan nasional lintas Barat Sumatera Bandarlampung - Bengkulu dengan jalan Rantau Tijang - Cukuh Balak) sampai dengan gapura batas Kota Agung/Sta ruas I 24+800 pada umumnya dxtar, sedang kondisi topografi bergelombang ditemui mulai gapura batas Kota Agung/Sta 24+800 sampai dengan akhir proyeli/Simpang Rumah Dinas I Bupati/Sta 43+000. 1.3.3 Kerentanan gerakan tanah I Berdasarkan Peta Geologi Bersistem lndonesia untuk lembar Kota Agung, kondisi geologi lokasi tapak koridor trase jalan Rantau Tijang - Kota Agung berada di kawasan dengan I tingkat kerentanan gerakan tanah rendah, karena lokasi tapak berada di kawasan rendah dengan topografi datar sampai rolling yang terbentuk dari endapan alluvial. Sedang dataran t berdasarkan informasi website Kabupaten Tanggamus dan interpretasi terhadap Peta Rawan Gempa teridentifikasi bahwa lokasi tapak koridor trase ruas jalan Rantau Ttjang - Kota Agung I berada di kawasan rawan gemp4 sehingga kondisi geologi ini selayaknya dipertimbangkan dan diintegrasikan dalam setiap rencana pembangunan jalan/jembatan sebagai upaya mitigasi I dampak bencana gempa bumi terhadap prasarana jalan/jembatan. 1.3.4 Saluan Geomorfologi I Satuan morfologi lokasi tapak koridor hase jalan Rantau Ttjang - Kota Agung dikelompokkan ke dalam beberapa satuan morfologi sebagai berikut: I i. Satuan geomorfologi Dataran Rendah Pantai Kota agung yang disusun oleh material Alluvial dan hasil transportasi piroklastika (rempah - rempah gunung api Kabawok dan I ii. Gunung Api Tanggamus di bagian barat wilayah studi); Satuan geomorfologi Dataran Tinggi Endapan Vulkanik yang berada di bagian timur laut I wilayah studi; dan I PT. Epadaseon Permata hal j - Lampiran I DOKLIMEF{ [.JKL - LJPI- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Biua Teknik t iii. Satuan geomorfologi Perbukitan Bergelombang yang tersusun oleh batuan intrunsif dan volkanik yang terpatahkan. T 1.3.5 Straografi (Susunan Buuan) I Lokasi tapak koridor trase jalan Rantau Tijang - Kota Agung melewati susunan batuan yang secara stratigrafi (litostratigrafi) dari yang paling tua - paling muda sebagai berikut: i. Kompleks Gunung Kasih yang terdiri atas: batuan metamotfosa(Sekis, Marmer dan T Kuarsif); I ii. Formasi Hulusimpang yang disusn oleh breksi gunung api, lava, tuf bersusunan andesitik - basaltik yang telah mengalami aliterasi (ubahan) oleh aktivitas hidrotermal dann diterobos jari I oleh urat kuarsa dan sulfide. Formasi Hulusimpang ini seumur atau bersiolang formasi Gading. dengan iii. Formasi Gading yang disusun oleh batu pasir, batu lanau, dan batu lempung dengan I sisipan batu gamping dan lignit; iv. Endapan Batuan Gunung Api Kuarter muda yang terdiri daril breksi, lava, dan tuf yang t bersusunan andesit - basal dari Gunung Tanggmus; dan v. Endapan Alluvial yang terdiri dari pasir, kerikil, kerakal, dan bongkahan. I Selengkapnya kondisi litostratigrafi tapak ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung tersaji pada Tabel berikut. I I T I I I I T I I PT. Fpadascon Permata hal 4 - Lampiran I DT}KTI&.{EF{ UKL - L'FI- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU Pembinann Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan TIJAI\G - KOTA AGIING - Sahran Kerja Direktorat Bina'l'eknik I Gambar 2 Kolom Litostratigrafi Ruas Jalan Rantau Tijang - Kota Agung I Kabupaten Tangamus Provinsi Lampung SATUAI\ BATUAI\ t Endapan Aluvial Bongkah, Kerakal, Kerikil, Pasir, (Holosen) Lanau, Lempung dan Lumpur. I Resen (Qa) Bersifat lepas ("unconsolidated") I Breksi, lav4 dan tufbersusun andesit t I Ptisiosen Batuan Gunung Api Kuarter Muda - basal yang berasal dari Gunung Api Tanggamus dan beberapa gunung api disekitamya serta kaldera besar (Qhv) I Gunung Kabawok Miosen Breksi Batu Tengah gunung pasir, batu api, lav4 I lanan dan Formasi dan tuf batu Batuan bersusun Hulu lempung terobosan andesit Simpang dengan (intrusi) basal t (Tomh) sisipan Granit mengandu batu Miosen ng urat gamping Awal kuarsa dan dan lignit sulfida T t Paleo zoikum Komplek Gunung Kasih Sekis, Kuarsit dan batu pualam (marmer) I Sumber: Peta Geologi Bersistem Indonesia Lembar Kota Agung dan Analisis Konsultan, 201l t 1.3.6 Struktur Geologi Berdasarkan peta geologi @adan Geologi, 2010) dan hasi penelitian lapangan menunjukkan I bahwa wilayah studi berada pada jalur Patahan Semangko yang kedalaman patahannya sampai melibatkan lapisan selubung bumi, yang dikenal dengan "Semangko Transform Fault I Zone" atas Sesar Transformasi Sumatera. Hal ini disebabkan karena sesar ini memotong seluruh wilayah Pulau Sumatera. Sesuai dengan arah Pulau Sumater4 maka sesar/patahan ini I berarah Barat Laut - Tenggara (NW - NE) sebagai orde primernya Sesar Semangko ini menghasilkan jalur Pengunungan Bukit Barisan yang melibatkan wilayah studi (Ruas Jalan I Rantau Tijang - Kota Agung). Adapun orde primer dan sekundernya adalan patahan/sesar yang berarah hampir Utara- Selatan (U - S) dengan patahan/sesar Yang berarah Timur laut - I Barat daya (NE - SW) patahan/sesar yang melalui ruas jalan ini perlu mendapatkan perhatian penfing mengingat akan menjadi bidang lemah yang akan mengganggu tingkat kestabilan I I PT. Epadascon Permata hal 5 - Lampiran I D{}ritl&{Ei\.i i_tFiE- - r-iPr,, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I jalan dalam pemeliharaan. Sebagaimana diketahui bahwa jalur sesar Transform Semangko / I Sumatera ini merupakan sesar/patahan aktif dengan pergerakan 5 1.3.7 Kondisi badan jalan dan jembatan - 14 cr/tahun. t i. Sta 0 + 000 ; Rantau Tijung (Kecamatan Pugung), dimana badan jalan berada diatas batuan vulkanik (Batuan Gunung Api Kuarter Muda), dengan kondisi stabil (tidak ada I ii. kerusakan badan jalan), kondisi geomorfologi sedikit bergelombang. Sta 1 + 600 ; Jembatan Way Tiuh Memon I (Pekon Sinar Agung - Kecamatan PugungO dengan kondisi baik (stabil), berada diatas batuan vulkanik (breksi gunung api). Aliran T air cukup deras digunakan sebagai irigasi primer, "Abutment" stabil, dilewati pipa PDAM. Panjang bentangan jembatan + 10.0 m, dibangun pada tahun 1991. I iii. Sta 2 + 000 ; Pekon Tiuh Memon (Kecamatan Pugung), kondisi geomorfologi/topografi jalan sedikit begelombang, dengan batuan dasar merupakan Gunung Api (breksi I vulkanik). iv. Sta 2 + 350 ; Jembatan Way Mincang II (bentangan + 25.0 m), dibangun pada Februari I 1980 dengan kondisi masih relatif baik, tetapi pada persambungan antara "abutment" dengan jalan penghubung sedikit retak/renggang. Kondisi jalan berkelok-kelok. t -A.Ao2\.A-A. I T I I T I Gambar 3. Jembatan Way Mincang II berada pada belokan jalan (rawan kecelakaan lalu lintas), tapak denah dan profil sungai batuan t penyusunanya dari breksi vulkanilc v. Sta 3 + 700 ; Jembatan Irigasi Banjar Agung Ilir (Way Tebui I - II) kondisi jembatan I masih baik (dibangun 1980/1981). Jalan baru saja dilapis, kondisi jalan berkelok-kelok. I I PT. Epadascon Permata hal 6 - Lampiran t D{_}KLItvlEi{ i-iK[, - EjF]I., Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU iatan Pembinaan Teknik TIJAI\G - KOTA AGUNG Li don Keselamatan Jalon - Satuan Keria Direlctorat Bina Teknik I vi- Sta 4 + 650 ; Jalan yang diurug di sebelah Timur menuju ke Tanggamus, kondisi I topografi bergelombang cukup intensif dan jalan berkelok-kelok. t Rawan kecelakan (kendaraan lepas dari uanu An yang cuftrm urugannya) ,/ I Gambar 4. Profil melintang jalan Banjar Agung udik yang rawan kecelakaan T vii. Sta 5 + 800 ; jembatan Way Tuba III (bentangan + 30.0 m) dibangun April I 1994, sambungan dengan badan jalan menganga sedikit (renggang), kondisi "Abutment" jembatan berkedudukan diatas breksi vulkanik yang sangat kasar. Dasar sungai tanjak I singkapan breksi wlkanik yang I I I T I Gambar 5. Kondisi Jembatan Way Talang Padang dengan jalan penghubung tidak I stabil (rawan kecelakaan lalu lintas) viii. Sta 19 + 200 ; Jembatan Way Talang padang, bentangan + 15.0 m dibangun pada T Februari 1997. "Abuttment" stabil,/kokoh berdiri diatas batuair breksi vulkanik, tetapi jalan yang bersentuhan dengan "abuttrnent" berupa urugan + 3.0 m tidak stabil (rekah - I kerut). I T t I PT. Epadascon Permata hal 7 - Lampiran I DOIit-l&,iErJ [iK]_. - LrPn- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGIING Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t I Sambungan jalan & jembatan yang renggang Jalan menanjak rawan laka lantas T I I Gambar 6. Profil memanjang kondisi jembatan pada Jalan Way Talang Padang - I Kecamatan Gisting ix. Sta 19 + 500 ; Kondisi jalan ambles pada bagian pinggir kiri - kanan jalan terletak di t Pekon Kutadalom - Kecamatan Gisting. Topografi jalan cenderung menaik dimana jalan mengikuti lereng, sehingga diperkirakan bahwa kerusakan jalan diakibatkan oleh gerakan I air tanah mengikuti lereng sejajar dengan badan jalan. I I t fT. f \ I' Muka air tanah sejajar lereng - T Gerakan air tanah Muka atr sugal t Gambar 7. Profil memanjang kondisi jembatan dan jalan Way Talang Padang Kecamantan Gisting t x. Sta 20 + 100 ; Ibukota Gisting dan Pasar Gisting (pertokoan) dengan kondisi jalan kearah Kota Agung terus menaqjalg kondisi masih tidak stabil. t xi. Sta 20 + 400 ; Kondisi jalan ambles dan sdikit retak (merekah) Munawwaroh dan LJPT PUSKESMAS Gisting, dimana jalan sering ititambal karena di depan Masjid Al I xii. rekah Sta 20 - kerut. + 800 ; Kondisi Jalan Raya Gisting terus menanjak, jalan menjadi reaktif stabil. Topografi jalan menaiki lereng Gunung Api Tanggamus. T xiii. St^ 24 + 000 : Kondisi jalan rekah kerut (tambal - sulam) didepan SDN 3 Gisting dalam perbaikan/pemeliharaan. T xiv. Sta 24 + 400 ; Jalan menurun, pengaruh muka air tanah terhadap badan jalan I menyebabkan badan jalan menjadi rekah - kerut. I PT. Qadascon Permata hal 8 - Lampiran I DOKT.JI\,FEIII [iK[. - LTPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik t xv. Sta24 + 700; Jalan menurun, kondisi masih tidak stabil (retak & ambles) xvi. + 800 ; Masuk pintu gerbang Kota Agung kondisi jalan masih rekah - t Sta 24 (topograft/lereng menurun ). keruh l xvii. Sta 25 + 600 ; Jalan berkelok-kelok dengan lereng turunan yang tajam memotongbatuan beku granit (intrusif pada tebing kanan ke arah Kota Agung) bagian jalan hanya sedikit yang tidak stabil (pada umumnya baik), kondisi rawan kecelakaan lalu lintas (ada cermin I jalan), Pekon Batu Keramat. xviii. Sta 26 + 200; Badan jalan ambles pada badan jalan yang diurug dilereng tanjakan bukit I berkelok menuju Kota Agung. I t dmimsc J ''''-"y'' -U--';1--n c..t- t "i)anatr I Gambar 8. Profil melintang jalan pada STA 26+200 yang longsor dan ambles yang t dipengaruhi oleh gerakan air tanahmengikuti lereng jalan, sangat rawan kecelakaan lalu lintas. T xlx. St^ 26 + 700 ; Kondisi yang sama seperti pada Sta 26 + 200, akibat pengaruh muka air tanah, sehingga badan jalan ambles ( rekah - keruh), lereng turunan sangat tajam berkelok menuju kota Agung dari Pekon Batu Keramat. T Stz27 + 200: Geometri Jalan Terbalik I t fr T t Anh kemirinpn Gambar 9. Kondisi geometri jalan yang badan jalannya miring ke arah pembelokan jalan jalu t sehingga sangat nawan kecelakaan. T t PT. Epadascon Permata hal 9 - Lampiran I DOI{UMEN UK.E-. [,IPE, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan TIJAI\G - KOTA AGUNG - Satuan Keda Direktorat Bina Teknik I xxl. Sta 28 + 300; Jembatan Way Talang Balak, kondisi baik, bentangan = + 18,0 m, kondisi jalan baik, berupa sungai "interminttent" (musiman). Bentuk jalan mclingkar (radial) I cukup rawan kecelakaan lalu lintas dan dilalui pipa PDAM . xxii. Sta 28 + 650 ; Jembatan Way Talang Buntu (l), bentangan + 25.0 m, juga berupa sungai I "intermittent" sebagai aliran lebar dari Gunung Api Tanggamus terdapat pipa PDAM. xxiii. Sta 28 + 700; Jembatan Way Talang Buntu (2) kondisi geografisnya sama, tetapi pada I "Abutment" dengan badan jalan ambles, kiri-kanan jembatan terdapat pipa PDAM. Sta 30 + ; m xxiv. 900 Jembatan Batu Kebulung, bentangan t 15.0 berupa sungai I "intermittent", dasar sungai berupa endapan lahar dari Gunung Api Tanggamus dibangun tahun 1973 dengan kondisi masih bailq dilewati oleh pipa PDAM. xxv. Sta 32 + 100 ; Jembatan Way Gading dibangun tahun 2000, kondisi sama dengan T jembatan sebelumnya, sebagai "abutment" dengan jalan terbelah, demikian pula pada I xxvi. bagian tengah jembatan terpecah, dilalui pipa PDAM, dengan bentangan Sta 32 + 200; Jembatan Box Culvert (bentangan + 5.0 m) kondisi sama dengan atasnya. + 10.0 m. I xxvii. Sta 32 + 900 - STA 33 + 7gg ; Bagian jalan sebelah kiri kearah Kota Agung cukup baik (rawan kecelakaan lalu lintas). I xxviii. Sta 35 + 600 ; Jembatan Way Kandis (konstruksi baja), sungai "intermiffent", bentangan + 18.0 m, dasar sungai bongkahan aluvial dari Gunung Api Tanggamus, pada sisi kiri- kanan jembatan terdapat pipa PDAIvI. "abutment" mengalami rekahan/retak. I xxtx. Sta 36 + 300 ; Jembatan Box Culvert, bentangan + 5.0 m, kondisi sama dengan atas. I xxx. xxxi. Sta 36 + 400 ;jembatan Way Kancah, bentangan + 5.0 m, kondisi idem. Sta 38 + 600 ; Jembatan Ganda (satu buah rusak) bentangan + + 8.0 m. xxxii. Sta 39 100 ; Jembatan Way Tualany (bentangan + 18.0 m ), terdapat pipa PDAM, I kondisi sungai "intermiffenf', endapan material Gunung Api Tanggamus. Sta 39 + 400 xxxiii. ; Jembatan / Gorong-Gorong / Box Culvert ditengah perusahaan, berupa I xxxiv. alur "intermittent". Sta 4l + 000 ; Jembatan Way Ratu Belon (bentangan + 10.0 m) median aliran material I xxxv. Iahar Gunung Api Tanggamus. Sta 4l + 100 ; batas jalan Juanda Kota Agung yang kondisinya rusak parah (sedang I xxxvi. diperbaiki) sangat dipengaruhi oleh gaya pelampungan air tanah. Sta 41 + 400 ; Jembatan Way Ulok Tedung berupa sungai "intermittent" panjang I bentangan + 5.0 m, dasar sungai batuan vulkanik klastilq terdapat pipa PDAM, Jalan masih rusak (rekah - kerut), jembatan dibangun 2008. t )ooffii. Sta 43 + 000 ; Simpang rumah dinas Bupati, kondisi jalan sedang dalam perbaikan (untuk dua jalur), kondisi badan jalan dipengaruhi oleh gerakan air tanah mengikuti I lereng sebagaimana dijelaskan pada gambar berikut.. I PT. Epadascon Permata hal I0 - Lampiran I DOKUN4EN LIKL - [-IPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan AGIING - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Tm koto lr. sockmo Kondisi jolu ruuk puah re&ah I k@l olch gs8k8 8ir tanah Telut Sa / I v / / I I x I Gambar 10. Pola gerakan air tanah yang menyebabkan terjadi (tidak stabil) disimpang rumah Jabatan Bupati Tanggamus. kerusakan jalan I Kondisi seperti ini hanya dapat diselesaikan dengan memotong urat air yang berasal dari lereng Gunung Tanggamus. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan memperdalam drainase jalan pada I sepanjang jalan raya Juanda, seperti tampak pada gambar berikut. I Pertokoary'pqgudogan eluk Semngka I Badan ialo Juanda / / t -o-]_ _ ll[r_;_v_'_ !v_ T f,.ararararalaa.oririii.o I Gambar 11. Profrl/Penampung rencana penurunan muka air tanah pada jalan Ir. H. I Juanda Kota Agung - Kabupaten Tanggamus. Rencana penurunan muka air tanah ("water table") dengan jalan memperdalam saluran t drainase seperti tampak pada Gambar diatas akan berakibat terhadap ) Menjauhkan "sub base" badan jalan dari muka air tanah : I > Tidak terjadinya gaya pelampungan/pengangkatan badan jalan secara fluktuatif yang dapat mengakibatkan keretakan / rekah - keruh dan amblesnya badan jalan. I D Pada akhirnya badan jalan menjadi stabil dalam menerima beban diatasnya. I I PT. Fpadascon Permata hal 1l - Iampiran I I}OKI-Ift,TEI*J LIKI- - LITX- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I 1.3.8 Hidrologi - Hidrogeologi I Meliputi: i. Pola Aliran Sungai, sesuai dengan kondisi regional menunjukkan pola aliran radial I dendritik. Hal ini dikendalikan oleh keberadaan Gunung Api Tanggamus dan kondisi dominasi batuan Vulkanik yang menutupi wilayah studi. Sungai-sungai mengalir ke I ii. sebelah selatan Teluk Semangko dan juga mengalir kearah Timur menuju Teluk Betung. Genetika Aliran Sungai, adalah dikonfiol oleh pola-pola sfuktur geologi yang berarah Utara- Selatan (N - S), Timur Laut - Barat Daya CNE - SW) dan Barat Laut - Tenggara I (Nw - sE). I 1.4 Kualitas Air Pengambilan sampel kualitas air dilakukan di Sungai Tiuh Memon yangberdasarkan I informasi masyarakat setempat badan air tidak digunakan sebagai sumber air minum akan tetapi sebagian masyarakat memanfaatkan untuk keperluan bermain dan mencuci. Kondisi kualitas air sungai Tiuh Memon dapat dilihat pada tabel dibawah ini. I Tabel 3 Hasil pengukuran Kulitas air S.Tiuh Memon pada Ruas Rantau Tijang - Kota Agung I No Parameter Satuan Nilai Ambang Batas*) Hasil pengukuran A Fisika: I I 2 Suhu TSS oc mgl + 3oC 50 26,0 36 mgl t 3 TDS 1000 148 B Kimia: 4 pH 6-9 7,10 I 5 6 BOD coD DO mC/l mgn mgll 25 4 l0 18,3 I 4,50 I 8 9 l0 Total Fosfat (P) Nitrat (NO3N) Amonia (NH3].I) me/l me/l mgl 0,2 l0 < 0,01 6,062 < 0,0001 I ll t2 l3 Arsen (As) Cobalt (Co) Barium (Ba) mgll mcll mgn 0,2 0,001 0,005 0,03 4 Boron (B) mg/l t 0,1 T ) Selenium (Se) mgl 0,05 0,002 6 Cadmium (Cd) mgl 0,01 0,009 I 1 8 Krom (Cr) Tembaea (Cu) mg/l mg/l 0,05 0,02 0,001 0,01 Besi (Fe) mg/l I 9 0,3 20 Timbal @b) mgA 0,03 0,01 21 Mangan ${n) mg/l 0,05 Air Raksa (Hg) mgll I 22 0,002 I PT. Epadascon Permata hal 12 - Lampiran I Dd)[itrR,Fh.liJ t][iF-, - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Keda Direktorat Bina Teknik I 23 Scng (Zn) mgl 0,05 0,06 Chlorida (Cl) 7,746 I 24 mg/l 25 Sianida (CN) meJl 0,2 26 Fluorida (F) me4 1,5 0,105 an t 28 29 Nitrit (NO2I.I) Sulfat (SO2) Klorin Bebas (CD) mgfi mg/l mgn 0,06 0,03 0,0844 4,361 < 0,01 I 30 3l 32 Belerang (lI2S) Minvakm dan lemak Deterjen (MBAS) mgl mgl mgl 0,002 I 0,2 < 0,001 0,3 0,02 I JJ c 34 Fenol Biologi E - Coli mgfl JumVl00 ml 0,001 1000 < 0,001 25 I 35 Coliform JumV100 ml 5000 Keterangan : +) = Baku mutu air berdasarkan PP No: 82 Tahun 2001 (Kelas II) 200 I Hasil pengukuran terhadap kualitas air sungai Tiuh Memon menunjukkan secara umum masih berada dibawah ambang batas, kecuali parameter DO; Besi (Fe); Mangaan (Mn); Seng (Zn); I Chlorida (Cl); parameter Nitrit O[O2N); dan Sulfat (SO2). Akan tetapi jika dihubungkan dengan biologi yaitu E - Coli dan Coliform, maka kondisi air sungai Tiuh Memon I tergolong sebagai tidak tercemar. Namun demikian perlu diwaspadai bagi pelaksana proyek agar kegiatan base camp tidak menambah tingginya konsentrasi BOD pada saat pelaksanaan. I 1.5 Tata Guna Lahan . Peruntukan lahan koridor jalan didominasi (> 70%) kawasan permukiman, sisanya berupa kawasan komersial, fasilitas publik, kebun/pekarangan, hutan dan sawah; T . Sepanjang koridor trase jalan teridentifikasi 3 (tiga) kawasan komersial yaitu Talang t Padang; Pasar Gistings dan Kota Agung. 1.6 Keterkaitan dengan Rancana Tata Ruang Wilayah Nasional I I) Sistem Perkotaan Nasional Ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung menghubungkan Kota Bandar Lampung / Tanjung I Karang / Teluk Betung - Kota Agung / Tanggamus dengan status PKW (IVB) yang berarti I Status PKW adalah sama dengan Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman seperti yang telah dijelaskan diatas tentang fungsi dan potensinya. I ll. Berada dalam upaya untuk mendorong pengembangan Kota Agung sebagai sentra produksi I Demikian bagian dari ruas jalan Rantau Trjang - Kota Agung menjadi urat nadi pergerakan barang dan jasa yang menghubungkan sentra produksi Kota Agung dan sekitarnya dengan I Bandar Udara Radin Intan dan pelabuhan Nasional / Intemasional Panjang / Tarahan I PT. Epadascon Permata hal 13 - Lampiran I DOFiETN4EN UKL .. f-;PL, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I 2) Pelabuhan Nasional / Internasional / Bandar adara Nasional / Internasionol Pelabuhan sebagai tempat transportasi laut nasional, dimana panjang telah ditetapkan I sebagai pelabuhan Internasional di Provinsi L"ampung dengan status (Vl), yang berarti I bahwa: t Dengan posisinya berada pada PKN Bandar Lampung, maka ruas jalan Rantau Tijang Kota Agung, dimana Kota Agung adalah sebagai sentra produksi menjadi syarat strategis - I dalam pertumbuhan ekonomi diwilayah ini, juga terakses langsung dengan Bandara Radin lntan. I 3). Kawasan Andalan Nasional Ruas jalan ini menghubungkan Kawasan Andalan Liwa - Krui, dengan sektor unggulan I - Pertanian (2024 -2027) dalam pengembangan - Perkebunan (2020 -2024) dalam tahap perkembangan I - Perikanan Laut (2020 -2024) dalam tahap pengembangan II. KOMPONEN BIOLOGI I 2.1 Flora I Dari hasil kajian literatur dan data sekunder lainnya terhadap peruntukan lahan di sepanjang tapak koridor trase ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung, teridentifikasi keberadaan kawasan hutan. Jenis flora yang tumbuh di sepanjang tapak koridor ruas jalan Rantau Tijang - t Kota Agung sebagian besar merupakan jenis flora budidaya. Tidak teridentifikasi keberadaan tanaman pelindung jalan dan jenis tanaman langka di sepanjang tapak koridor ruas jalan I Rantau Tijang - Kota Agung. I 2.2 Fauna Dari hasil kajian literatur dan data sekunder lainnya terhadap peruntukan lahan di sepanjang - ! tapak koridor frase ruas jalan Rantau Trjang kawasan hutan. Jenis fauna yang hidup di Kota Agrng, teridentifikasi keberadaan sepanjang tapak koridor trase ruas jalan Rantau I Trjang - Kota Agung adalah satwa budidaya. Rincian hasil survey pengumpulan data lapangan untuk komponen lingkungan biologi ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung tersaji pada butir-butir deskripsi berikut: I . Teridentifrkasi kawasan hutan campuran dengan kawasan kebun/pekarangan di sekitar gapura batas kota; t . Prosentase kawasan tutupan vegetasi relatif rendah berupa hutan campuran dan kebun/ pekarangan; I I PT. Fpadascon Permata hal 14 - lampiran I !X}{d{-ID{Ei\ UKN- - [JPT. Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I . Tidak teridentifikasi keberadaan satwa langka dan dilindungi yang teridentifftasi hanya t . satwa budidaya; Tiderk teridentifikasi keberadaan pohon pelindung jalan. I I I I I ' j G Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I I Gambar 12 Visualisasi Kondisi Tutupan Vegetasi Visualisasi kondisi tutupan vegetasi di sepanjang koridor tapak ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung yang teridentifikasi tanpa pohon pelindung jalan. Vegetasi yang teridentifikasi di sepanjang koridor I tapak ruas jalan merupakan vegetasi budidaya yang tumbuh di kebun dan/atau pekarangan penduduk. III. KOMPONEN SOSIAL EKONOMI BUDAYA I 3.1 Kependudukan I Jumlah penduduk Kabupaten Tanggamus tahun 2009 sebanyak 529.742 jiwa, terdiri dari 266.324|aki - laki dan263.418 perempuan, dengan sex ratio 101,10% dan tingkat kepadatan I 185,52 jiwa/Km2. Kondisi Tabel 4 di Koridor Jalan Rantau 'I'iiang - I(ota Agung tahun I No I Pugung Kecamatan Laki - laki 26.8s4 Jumlah Penduduk Perempuan 26.227 Jumlah 53.081 I 2 a J 4 Talans Padane Gunung Alip Gisting 2t.tt4 9.060 16.190 2l.585 9.354 t7.r99 42.699 t8.414 33.389 I 5 6 Kota Agung Timur Kota Agung Sumber.' Tanggamw Dalan Angka, 2009 9.068 18.664 9.1 83 r8.9r0 18.251 37.574 t 3.2 Sosial Ekonomi Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Tanggamus tahun 2009 terepresentasikan dari nilai I Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp. 4.117.209.000.000,- dengan prosentase kontribusi lapangan usaha sektor sebagaimana tersaji I pada Tabel berikut. t PT. Epadascon Permata hal 15 - Inmpiran I DC-}KU]T,IEN LJKL - LIF[, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGI]NG Kegiatan Pembinaan Tcknik Lingkungan dan Kcsclamatan Jalan - Satuan Kcrja Dircltorat Bina Tcknik I Kondisi sebaran tenaga pendidik pada lembaga - lembaga pendidikan di koridor jalan Rantau I Trjang - Kota Agung tahun 2009 tersaji pada Tabel berikut. Tabel 8 Sebaran Tenaga Pendidik di KoridorJalan Rantau Tiiane - Kota Asung Th 2009 I No I Pugung Kecamatan SD 452 MI 79 SLTP 75 SMU SMK 2l I 2 4 Talang Padang Gunung Alip Gisting 389 t94 307 IJ 20 t7 1t7 70 88 52 3l I 5 Kota Asune Timur 148 A1 6 6 Kota Asuns 261 23 69 r63 9 Sumber.- Tanggamus Dalam Angka, 2010 I 3.4 Kesehatan Masyarakat Jumlah prasarana kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanggamus tahun 2009 adalah: Rumah I Sakit 2 unit; RS Bersalin 6 unit; Puskesmas Induk 22 :unit; Puskesmas Pembantu 55 unit; Balai pengobatan 16 unit; dan apotik 4 unit. I Adapun sebaran prasarana.ifasilitas kesehatan yang berada di koridor jalan Rantau Tijang - Kota Agung tahun 2009 tersaji pada Tabel berikut. I Tabel 9 Sebaran Fasilitas Kesehatan di Koridor Jalan Rantau Tiians - Kota Asuns Th 2009 Rumah Runeh Puskesmas Puskesmes Balri No Kecamatan Apotek t I 2 Pugung Talans Padane Sakit Bersalin I Induk 2 Pembantu J 2 Pengobatan I I J Gunune Alio I 2 I 4 5 6 Gistine Kota Aeuns Timur Kota Asuns I I 2 4 I 2 I I Sumber.' Tanggamus Dalam lngka, 2010 Sedang ketersediaan tenaga medis/kesehatan utama di Kabupaten Tanggamus tahun 2009 4 orang; 52 - Kesehatan & Non Kesehatan l0 orang; Sarjana I adalah: dokter ahli/spesialis Kesehatan Masyarakat (SKM) 29 orang; Sl - Keperawatan 3 orang; Apoteker 4 orang; Sl/DMizi 2 orang; dokter umum 28 orang; dokter PTT 10 orang; dokter gigi 8 orang; I perawat 119 orang; bidan245 orang; dan tenaga penunjang kesehatan lainnya. Sumber.' Tanggamus Dalam Angka, 2010 t IV. KOMPONEN PRASARANA DAN SARANA I 1) Prasarana falan Ruas jalan Rantau Ttj*g - Kota Agung merupakan bagian dari sistem jaringan jalan lintas - Bengkulu I barat Sumatera di Provinsi Lampung, yang mengbubungkan Bandar Lampung melalui Kota Agung ibukota Kabupaten Tanggamus, dengan panjang fungsional adalah + 24,38 km, dengan dimensi lebar jalan rata-rata 6 m. Kondisi eksisting ruas jalan Rantau I I PT. Epadascon Permata hal 17 - Iampiran I DOKUMEN {,rKL - r-jir[, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Ialan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t Tijang - Kota Agung pada umumnya baik dan mantap yang direpresentasikan dengan I ntulusrtya pcrrnukaeur jalan dan minimnya kerusakan di sepanjang ruas jalan ini. Bentuk tapak trase ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung pada umumnya mempunyai bentuk geometrik t lurus di kawasan datar dan tikungan tajam kawasan perbukitan. Ketersediaan road furniture (fasilitas kelengkapan jalan) eksisting ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung masih belum memadai yang ditunjukkan dengan sangat minimnya rambu jalan. t . Kondisi umum perkerasan jalan cukup - baik, di beberapa lokasi teridentifikasi adanya kerusakan danl atau deformasi struktur perkerasan; I . . Sedang dilaksanakan pelapisan ulang (overlay) pada segmen Talang Padang - Gistings Teridentifikasikeberadaan patokjalan: patok KM; patok HM dan patok rumija; I . . Dimensi lebar jalan bervariasi antara 6 m - 7 m dan lebar rata-rata rumija 12 m; Teridentifikasi keberadaan fasilitas-fasilitas road safety antara lain: rambu jalan; marka I jalan; traffic light; lampu peringatan; guardrail dan cermin tikungan, namun intensitasnya belum merata dan harus ditingkatkan; I . Volume lalulintas relatif cukup padat karena melayani lalulintas Antar Kota Dalam Provinsi /AKDP (lokal) dan Antar Kota Antar Provinsi /AKAP (regional); I t I I -.'3 t4;:: ..:. ..i T I t l Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I Gambar 13 Visualisasi Kondisi Perkerasan Jalan Rantau Tijang - Kota Agung I Visualisasi kondisi beberapa lokasi segmen jalan di sepanjang tapak ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung antara lain: baris atas menunjukkan kondisi perkerasan di sekitar awal proyek (kawasan Rantau Trjang) - Gistings; gembar tengah menunjukkan kondisi kerusakan perkerasan dan geometrik I jalan berbentuk tikungan dan tanjakan di sekitar kawasan gapura batas kota; dan gambar bawah menunjukkan geometrik jalan dan kondisi perkerasan pada segmen Gapura batas kota- Kota Agung I PT. Epadascon Permata hal 18 - Lampiran DOft:UI1'IEr'.{ UgiE - J E-lFjL. Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJA|IG - KOTA AGTING Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I (2) Kondisi Lalulintos Volurue arus lalulilltas di ruas jalat Rantau Tijang - Kota Agung relatif cukup, scpcrti yang I ditunjukkan dari data LHR ruas-ruas jalan nasional dari P2JN Provinsi Lampung yang I mencatat LHR ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung adalah 9.569 lintasan kendaraan. (3) Prasarana umum danfasilitas puhlik I Jenis prasarana umum dan/atau fasilitas publik yang terdapat di sepanjang koridor tapak jalan Rantau Tijang - Kota Agung antara lain: Pasar; Kantor Pemerintah; Sekolah; Puskesmas; dan I Masjid. 4.4 Identifikasi lokasi "blackspot" danlatau rawan bencana & kecelakaan t Identifikasi lokasi-lokasi "blackspot" di sepanjang koridor tapak ruas jalan Rantau Tijang - Kota Agung mencakup lokasi-lokasi yang secara teknis dan teoritis rawan dan/atau berpotensi I terjadi bencana dan/atau kecelakaan seperti: tikungan; tanjakan/turunan; dan kawasan/fasilitas publik dengan hasil survey identifikasi tersaji pada Tabel berikut. I Daftar Lokasi Black Tabel l0 Pada Ruas Jalan: Rantau - Kota A No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I I 0+000 Pertigaan Rantau Tij ang (Simpang Cukuh Balak) Awal Proyek Pertigaan Rantau Tijang (Simpang Cukuh Balak) KM 75 BDL: Tanpa separator; Tanpa lampu Tikungan (arah kiri) I 2 0+050 SMPN I Puguns SMKN + Puskesmas peringatan; tanpa zebra cross dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; tanpa ZoSS dar/atau zebra cross dan rawan kecelakaan I a J 4 0+ 0+250 100 Kantor Camat Pugung Tikungan Tanpa zebra cross dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t 5 6 0+275 0+350 Masjid Nurul Mutaqien Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I I 0+500 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Potensi bangkitan lalulintas, tidak teridentifi kasi rambu 8 0+550 Gudang Bulog Tanggamus I 9 0+650 Pasar Tiban dan rawan kecelakaan Potensi bangkitan lalul intas, tidak teridentifi kasi rambu dan rawan kecelakaan Sekolah al Falah + Mapolsek Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak I 10 ll 0+700 0+775 Pugung Pertigaan teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I t2 l3 0+800 0+950 Tikungan (arah kiri) SDN Sinar Agung Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang ftIwan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I t4 t+000 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan l Lokasi penyebemngan yang rawa[ kecelakaan dan tidak l5 l+450 Masjid Nurul Huda teridentifikasi keberadaan zebracross t PT. Epadascon Permata hal 19 - Lampiran I DOI{[,Jn4EN [-r$i]_. - Lif]t- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAI{TAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Abel l(lfl I No l6 Sta I +650 Deskripsi lokasi Masjid + Jembatan Keteransan dan Justilikasi Teknis Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross I t'1 l8 2+050 2+100 Masjid Pertigaan Al t Mukmin Turunan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I t9 2+300 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi 2+350 I 20 Jembatan Way Muncang rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak 2l 2+ 425 SDN I Tiuh Memon teridentifi kasi keberadaan ZoSS dar/atau zebracross I Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 22 2+500 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 23 2 +'t30 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan I 24 2+950 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 25 3+075 Tikungan (arah kanan) I 26 3+350 Masjid dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas I 27 28 3 +450 3+500 Tikungan (arah kanan) SDNI Banjar Agung Ilir dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberarlgan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I 29 30 3+675 3+950 Tikungan (arah kiri) Jembatan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 3l 4+000 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan ymg rawan kecelakaan dan tidak 32 4+625 Masjid I JJ 5+200 Masjid Banjar Agung Udik + Pertigaan teridentifi kasi keberadaan zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross t 34 5+230 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu 35 5+375 Jurang (panjang + 50 m) t 36 5+450 Tikungan (arah kiri) ditambah guardrail Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak I 37 38 5+730 5+750 SDN Jembatan teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan t 39 40 5+800 6+230 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 4l 6+375 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 6+850 I 42 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan I PT. Epadascon Permata hal 20 - Lampiran I *{.}gtE-iMilI'i fLIl{L - !-lF'!- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG - Satuan Direktorat Bina Teknik iatan Pembinaan Teknik L dan Keselamatan Jalan I aat Tabel I No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 43 7 +025 Jurang (panjang + 30 m) Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide pos! perlu ditambah guardrail Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak I M 45 7+100 7 +200 Masjid + Tikungan Tikungan (arah kiri) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 46 '7 +275 Jurang (panjang + 30 m) Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu ditambah guardrail Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 47 7+800 Tikungan (arah kanan) t 48 7+900 SPBU Pertamina dan rawan kecelakaan Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum dilengkapi rambu Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum I 49 50 8+200 8+620 Masjid Talang Padang Masjid Nurul Iman dilenekapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 40 8+770 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftIngan yang rawan kecelakaan; belum 4l 8+900 Masjid Al Muttaqien dilenskapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 42 8+950 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum +J 9 +200 Masiid Nurul Huda t 44 9 +275 Jembatan dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan I 9+600 45 Perempatan Talang Padang Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 46 9+625 Masjid Baitur Rahman dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas I 47 48 9+650 9+875 Tikungan (arah kanan) Pertigaan dan rawan kecelakaan Lokasi titik konfiik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 49 l0 + 075 l0 + 375 SDN I BandarAgung Pertigaan Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 50 dan rawan kecelakaan I 51 l0 + 450 Masjid + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross t 52 53 l0 + 600 ll +050 Tikungan (arah kanan) Masjid Al Istighfar Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas T 54 ll + 100 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum 55 ll +300 Masjid Baitur Rahman I 56 12 + 000 Masjid At Taqwa dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebraqoss Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 57 12 + 375 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan T Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 58 12 +'100 Masjid Al Islah dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross T I PT. Epadascon Permata hal 2l - Lampiran I I}OKUIT,IEN LIKI, - [J['T- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bjna Teknik I 'abel No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 59 12 + 775 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tikungan (arah kanan) + Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 60 + 975 ! 12 tanjakan dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak 6l l3 T r00 MTSN Talang Padang teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum I 62 63 13 + 300 l3 + 775 Masjid Nurul lman SDN 2 Suka Damai dilenekapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 64 14 + 100 Masjid Muttaqien T dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak 65 14 + 600 SDN I Kedalon teridentifi kasi keberadaan Zo S S dan/atau zebracross I 66 t4 + 675 Masjid Jamiul Amin Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum l5 + 200 Masjid Al Manna t 67 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 68 l5 + 250 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum Masjid + Sekolah 69 15 + 900 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS Muhamaddiyah dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan y ang raw an kecelakaan ; bel um t6 + 200 Masjid Al Mujahiddin I 70 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak Masjid + Tikungan (arah 71 16 + 600 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan kanan) tidak teridentifi kasi zebracross t 72 16 + 680 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum t IJ 17 + 100 SMAN I Gunung Alip + SPBU dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dan/atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 74 t7 + 300 Masiid Nurul Falah dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 75 17 +700 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 76 17 + 850 Tikungan (arah kanan) I 77 l8 + 575 Masiid Baitur Rahman dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas I 78 79 l8 + 725 t8 + 900 Tikungan (arah kiri) Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I 80 l8 + 950 Masjid Lokasi penyebemngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 8l 19 + 000 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I 82 l9 + 125 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan relatif sempig belum dilengkapi + I 83 u 19 19 + 500 150 Jembatan Way Talang Padang SDN I Kutodalom rambu: dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberzmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS darlatau zebracross I I PT. Epadascon Permata hal 22 - lampiran t $OKTJI\4EN LIKI-. L}PL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU Kegiatan Pemhinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan TIJAIIG - KOTA AGLING - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I lSlft Tabel I No 85 19 Sta + 675 Deskripsi lokasi Masjid Al Mujahiddin Keteranqan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross I 86 87 20 + 100 20 + 400 Pasar Gisting Masjid Al Munawaroh Lokasi penyeberangan yang mwan kecelakaan; rawan macet; belum dilengkapi rambu & tidak ada zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross t 88 20 + 475 SDN I Gisting Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dar/atau zebracross I 89 20 + 500 Tikungan (arah kanan) + pertigaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas; titik konflik lalulintas; dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 90 20 + 600 Masjid + Gereja I dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 9l 20 + 650 SDN Fransiskus dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dany'atau zebracross I 92 20 + 750 RS Panti Secanti Lokasi penyeberzlngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; titik konflik lalulintas; dan rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum I 93 20 + 840 SMP Xaverius dilengJ<api rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dan/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 94 2l + 100 Tikungan (arah kanan) I 95 2t + 300 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas I 96 97 2t + 425 2l + 575 Tikungan (arah kiri) SMPN I Gistings dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS l 98 21 + 700 Tikungan (arah kiri) dan/atau zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas; ada I 99 100 2l + 850 22 + 100 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kanan) guardrail; dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t l0l 22 +240 SDN 7 Gistings Atas + Tikungan (arah kanan) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teri dentifi kasi ZoS S dar/atau zebracross Titik konflik lalulintas; lokasi penyeberangan yang t r02 22 + 600 Pasar Induk Sayur rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; belum 103 22 + 700 SDN I Gistings Atas I t04 23 + 075 Gereja Kristen Tanggamus dilengkapi rambu; dan tidak adaZoSS atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas I 105 106 23 + 125 23 + 400 Tikungan (arah kiri) Masjid dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross I ta7 r08 23 + 525 23 + 600 Tikungan (ardh kiri) Masjid Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum l dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I PT. Epadoscon Permata hal 23 - Iampiran I DOr<-I-Ji'i6iiN LIU{,-L - E-iPt-, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik l,i dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t tot Tabel No Sta Deskripsi lokasi Keteranqan dan Justilikasi Teknis I 109 24 + 000 SDN 3 Gistings Atas Lokasi penyebeftrngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adaZoSS atau zebracross Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas ll0 24 + lO0 Tikungan (arah kanan) I nl 24 + 400 Tikungan (arah kanan) dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas I tt2 24 + 700 Tikungan (arah kanan) Masjid + Tikungan (arah dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberzurgan yang rawan kecelakaan; jarak 113 24 + 775 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rar-ubi.i; ,Jar-, I kanan) tidak teridentifi kasi zebracross Tikungan (arah kanan) + Dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan l14 24 + 925 nrunan rawan kecelakaan Jembatan + Tikungan (arah Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas I ll5 l16 25 + 675 25 + 770 kanan) Tikungan (arah kanan) + turunan terbatas; dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I tt7 25 + 950 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak Masjid + Tikungan (arah ll8 26 + 250 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan I 109 26 + 400 kanan) Tikungan (arah kanan) tidak teridentifi kasi zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 120 26 + 500 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum t2l 26 + 700 Masjid al Hidayah dilengkapi rambu; dan tidak ada '-ebracross I t22 26 + 775 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas 27 +200 Tikungan (arah kiri) I 123 dan rawan kecelakaan Jembatan + Tikungan (arah Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas t24 28 +250 kiri) terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t25 28 + 300 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas 126 28 + 525 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan I t27 28 + 600 Jemb. Talang Buntu I Jemb. Talang Buntu 2 + Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Ruang bebasjembatan sempit; jarak pandang bebas r28 28 + 650 I Tikungan (arah kiri) terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 129 29 + 000 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I r30 l3l 29 + 250 29 + 575 Tikungan (arah kanan) Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan t r32 29 + 625 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; jarak 133 29 + 775 Masjid + Tikungan (arah kiri) pandangbebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan I t34 29 + 850 Tikungan (arah kiri) tidak teridentifikasi zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I I PT. Epadascon Permata hal 24 - lampiran I DOKi-iiE,{tiiv ut<L - UFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU Kegiatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan TIJAI\G - KOTA AGIING - Sotuan Keria Direltorat Bina Teknik I ,ot Tabel No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I r35 30 + 100 SDN 2 Kp. Baru + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross I 136 137 30 + 300 30 + 400 Jurang t panjang 20 m Tikungan (arah kiri) Rawan kecelakaan; perlu guardrail Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 138 139 30 + 500 30 + 560 Masjid Tikungan (arah kanan) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu: dan Rawan kecelakaar I 140 30 + 750 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; t4l 30 + 900 Jembatan I t42 30 + 956 Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t 143 t44 31 + 650 32 + 100 Tikungan (arah kiri) Jembatan Way Gading dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I 145 t46 32 + 175 +200 Jembatan Tikungan (arah kiri) + tanjakan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 32 dan Rawan kecelakaan I t47 32 + 300 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 148 32 + 400 Pertigaan dan rawan kecelakaan T 149 32 + 500 Pertigaan Kompl. Kantor Kab. Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 150 32 + 630 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum l5l 32 + 900 Masjid dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I t52 33 + 750 Masjid + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangzul yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 153 34 + 000 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan T Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 154 34 +250 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan I 155 34 + 750 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 156 34 + 950 Tikungan (arah kanan) I dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t57 35 + 100 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Pertigaan + Tikungan (arah Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas; I 158 159 35 + 350 35 + 450 kni) Jembatan Rangka titik konflik lalulintas; Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan dan rawan kecelakaan I 160 l6l 35 + 460 35 + 640 Tikungan (amh kanan) SDN I Kagungan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross I I PT. Epadascon Permata hal 25 - Lampiran I DOKtIivIEI\r UK t, .- i,iXll- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TTJANG - KorA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik T Tabel I No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I t62 35 + 800 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jembatan + Tikungan (arah Ruang bebasjembatan sempit; jarak pandang bebas 36 + 369 I 163 kanan) terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; 164 36 + 400 Jembatan dan rawan kecelakaan I 165 t66 36 + 450 36 + 800 Tikungan (arah kanan) Masjid Baitur Rohim Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I 167 37 + 400 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 168 37 + 420 Tikungan (arah kanan) I 169 37 + 575 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaar Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; t r7a t71 37 + 875 38 + 250 Jembatan Tikungan (arah kiri) dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 172 | 38+500 173 38 + 600 Masjid Jembatan dobel [emb. Sebelah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; kiri rusak) I dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 174 38 + 700 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan t75 38 + 356 Kantor & Komplek Kodim Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan T t76 39+000 Musholla + Tikungan (arah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan kiri) tidak teridentifi kasi zebracross t 177 39+100 Masjid + Tikungan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; j arak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi ranrbu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak I 178 39+400 PAUD + Tikungan (arah kiri) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum t79 39+700 Masjid I 180 40+200 Pengujian Kend Bermotor dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I l8l 182 40+550 40+700 Tikungan (arah kanan) Tikungan (ara.h kiri) dan Rawan kecelakaan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I 183 184 40+900 41+040 Tikungan (arah kanan) + taniakan Jembatan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I r85 4l+100 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan 186 4l+400 Ruang bebas jembatan sempiq tidak dilengkapi rambu; I Jembatan dan rawan kecelakaan Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; jarak Masjid + Tikungan (arah 187 4l+500 pandang bebasterbatas; belum dilengkapi rambu; dan kanan) I tidak teridentifi kasi zebracross I PT. Epadascon Permata hal 26 - Lampiran I T}Ol(:T-IN,TEI-.i [JEi[- - LJFL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t Tabel I No Sta Deskrirrsi lokasi Keteransan dan Justilikasi Teknis I 188 42+000 SMAPGRI Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum I 189 42+225 SDN 4 Kuripan dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zobracross Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum 190 42+300 SPBU Pertamina dilengkapi rambu I l9l 192 42+600 42+900 Pertigaan Peremoatan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan raffic light & I 193 43+000 Perempatan Rumah Dinas Bupati Sumber: Survey lapangan, Konsultan, Agustus, 201I Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi traffic light rambu; dan rawan kecelakaan & I T t I T I I I I t I I I I PT. Epadascon Permata hal 27 - Inmpiran DOKUMEN UKL. T}PL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG Pembinaan Tcloik dan Keselarnatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Tclnik Lampiran 2 IIASIL ANALISIS LABORATORTUM (ruar,ITAS UDARA & KUALTTAS AIR) , DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT EpdasconPermda I (.{\,tiToffi;.r aTzLzTts? Sep. 38 2At1 .11:561 ku \s I LFITEAGA IHSFEKSI TFKHIS 01. BA.A'RrsET'Ail$r4**?rtkff I ilf,rrr;;;;;,*,,pur{s I I Perusahaan : Pr. EPADASCON PERMATA I Alarnat Jl..CIputat Raya NO.33D pondok pinang, Jekera SelaGn Tanggal pelakanaan inspeksi j I Contoh Uji OA egustus 2011 AMBiEN ' Lokasi Pengnrnbilan Contoh Uji I Perempaten Talang padang Tanggal pengujtan 09 Agustus 2011 I xrrrn.arlbnr.t t I I Kebisingan I I I 12 _ier fuustus 2-01I Pqncakr I l' I I I *r nffi "'e i{f'!.6"r.rft&E!eo,F'{' Bru##1d-: I KEMENTERIAN PEND IDIKAN NA S IO NAL REPTIBLIK IND ONE S I A I UMYERSITAS TAMPUNG LABORATORIUM BJONIASSA t .,\frmt: PUSAT KEUNGGULAN ENERG I TERBARTJ KAN BERtrASIS BIOM ASSA JL Prof Dr. Sqcoartrl Bnijonqoro No: I Brndrr Lrrnprng 35I{5 Tclp. (Vt2tl 7052?t Ert. 102 Fer. (0721) 705271 ErL toE I - LAPORAN PENGUJIAN I No. O9lf llOO6,2}.K I Namg Sqmpel No, Terima Sampel Pabiik Air Sungai 0711,015.23.M lqat ada Nqr RegislrFSi Ti{ak,.qdg I !rlq;,Bqtcti' xeryr:ag{ , ' . Tidakada,, :er'iffiereslgr< I I PT. EPADASqON PERMATA :''1 ' ' .;- ?,..' ,. : T : 29 Juli 2011 : ...: : -.... I HASIL :PENGUJIAN : ]e':]amO!1 T I I I I I t I l: :. I KEMENTERTAN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK IND ONESIA UNIYERSTTAS LAMPUNG LABORATORIUM BIOMASSA PUSAT KEUNGG,MAN EN ERC I T ERBARU KAN BERBASIS BIOMASSA Aj.rost: Jf, ProfDr. Socmrntri Brojolegoro No. I Brndrr Lrmpung J5145 Tclp (l)721) 70527t Ert, 102 Fer. l[121] 705271 Err. tot LAPORAN HASIL PENGUJIAN No. Laponn : 006/BIOII,|ASS.U09/ I I Laboratoiium Bioqras.sa Taoggal Terima Sampel 29 Juli 201I Tanggal Pengujian I ,- I 6 Agusrus 201 I .lenis Sampel Air Sungiii Paramelei Terlampir ilasil Peqgujian: PrariCetcr Angtlsls jti: .1,:.r- DOKUMEN UKL - UPL Rencanl Kegirten Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG Pembioaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik Lampiran 3 STRIP MAP (POTENSI DAMPAK & TEKNIK MITIGASI) DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. F4adascon Permata . I I 1 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM STRIPMAP Oeskrlpti Awel Jalan klan : Perti3aan Cukuh Balah Keterantan: I 1 DIREKTORAT JENDEML BINA MARGA Derlrip{ Alhlr : Ferempatan Rumah Dlns Buprtl s.lk Panjang :43.00 krn Sedang SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK Bulan - Tahun 20U : KEOIATAN PEMEINAAN TEKNIK LTNGKUNGAN DAN KESELAIIIATAN JALAN N. 032 RANTAU TtlANc - KT AGUNG : Juli Rusak Ringan Rusak Berat Anal Proyd (s'A O + 00O) ftr C.nr.t pu$nt (sIA 00 + too) (5IAm+ T MasJld 2?5) IkuDtan (stA @+ 280) P&rTlban (5TA @ + 55O) yay.6an Al Fatah (StA m + *-fiG',N 7OO) lkunSah {STA fl} + 8OO} : fi ------EFI'-.ffi I I lrLi&i4r :' o I o +-. +*:-- Q eH|HgE ' q ururuw r'"d*a r I 6" tarlr GUII > ; i Tt EEig I I a I ffiFiE. rulllllilEEq *EH ME Masjld 2 I .E*.Ec > { ,g'!( t e (sTA 01 + 450) ; e Aml Proyek (STA m + 0OO) ol -l Pusl6mas Rtlaig (sfA (}{r+ 05Ol ffEaI Tlkungan (5rA 00 + 700, : I 'TA PERKERAsAN .EBAR . JENIS : l(Rl KANAN 3 M - Aspal 3M.tupal Ad8 100 3 M. Aspal 3 M - Aspal Adr t00 3 3 M -Aspal M - Aspal r00 3 M - Aspal 3 M -Aspal 400 3 M . Aspal 3M-tupal 500 3 M -Aspal 3 M - Aspal t00 3 M - Aspal 3 M - Aspal 700 3 M - Aspal 3 M - Aspal 8{n 3 M - Aspal 3 M - Aspal 900 3 M - Aipal 3M-tupal 1.fi)o 3 3 M - Aspal M - Aspal 1.100 3 M - Aspal 3 M - Aspal 1.200 3 3 M - Aspal M - Aspal 1.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 1.400 3 3 M - Aspal M -Aspal 1.500 3M 3 .Aspal M - Aspal 1.600 3 M - Aspal 3 M - Aspal 1.700 3 3 M - Aspal M -Aspal 1,8m 3M 3 -tupal M - Aspal 1.900 3 M - Aspal 3 M - A5pal I KIRI Ada Ada Ade Ada SAHU Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada KANAN Ada Adt Ad. Ada Ada Ada Adl Ad. Adt Adr Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ad. Ada Ada KIRI v (StA + 28Ol v (X) + 7m) (stA 01 + 300) ot TII(UNGAN lstA v v (sTA + 5751 XANAN v(SlA@+050) vlsrAm+s00) v {STA 01 + 8{x)} I DAMPAK Rwn Kcelakaan nm X@lak .n nwn Kec€lalarn nwn Xaaalaktan Rwn Xeelak an Rwn Xe@lakaan Rwn (eallalaan Rwn Xe@lalaan Rwn X*.lakaan Rwrr f.c€hket nwn kecelakaan Rwn Xaelakran KETERANGAN MITIGASI RaDbu, Zo$ R.mbu, Zost R.mbu R.hbu Rahbu Rambu, Zors Z.bn Crc$/Zos Rambu Lb6 Cro$, Rambl Ranbu ZebE Cbs Rambu lluh Memon I SDN 1 (STA 02 + 4501 +. 5' Ilklngatr (5TA 02 + YXrl MasJld (sTA 03 + 30O) SDN 1 BanJar Ag lllr (SrA 03 + 5m) 4 I .c Is Ri I Bt + 9r 9. TI =F T9 !> tri _E JD7 + 81 ttta ,)/ 6 = I O I I r$r Penkaan (tIA 02 + lm) Iikungan (5TA O2 + TitO| fikungan (SIA 02 + 9SO) I 2.0oo 2.1q} 2.200 2.300 Lr|{)o 2-5q) r.600 t.700 t.8(x) 2.900 3.mo 3.100 t.200 3.300 3.1100 3.500 3.60{} 3.700 3.800 3.9(X) 'TA >ER(ERASAN: KIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3M-Apal I M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aipal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M -tupal 3M -Aspal 3M-tupal -EBAR..IENIS KANAN 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M . Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KIRI Ade Ada Ada Ada Adr Ad. Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ad3 Ada Ada Ada AdA Ada EAHU Ada Ada I TIXUN6AN XANAN KIRI KANAN DAMPAI( Rm Ad. Xel.L.n Adr t Rwn [stA 02 Adr Xcel.kril + 25Ol Ada Rm XecalaLan Arb Adl Rm lGelali.n Ada Ada Rh Xel.lan Ada vlStA@+900) RM Ad: l(rel.k .n Ada Adr Ada V Ada (SlA 03 + 3O0) RmX@laLan Ada Rh treLk .n Ada Rm Ada l(.abla.n Adr Ada Rm xeelalsan Nz I KETERANGAN MMGASI Z.bn CB Rmb Raribu le$fzlbD cE$ ZlbE c'os Rrmb! R.nbu (plnd.hl zlbn cro$, Rnb ttbr. C|!g Rnb R.mbu Ranbu I I F! I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDEML BINA MARGA STRIPMAP lreskrlpsl Awal Oeskrlpsl Akhir Jalan Jalan : Pertgaan Cukuh Balah : Perempatan Rumah Dinas Bupati Saik I SATUAN KERJA DTREKTOMT BINA TEKNIK KEGIATAH PEIIIBINMN TEKNIK LINGKUiIGAN OA}I KESELAiIATAN JALAN N. 032 RANTAU TIJANG . KT AGUNG Panjant Bulan - Tahun :43.00 : Jull 2011 km Sedang Ru5ak Rintan Rusat Bemt I Masiu (sTA Oi i 625) 2 Masjld 3 I A Udlk {sTA 0s + 200) da :_r 3 I Sekol.h O.r.r (SlA 05 + ft._t t; I rfl lr iE!i -9- lF+l ;l I| !'l ?> ir l*6 j Eg I I a 3 a t il Il €! I H5t I *Ei I Tlkuntan (STA (X + 0oo) t4 Jembatan {5TA (X + 9E0l il ,,bt Way Tuba (STA 05 + 750) tf:. *Ei Tlkunjan I s.ooo STA 0.0(X) r.r00 4.200 4.300 t.4{to 4.s00 1.600 1.700 4.800 4.900 ls.roo 5.200 t.300 5.rux) 5.s00 5.500 5.700 t.800 s.9(x) P€RKERASAN: KIRI 3M-tupal 3M-tupal 3 N4 - Aspal 3 M - Aspal I M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Asgal M - Aspal M - Aspal M Aspal 3 3 3 3 M - Arpal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal I U - Aspal 3 M - Aspal 3 M.Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal .ESAR - r€Nts KANAN 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 fvl - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal I M - Aspal M - A5pal I M - Arpal 3 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M'Aspal 3 hr -tupal 3 M .Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KIRI Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada I SAHU Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada ada KANAN Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada KIRI IIKUNGAN KANAN v (sTA 04 + 150) V ISTA OS + ml DAMPA( Rwn K.(€ltkaan 8wn Xccelakran I KETERANGAN Rwn (ecelekaen Rwn Xecelakaan Rwn xecelakaan Rwn Xecelakaan Rwn Xecalakaan MITIGASI Rambu Zebra Crost 2.bE Crcis, Rmb Guard Rall Z€bra C, Rambu Rambu Zo55/Z!bE Cro$ I od dd Tlkun8an {STA 06 + 850) SPBU {STA 07 + 900) lii ilffiE I I 3 *t I I € 6i v 3q -96 t 3 X ts I a a -^:6 t* ?? O I a I 3 q@€5 Masild (sTA 07 + 100) >q 3 : e 3> I ;TA eg I t.000 6.100 t.200 300 5.400 t.500 I 5.500 6.700 5.800 ;.900 7.000 7.100 7.2AO 7.300 7.r!00 7.s00 7.600 t.700 7.800 7.900 )€RKERASAN XIRI M - Aspal M -Aspal I 3 3 3 M - Aspal 3 M, Arpal 3M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal M - Aspal M - Aspal 3 3 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal 3M-tupal 3 I'l - Aspa I 3 M - A5pal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal ,TBAR -,'ENIS KANAN 3M-tupal 3M-tupal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal lM-AsFl 3 M - Aspal M - Aspal 3 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal I M - Aspal 3 M - AstEl 3 [,! - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Asp€l 3 M - Aspal KIRI Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada BAHU Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada I KANAN Ada Ada Ada Ada Ma Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada KIRI IlKUNGAN V ISTA 05 +2301 v (STA 07 + lool KANAN v ISTA 06 + 85{t} v {5'A 07 + 780) DAMPAK Rwn Xerclakaan Rm Xaelake.n RM Xelakaan KETERANGAN ewn X@ttka.n RM Xecelakern Rwn X@lakaan Rwn Xe@l.kaan RM Xecclrlarn Rwn Xec.blian I M|llGASl Rambu Rambu Rambu Rambu Guard Rall ZebB Cr6 Guard Rall Rambu Rambu I I 1 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM STRIPMAP rT Oeskrlpsl Awal Jalan : PertiSaan Cxkuh Balah Keterangan: DIREKTOMT JENDERAL BINA MARGA Dcrklpsl Alhh lalan i Perempatan Rumah Dlnas Bupatl Batk PanJang :43.O0 I km SedanB SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK Bulan - Tahun KEGIATAN PEMBINAAN TEXNIK UNGKUNGAN DAN KESELAIIIITAN JAL/AN N. 032 RANTAU TIJANG - KT AGUNG : Jull 2011 Rusak Rintan Busak Berat I .l M.rjid Nurul Huda (sfA 09 + 2m) PerempabD Tlt Padang (5TA0S + 6(x)) PertlFan(SIA(D+8t51 I g 6 ET fl3 - .t3 .d lg ,I.€F a !a 3 FEdi* #FfgnE $iEl 3 t x> 1l E; ur9 :Ig I I a g t q I > I t (ondlsl.ralan (SlA 08 + 45O) Masild Nurul lm.n {SfA 08 + 620) Maslld Al Muttaqln (STA 08 + 90{r) Pertltaan (STA 08 + 990) I ;TA PERKERASAN .€BAR . J€NIS : XIRI KANAN B.(x)o 3 3 M - Aspal M - Aspal 8.100 3M-tupal 3 M - AJpal 8.200 3 M -AsDal 3 M - Aspal 3.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 8.400 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3.5(n 3 M - Aspal 3 M - Aspal 8.600 3 M - Aspal 3 M - Aspal 8,700 3 3 M - Aspal M - Aspal 3.8(n 3 M - Aspal 3 M - Aspal l.9(x) 3 M - Aspal 3 M - Aspal 9.q)o 3 3 M - Aspal M - Aspal 9.100 3 3 M - Aspal M - Aspal ).200 3 I M - Aspal M - Aspal 9.300 3 M.Aspal 3 M -Aspal ).400 3 3 M - Aspal M - Aspal 9.5o(t 3 3 \,1 - Aspal l,l - Aspal 9.600 3M-tupal 3 M - Aspal ,.700 3 3 M - Aspal M - Aspal t.800 3 3 M - Aspal M - Aspal 9.9(n 3 3 M - Aspal M - Aspal KIRI Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ad. Ada Ada Ada Ad. I Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada BAHU XANAN Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Adr Ada Ada Ada Ada Ada KIRI v {STA(l8 + 770} TIKUNGAN KANAN v(5TA(})+6s0) I OAMPAK Rm l(.e,.ka.n Rwn X@l.k..h RM K€ela|(aan Rwn XEelakaan Rwn Xe@lakaah Rwn X@lakaan Rwn xecelalaan Rwn Ke@hlran Rwn Xacelek.an Rwn Xccalakaan K€TERANGAN MITIGA5I ZebE Cb3t RMB Z€bn Crcs, Rnb Rambu Zebra Cror5,8Db RaDbu Zebn c.o$, Rmb R.mbu Rtmbu Rambu Rambu I : Xomerslal (sTA 10 + 0{n) 6.l ql Pertlt€n (StA 10 + 375) flkunSan (STA 10+ 450) Tlkungan (SfA n lt + 050) 3 a sidi c I o e : iE :5 8 I I 5* EE G.= x> I gg { I 1o.{no 10.1(n 10.200 10.3@ 10.1rc0 10.500 10.600 10.700 10.8(x) 10.900 11.mO 11.100 11.200 11.300 tl.rxlo 11.9)0 11.600 11.700 11.800 11.900 'TA )ERKERA,SAN -Aspal 3 M - Aspal : KIRI 3 M 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M - rspal 3 M - Aspal 3 M - Aipal 3 M - Aspal 3 M - Aspdl 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M - Aspal 3 M- Aspal 3M-AsFl 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M -Aspal !8AR -JEN15 KANAN -Aspal 3 M 3 M - Aspal 3 M - Aipal 3M.Asp3l 3 M - Aspal I M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M-Asp3l 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M -Asp3l KIRI Ada Ada Ada Ada Ada Ade Ada Aria Ada Adr Ada Ada Ada Ada Ada Ad. Ada Ada Ada Ad3 EAHU I NKUNGAN KANAN t(Rl KANAN DAMPAT Ada v (STA lO+ hm l(.eLk (m, an Ad. Ada Rsn Ada Kelakran Ada Rh Kecrlakan Rwn Ad. v (SrA 10+ 600l l(@lalaaD Ad. Ada Ada Ada RwD v {stA Ada tl + xslataao ro0} Ada Ada Ada Rwn l(e@lakaan Ada Alh Ada Adr Ada Ada Rm faehtran I K€TEMNGAN MMGASI loSS/:.bD Ctw Rmbu Rahbu,zebE C Rambu R.nbu. &bF CB ZrbE C@s zabn Crc$ I I I I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP Oeskripsi Awal Jalan Deskripsi AkhirJalan Panjant : Pertitaan Cukuh Balah : Perempatan Rumah Dlnas Bupad r43.0O km KeteranSanr Eaik s€dant SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK L KEGIATAN PETIBINAAN TEKNTK LINGKUNGAN DAN KESELAIIIATAN JAUN N. 032 RANTAU TUANG - KTAGUNG Bulan - Tahun :.,uli 2011 Rusak RlnSan Rusak Berat ! I lkuDtsn(SrAu+3751 frojrkan & llkungan I q.. ISTA 12 + 9751 lEk**Ii a I !- I t5 ffiE I I g. t T MisN Talang Pedang (STA 13 + tml Nu.ul lman (STA 13 + 3lt0) I STA PERKERASAN: .€8AR . JENIS KIRI XANAN 12.qm 3 3 M - Aspal M - Aspal 12.100 3 M - Aspal 3 M ^Aspal 12.200 3 M - Aspal 3 M - A5pal 12.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 12.4(x) 3M-tupal 3 M -Aspal 12.500 3M-tupal 3 M - Aspal 12.600 3 M - Aspal 3 M - Aspal 12.700 3 M -Aspal 3 M - Aspal r2.800 3 3 M - Aipal M-Aspal r2.900 3M 3 -Aspal M - AsDal 13.(XX) 3 3 M - Aspal M -Aspal 13.100 3 M - Aspal 3M - Aspal r3.200 3 M - Aspal 3 M 'A5pal 13.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 13.4{X) 3M 3 - Aspal M - Aspal 13.500 3 3 lv1 .Aspal l,l. Aspal 13.500 3 M - Aspal 3 M - Aspal 13.700 I M - Aspal 3M-tupal 13.800 3 M.Aspal 3 M - Aspal 13.900 3 M - Aspal I M - Aspal KIRI Adr Adr Adr I Ad. Adr Ada Ad. Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Adr EAHU Ada Ada Ada Ada ada ad. I(ANAN Adr M. Ade Ad. Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Ad. Ada Ad. Ada Adr Adr Ad. Ada Ada Ad. KIRI TI|(UNGAN XANAN v {srA 1l + 3r5} v(SrA u + 77s) gts) v{5IA 12 + DAMPAX Rm Xe@la*aan I Rwn Kecelakr.n Rwn Kaelakain Rwn l(eel.kaan Rwn Kacelaka.n Rwn Xecelakaan KFT€RANGAN Rwn Knalakaan MITIGASI RaDbu,z.bn C Rambu Ranbu, ZebE C B.mbu ZoSS/z.bE Cry! Rambu, uebE c ZoSS/Zrbrr Crort I d t t3d is: -iE <:1 g o; g.Ei ai I b' dJA q; hi6 >tst e ;r; P+ |! a!:6 x=: q; H I I ME Masjid Al Manna rffi MatJid dan Srkol.h ilrrffi: -iI -'!i=A' MuhrmdiFh € 9 Mrsrid Mubql.n I {STA 19+2m} {srA ri+e@} I FrA t4+1oo) E i E SIA I 14.mO 14.lq) 14.200 14.300 14.4(x} 14.s00 14.600 14.700 r4.800 14.9rx) 15.000 15.100 15.8{X) 15.200 15.300 15,400 r5.500 15.600 1s.700 1s.9{X) PRKERASAN: t0Rl 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A6pal 3M -AsFl 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-AsFl 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M-Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal LEAR. JENIS KANAN 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal - Aspal 3M-Asp3l 3 M - Aspal 3M -AsFl 3M-Asp3l 3 M KIRI Adr Adr A& BAHU A1|a Ada Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Arti Ad. I XANAN Ad. Ad. Ad. Ad. Mz Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Adr Ad. Ade Ad. Ade Ad. Ad. Ada Ad. A.rr .NXUNGAN XIRI v (srA 15 + 2?51 KANAITI OAMPAK R*n X@Lkarn Rm l(lelak .r |(rIEMNGAN Rm l(.el.k .h Rm febk an I MITIGASI ZlbD CEs ZoSS/ZebE C6s RrBbu&bn cB ZolS/2.bD CE I I t i KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP Deskripsl Awal Deskripsi Akhir jalan Jalan : : Pertltaan Cukuh Balah Perempatan Rumah Dlnas BuDati I Balk PanJant :43.00 km S€dang SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK Bulan - Tahun N. 032 : Juli 2011 Rusak Rlngan KEGIATAN PEMBINMN TEKNIK UNGKUNGAI{ DAN KESELAflATAN JALAN RANTAU TUANG - KTAGUNG Rusk Berat ! I : qP r< E ntuntrn (srA 17 + 850) I B* I g. I a9 l> >- ;s 86 > H t q I I 3 I I SMAN :, i-d d- E 6ununl Allp tlJ o I I Mar,ld ISTA 16+600) (STA 17+rml Ma5Jld (SrA 17+700) I STA 15.(nO 15.100 16.2@ 15.300 15.rlOO 16.500 15.600 t6.700 16.800 16.900 17.@o 17.100 17.200 17.300 17.t100 17.500 17.600 L7.700 17.800 r7.900 PERKERASAN : KIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M. Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M -Aspal 3 M - Aspal M -Aspal M - Aspal 3 3 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspa! 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal -E8AR . JENIS I(ANAN 3M-tupal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Asgal 3 M - Aspal M - Aspal M'tupal 3 3 I M - Aspal I M - Aspal 3 M - Aspal 3M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M-Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal KIRI ada Ad. BAHU Ad. Ada Ada Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Ade Ade Ad. Ad. Ad. I Ada Ada KANAN Ad. Ada Ada Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Ada Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ad. Adr Ada Ad. KIRI v (sTA 15 + 6801 'IKUNGAN KANAN v (sTA 16 + 6m) DAMPAX v lsIA 17 + 8501 KETERANGAN Rh Xmlaka.n Rwn X.aalal.an RM l(.c€l.kean Rwn X.aelakaan nwn Kecrlak..n Rwn X!a€laka.o I Rwn Xecelakaah MITIGASI Zaba crcst R.mbu, &bn CB3 Rambu ZoSS/Z.bn Cro35 Zebn Crc$ 2.bn Crc$ Rambu I tikungan (STA 18 + 725) Ilkunten (STA 18 + 9OO) Er$ SDN 1 Xut dr loR IsTA 19 + Sdrl {*irel g s 5r - I g I : 9le t$ a > 8 5 tg g # E''ri I a I - Metlld #sim 3 d I STA 18.000 18.100 18.200 18.:rn u ai;ra aanmFm-n J*TIE1375' !! 5 Peniten (5TA 19 + 125) 18.400 18.500 18.600 18.700 18.800 18.900 19.000 19.100 19.200 19.300 19.rno 19.5m 19.600 19.700 19.800 19.900 I )ERKERASAN: IBAR - JENIS SAHU KIRI KANAN XIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal A{ta 3M 3 M - A5pal Mz -tup3l 3 M - Aspal 3 M - Arpal Ad. 3 3 M - Aspal M - Aspal Ad. 3 M - A5pal 3 M - Aspal Ad. 3 3 M - Aspal M - Aspal Ada I M - Aspal 3 M - Aspal Ad. 3 3 M - Aspal M -Aspal Ad. 3 M - Aspal 3 M -tupal ,d. 3 M -Arpal 3 M - Aspal Ada 3 M - Aspal 3 M - Aspal Ada 3M-tupal 3 M - Aspal Ad. 3 3 M -Aspal M - Aspal 3M-tupal 3M-tupal Ma 3 M - Aspal 3 M - Aspal Ad. 3 M - Aspal 3 M -Aspal Ada 3 M - Aspal 3 M - Aspal Ade 3 3 M - Aspal M - Aspal Ade 3M 3 M - Asp.l Adr - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal Adr KANAN Ad. Adr Ad. Ad. Ad. Adr M. I Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ada Ada Ade Ad. Ad. Adr KIRI NKUNGAN v(stA8+725) J (stA 18 + 92s) v {SIA !,t +(m} KANAN DAMPAK Rm Xaehla.n XETERANGAN RM X@l.kaan 8wn x.@l.kaan Rm (@lakarn Rm Kela||an Rwn la€laloan RM XeaaLkrrn MrltGASl I n mbu,2!bnCsr RrDbu z.bd cB R.mbu R.hbu R.mbu, loSS/ZebE Crc$ z.bn Ces I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM Oeskrlpsl Awal Jalan STRIPMAP : Pertl8aan Cukuh Balah Keterangan: Deskrlpsi Alhirralan : Perempatan Rumah Oinas Eupatl Balk DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA Panjant :43.00 km Sedant Bulan - T3hun Rusak RlnSan SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK : Jull 2011 KEGIATAN PETBINMN TEI(NIK LINGXUNGAN DAN KESELAilATAN JAIIN N. 032 RANTAU TI|ANG - KT AGUNG Rusak Berat (omPl?k PdtuMn Mrdrrm.dly.h PD.Glsthg |SIA20+ 1O0l Tlturrn (sTA 20 + s{xt) lrlun8.n (3IA 21 + 125) x> R 6'l -tse r3' '7x P r \:E I F*EI o 6 q t 8r a p xruhirrr Gr$*stG # 6 > rE I r0.mo 20.1(x) 20,200 20.300 20./mo 20.5(x) 20.600 r0.7(x, 20.800 r0.90(} 21.000 21.100 2t,200 21.3q1 21.4(x) 1.500 21.600 21.7@ 21.800 11.900 'TA PERKERASAN: KIRI 3 M Aspal - 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3M-tupal 3 M Arpal - 3 M Aspal - 3 M -Aspal 3 M Aspal - 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M ^ Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M 'Aspal 3 M -Aspal 3M -Aspal 3 M - Aspal 3 M ' Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal -EBAR. JENIS M - r€pal M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Arpal M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 l, -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KANAN 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 3 3 KIRI Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Adt Adr Ad. Ada Ada Ad. Ad. Adr Ad. SAHU KANAN Ad. Ad. Ad Ad. Ad. Ad. Adr Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ad. Ada KIRI v (STA 2t + :ld!) v (gTA 21 + 425) NKUNGAN KANAN v(sr 20+500| V {5rA 2r + 10o} v{SrA!3+50) V lStA 21+ 7m) DAMPAK Rwn X€el.k .n Rwn lkelakr.n Rwn XEl.Lan Rwh l(acalaln.n Rwn Xecalakaan Rwn X*alakaan Rwn xcallakaan Rm Xcalak an RM l(elaban Rwn N€ebkran KETERANGAN MITIGASI R.mbu.&bn Cs Zoss/r.bn crcs zoss/l€b6 ce$ Zebn c.otr ZoSS/Z.bE Cto$ R.mbu R.mbu R.mbu R.Dbd, ?€bd cB Rambu likungan (STA 2.it + l25l I { & E a ff sorzerungaur t > d 5 o 3 [L^ E 4 itd lgiei (stA Tlkungan dan Pcrdiiln srA 22.mO 22.tU) 12.500 t2.600 2L7oiJ 22.E(n 23.000 23.100 23.200 23.300 13.rU,O 13.5m 23.600 23.700 23.8{n 23.9(n 2,2.2(x) 22.300 l2-tt00 12.9(X) M -Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Asp"l 3M -Aspal : KIRI 3 M -AsFl 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M-Asp3l 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 3 M - Aspal 'ERKERASAN -EBAR -JENIS M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KAMI{ 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M -Asp3l 3 M - Aspal 3M-AsFl 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3M-ASFI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 xtil Adr Ad. Ad. Ad. a!r. Adr Ad. Ad. Ad. adr Ad. Arlr Ad. Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Mr SAHU KANAN Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Arl. Ad. Arl Adr Ad. Adt Adr Adr Ad. Ad. Ad. Ada Ad. ArlI Ad. KIRI ,(SrA23rrjrsl V[5rA8+5251 TI(UNGAN XANAN v lsrA 22 + llDl tlFrA2+ 2{tr1 DAMPAX RmXeLk m Rm|(@LL.n Rm|(elrLil Ryn l(tol.lo.n Ru K!rl.lo& Bwn |(.el.kdn Rs X@l.kr.n Rmt(el.Lu R!r,t l@lakaan KFIERANGAN MITIGASI bDbu 26c/&bn c65 Z.bn CF 2os/Iebn Cs &bncE R.mbu Z!b6 C6 Rmbu Ztbh CE I I KEMENTERIAN PEKERJAAN UIUUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP Deskrlpsl Awal talan Deskripsl Akhir.lalan : Pertigaan Cukuh Ealah : Perempatan Rumah Dlnas Bupatl Keterangan: Baik I SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK KEGNTAN PEIIBII{AAN TEKN]K LINGKUNGAN DAN KESELAiIATAN JAIAN N. 032 RANTAU TIIANG - KT AGUNG PanJant Eulan - Tahun I : 43.00 Jull 2011 km Sedang Rusk Ringan Ru3ak Berat i ! Tlk$tan e turunen (STA L + i iq 9- I I ex I : t 7 d f, I t I ;TA PERXEMSAN: -EEAR - JENIS KIRI KANAN KIRI 14.fi)o 3 3 M - Aspal M - Aspal 24.100 3 3 M - Aspal M - Aspal 24.2N 3 M - Aspal 3 M -Aspal 24.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 24,tloo 3 M -tupal 3 M -Aspal 24.500 3 M - Aspal 3 M - A5pal 24.500 3 M - Aspal 3 M - Aspal t4.700 3 M - Aspal 3 M'AsDal 24,800 3 3 M - Aspal M - Aspal 24,900 3 3 M - Aspal M - Aspal 25.mO 3 3 M -Aspal M - Aspal 25.100 3 M - AJpal 3 M - Aspal 25.200 3 3 M - Aspal M - Aspal t5.300 3 3 M - Aspal M - Aspal 25.400 3 3 M - Aspal M - Aspal 25.5(x) 3 M 3 M -Aspal -Aspal 25.600 3 3 M - Aspal M - Aspal 25.7AO 3 3 M - Aspal M - A5pal 15.800 3 M - Arpal 3 M - A5pal 2s.900 3 3 M - Aspal M - Aspal Ad. Adl A& ad. t Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ade Adr Ada Ad. Ma Ad. Ad. Adr Adr BAHU KANAN Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Ad. Ada Ada Ada Ad. Ada Ad. Ad. Ad. Adt Adr Ada Ad. Ad. Ad. KIRI TIKUNGAN XANAN V (sTA 14 + l(xD v FrA 2a +.(xtl v (STA 24 + tS) V (SIA 24 + 92sl v (sIA 25 + 6751 v(srA25+7701 t (tlA 25 + 95Ol l(!el.kaan I XETIRANGAN OAMPAX Rwn X!@lakaan Rwn nwn Xehhan Rm lhcclakaan Rwn Xe@lrkdn Rs xecalakaan Rwn Xecelakdn 8Bn X!@lakaan MINGASI ZoSS/Zebn Zorr Rambu Rambu R.mbu.z.bra CB nrmbu Rambu RaDbu R.mbu I lq is 6C t ^a qa >-t pH &N o + I ^-/z 2 ! I 4 E'a 3 qftffi{ =AtK _E; G -P r g d --F g$ii >4 Ht EEl# I ffiieil lflongan lSfA 26 + ril[rnFn |STA 25 + s(xtl I STA 16.(x)o 25.100 26.200 t5.300 16.400 26.500 25.6(x' 26.700 26.800 26.900 17.0{x) 27.rOO 27.200 27sAO 27.400 17.5(X) 27.W 27.700 27.800 27.900 PERKERAAN: KIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-AsFl 3 M -Aspal 3 M -Aipal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Arpal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M .Aspal 3 M- tjpal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal I..€BAR . J€NIs I(ANAN 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Asgal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M -Atpal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3M-AsFl 3M -Aspal 3 M - A5pal 3M - Asp.l 3 M - Aspal 3 M - Aspal KRI aAHU Ad. Ad. Ad. ArL Ada Ad. Adr Aala Ad. &- Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Ada Adr Adr Mz Ad. I N(UNGAN KANAN KIRI KAMN OAMPA|( Ad. Arla vlst^26+ 25ol Rn Xebloel Ad. Adr J 6rA Ada 26 + iM Kel.k .n alxtl Ad. vFrA 25+ sm) Rm X@,atr.n Ad. v lsTA 26 Ad. Rs l(ELl.en + 7r5) Ada Ad. Ada Mr v ISIA 27 Adr Rm XaeLk rn + 2qD Ad. Altr Ad. Ada A.l. Ad. Ad. I KETERANGAN MITIGASI iaEbo, ltbh CE Rihb! Rrhb! nanbu, Zrbn Cc Rihbu t I I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM STRIPMAP Oeskrlpsl Awal ralan Deskripsl Akhir ralan : Pertlgaan Cukuh Balah l(eterangan: I : Perempatan Rumah Dinas Bupatl 9aik DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA Panlang :43.00 km Sedang SATUAN KERJA DIREKTOMT BINA TEKNIK Bulan - Tahun Jull 2011 032 Rusak Rintan : KEGI,ATAN PEI$BINAAN TEKNIK UNGKUNGAN OAN KESELAMATAN JAI-AN N. RANTAU TIIANG . KT AGUNG Busak Bsrat t Jarnbatan dD 23 + zso) Jmbetan dan lstA 28 + 55o) ee tllungan (sfA 29 + 85,{t} t q$i$ffi l 3 al I l{ I 3l 3! TE lSvnrrnl ;u; H, >; t gfs { I I i; a-: .=\ a' J.- o F G a J ao ee o F1 dE f, g5 =3 d* I 9a l; t; tsH >- t lx tN >- 6: l:j c* l, I I ,l i STA PERKERASAN : KIRI 28.000 3 M -Aspal 18.100 3 M - Aspal 18.200 3 M -Alpal 28.300 3 M - Aspal t8.400 3 M - Aspal 28.500 3 M - Ajpal t8.600 3 M - A5pal r8.7(X) 3M-tupal 28.8(x) 3 M - Aspal 28.900 3 M - Aspal t9.000 3M - Arpal 29.100 3 M - Aspal r9.200 3 M - Aspal 29.300 3 M - Aspal 19.400 3 M - Aspal 29.500 3 M - Aspal 29.600 3 M - Aspal r9.700 3 M - A5pal 29.800 3 M - Aspal 19.900 3 M - Aspal IEBAN - JENIS KANAN 3 M - A5pal 3 M ^ Aspal 3 M. Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 tlt .Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3M-tupal 3 M - Aspal KIRI Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Adr Ad. Ad. ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Adr Ad. I SAHU Ada Ada Ade Ada KANAN Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ad. Ad. Adr Ad. Adr KIRI V(stArl+2yrl v(stA 28 + s25) V (SrA 28 + f,50) r, (StA 29 + 625) V {sTA 29 + 525} v {5TA 29 + Es{r) TIKUNGAN KANAN v (SlA 28 + 3.qD mol v (SIA 29 + V {tA 29 + 575) OAMPAK Rsn X6elakaan Rm ftelakran Rwn Xe.abkaan Rwn l(@l.karn X@lekaan Rwnl(.@ltkaan Rm Xacalakaan R*n l(4hk .n Am X@lalr.n I Rwn KETERANGAN MINGASI Ranbu Rambu Rambu R.mbu R.mbu nambu Ranbu R.mbu, Zebn Cr R.hbu I 6 r|luntin (5rA :l|)+lml Ikuntan (5rA 30 + 560l I fi t I I I 6 I I I I a I r.jiq i t I SDil 2 tarmpuntbaru lSfA mi rOOi Jambattn TL &tu lstA 30 + ru-. Y:e cL lsrA 30 + eool ,- SIA xt.mo I 3{r.1@ r0,200 t0.300 30.4{to 30.500 t0.600 ]0.7(x) 30.800 x,.900 31.(x)o il.100 31.200 31.300 t1./rco 31.500 31.600 31.7(x1 31.800 31.900 ,ESXERASAN: KIRI 3 M - Aspal 3 M . Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-Asp3l -Aspal M - Aspal M - Aspal 3 M - Aepal M - Aspal 3 M 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 3 3 TEAR.JENIS IGI{AN 3M-Apal 3M -Aspal M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Asgal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-Aspal 3 M - Aspal 3 M - Arpal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 3 M - Aspal t0Rt Adr Ada Ad. Ad. Ad. Ad. BAHU Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad: Ad. AA. Ad. Adr Ad. Ade Ad. I KAMN Adr Ad. Ma Ad. adr Ad. Ad| M Ad. At Ai. Ad. ad. Ad. Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Adr KIRI v lstA :lO. l.xtl V €rA :Y, + a{rol v {SrA :It + 95O) v (StA 31 + 6sol IIKUNGAN KANAN v (5rA 30 + 56ttl v (srA:ilt + 75ol DAMPAX lml(ELt { ftM xdlikian Rs |(!el.lDn Rwn lb..l.lr.n Rm xteLtarn Fm l(!eLk-n Rm X@lrk-! $TEMNGAN I MMGASI ZoSSEtbB C,s 6@rd i.ll R.mbu R.Dbu,z.bn Crs na[|bu 8.nbu Rrmbu I I t KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM Jalan 1 DIREKTOMT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP oeskrlpsl Awal Desklpsl AkhlrJalan : Penigaan cukuh Balah : Perempatan Rumah Dlnas Bupat, Keterantan: Balk I l SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK KEGIiATAI{ PEMBINMN TEXNIK UNGKUNGAN DAN KESELAIIATAN JALAN N. 032 RANTAUTUANG-KTAGUNG PanjaDB Bulan - Tahun :43.00 : Juli 2011 km Sedang Rusak Rlntan Rusk Berat I I T.img€ *s. & I [ ;F' tr+ri#jJ lJ ; ii G^ef,ic g i ra 32 + 4ool rt fq n8Etsj B!* :i ^{ I I : de 1:. f ii ? ts;- I E o I Pe.tlgaanr 1\32+5O0) o ia! (1,/,7 flAl f AEE '-EEFg!!A tO e g q :f-nrlL -.CE.E t OO c+4/ " 'IHtEEEEI d Fc3 eeJ F ; >q 93 9 9m) I > Mariid (srA 32 + i H>- $F i!P F 6 gs e!.,6 - l4 I ITA P€RKERASAN: .€BAR - JENIS KIRI KANAN KIRI 32.(X'O 3M-tupal 3 M - Aspal 32.100 3M-tupal 3 M - Aspal 32.2qt 3 M - Aipal 3 M - Aspal 32.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 32.400 3 M - 3 M - Aspal Aspal t2.500 3 M - Aspal 3 M - A5pal 32.600 3 M - Aspal 3M -Aspal 12,700 3 M - A5pal 3M-tupal 32.800 3 M - Aspal 3 M - Aspal |2.900 3 M - Arpal I M - Aspal 33.m0 3 3 M - Arpal M - Aspal t3.100 lM-tupal 3 M - Aspal 33.200 I M - A50al 3M - Aspal t3.3(x) 3 3M M - Aspal - A5pal 3.r|{)o 3 M - Aspal 3 M - Aspal 33.500 3 Nl -Aspal 3 M-Aspal 33.600 3 M - Aspal 3 M - Aspal 33.700 3 M - Aspal 3 M - Aspat 33.800 I M - Aspal 3 M - Aspal |3.900 3 M - Aspal 3M-tupal Ad. Ad. Adl Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Ada Ad. MI Nz Ada Ad. Ad. Ad. I BAHU XANAN Ad. Adr Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ma Ad. Ada Ad. Ade Ad. Ad. Ad. Ada Ada Ada Arta KIRI V (5TA 32 + 2ml V (5TA 32 + 630) v (STA 33 + 7501 TIKUNGAN KANAN v (stA 3l + 3lxt) DAMPAK Rm l(rclaLan l(@l.k..n Xeelika.n Xe4lakaan I Rwn Rwn Rwn l(eelalaan Rwn XETERANGAN MITIGASI A.mbu Rambu Rambu Zabra C'o$ Rambu. Zcbn CF I 36 I ! qa tt &! 33 + 3so) I o a o o I i SON 1 f€gungan {srA ${5,|{}} I + I iTA :t4.(x)0 t4.1q) 34.2(x) 34.rUX' H.5m 34.6(x) t4.700 34.8{n t4,9{X) 3s.000 3S.100 35.200 35.300 35.400 35.500 15.6(x) 35.700 35.800 35.900 PERKERASAN : XIRI 3M -AsFl 3 M - Aspal 3 M - Aspal '4.300 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3M - Asp.l 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspsl 3 M - Aepal 3 M - Asp3l 3M-AsFl 3M-AsFl 3M-AsFl 3 M . Aspal 3 M - Aspal 3M -tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal IEEAR . JENIS 3 M -Asp3l M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KANAN 3 M - Aspal 3 M A5pal - 3 M - Aspal 3 M Aspal - 3M-tupal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3M-tupal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 KIRI Ad. Ad. Adr Ad. Ad. Ad. ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Ad. Adr Atlr Ad. Arla Ad. Ad. i BAHU I KAMN Arta Ad. Ad. Ad. Adr Ad. Ad. A(lI Ad. Adr Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Arta Ad. Ad. Att Adt t(Rl r,(fl^ l (ml v ISTA 35 +:tsol NKUNGAN 'a KAnlAN , ISTA 3l + 2601 v (sTA:t4 t 75O) v (sTA 34 + 9Y,) J (5rA 3s + !0o) { lsrA 35 + 460} i DAMPAK Rm X6tlrkr.n Rh |(!eLb.n Rm Kaelakaan Rm l(el.kart Rm X.4l*tn lhrn Xaeltktan im t(elsk .n Rwn X!4lakaaD I |(ETERANGAN MMGASI Ranbs nantb{ n Dbu nahbu nahbu nambu Rrmbu Z.bb CEs I I I 1 KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM n d DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP Jalan Desklpsi Awal OeskripsiAkhir.lalan ; PertiSaan Cukuh Balah : Perempatan Rumah Dinas Bupatl Keterangan: Bait I Panjang :43.00 km Sedang SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK Bulan - Tahun Juli 2011 Rusak Ringan 032 : KEGITATAN PE'IIBINAAN TEKNIK LINGKUNGAN DAN KESELAMATAN JALAN N. RANTAU TTJANG - KT AGUNG Rusak Bent T is dI J =+:= 6I d I <s A! I a--^ aq >>- Ho ;q 16. > t P :9 a 4a ;> 5! ;{ t I I -d 3 o d c- G I a 3 a I Jembatan (STA 3t + 875) I t l! t I STA PERXEMSAN: ,EBAR . JENIS KIRI KANAN KIRI 16.(x)0 3 M - A5pal 3 M - Aspal Ad. 36.100 3 M - Arpal 3 M - Aspal Ad. 16.200 3 M - Aspal 3 M -Aspal 16.300 3 M - A5pal 3 M - Aspal 15.rrco 3 M - A5pal 3 M - Aspal 36.500 3 M - Aspal 3 M - Aspal adr 36.600 3 M - Aspal 3 M - Aspal 35.700 3 M - Aspal I M.Aspal 36.800 I M.Aspal 3 M - Aspal 36.900 3 M - Aspal 3 M - Aspal 37.000 3 3 M - Aspal M - Aspal 37.100 3 M - A5pal 3M -Aspal 37.200 3 M - Aspal 3M-tupal 37.300 3 M - Aspal 3 M - Aspal 37.400 3 IM M -Aspal - Aspal 37.500 3M-tupal 3 Nl - Aspal 37.500 3 3 M - Aspal M - Aspal ada 37.700 3M 3M - - Aspal Aspal 37.8(X) 3 M -tupal 3 M - A5pal 37.900 3 M - Aspal 3 M - A5pal Ada Ade Ad. Ada Ad. Ada Ad. ada Ada Ada Ada Ada ada Ada Ada I BAHU KANAN Ada Ad. Ad. Ad. Ad. Ada Ada Ada Ad. Ade Ade Ada Ada Ada Ad. Adr Ada Ad. Ad. Ada KIRI V (STA 37 + 575, TIKUNGAN KANAN v (srA 36 + 3oo) vlsrA 36+.s0) v {SrA 37 + 420) OAMPAX x@lakaan Rwn l(.celakaan I Rwn Ka.elak.an Rwn Rwn Xecelakaan Rwn Xecelakaan XETERANGAN MITIGASI Rambu nambu Ranbu, Zebn C6s Rambu, Zebra CEi Rambu I I f I I t t t >-A 3e+r |1 + I o+a a .i,o a /. O M rM O I aa/t 6;d -l) }t m tl^^ I !^!Ctft i :R Po 9! fI* I {:€ 69?. Mariid la\ 39 + 1(xr) Ma3jld (sTA 39 + 7OO) q Masjid (STA 38 + 50O) t; ot h= I(OOIM (StA 38 r 850) iri >- t 6> I ,+.u e tE9 STA 38.000 38.100 18.200 t8.300 38.400 t8.500 38.600 t8.700 38.8C0 38.900 39.mO 39.100 t9.200 39.300 39.400 39.500 39.600 39.700 39.800 39.900 )ERKERAS/qN: KIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M - A5pal 3M-AsFl 3 M - Aspal 3M-Aspal 3 M . Aspal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3 M -Aspal 3M-tupal 3M - Aspal 3M - Aipal 3 M - Aspal 3 M - Aepal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal T fBAR - JENIS KANAN 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - A5pal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-Asp3l 3M - Aspll 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal KIRI BAHU I (ANAN KRt t {StA :t8 + 250) v {5IA 39 + 9dt} v (sTA 39 + rml v (STA 39 + /|{!) NXUNGAN KANAN v (srA 38 + 7@l DAMPAK RwD faelakDn Rwn X@lataan Rm l4Lk .n Rwn XeeLkeaD Rm X@lakaan Rwn Kecdakran RM Kelrb.n I KETERANGAN MITIGASI R.hbu R.dbu, Zlba CE Ranb! R.mb4 e.bE Crt Rrmbu.2.bd C6 Ramb!, ZoS5 R.mbo, ZebE C6 I I I l KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DIREKTOMT JENDERAL BINA MARGA STRIPMAP Desklpsi Awal Ocskrlpli Akhlr Jalan Jslat) : . Pertigaan Cukuh Balah Pcr€rrpdtdn Rurnah Dlnas lupatl KeteranBanl Ball( Panlang :43.00 I km Sedang SATUAN KERJA DIREKTORAT BINA TEKNIK Bulan - Tahun Juli 2011 Rusak Ringan N. 032 ; KEGTATAN PEMBINAAN TEKNTK LINGKUNGAN DAN KESELAi'ATAN JALAN RANTAU TIJANG - KT AGUNG Rusak Serat I I . si I 2 t- t: 6S t I o a O a o a I I J 3 f I 9 a t I t l4 9 I STA t0,mo 40.100 00.200 t0.300 40.400 10.500 40.600 10.700 r0.800 40.900 1.000 1.100 41.200 1.300 81.400 11.500 41.600 11.7(X) r.800 r1.900 PERKERASAN XIRI 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3M-tupal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M -Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M-Aspal 3 M - Aspal I M-Aspal I M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal .E8AR . JENIS KANAN 3M-tupal I M - Aspal I M - Aspal M- Aspal M -,qspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal M - Aspal M - Aspal 3 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - AJ9al 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal I M - Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal 3 3 3 KIRI Adr Ad. Ad. Ada Ad. Ad. Ad. Ada Adr Ada Ada Ada Ade Ad. Ada Ad. Ad. Ada Ada Ada SAHU I NKUNGAN XANAN KIRI XANAN Ada Ada Ada Arta Ade V {STA Ade 40+ 250} { (srA 40 Ada + 7@l Ad. Ad. Ada v (sTA ilo + 9(x,) Ad. Ad. Ada Ada Ad. v (srA Ad. 41 + s00) Ada Ada Adr Adr DAMPAX I Rwn Kecelakaan Rwn Kecelakaan Rwn l(ecelakaan Rwn Xecel Rwn Xecelakaan KETERANGAN MITIGASI Zeb6 Cro$ Rambu Rambu Railbu Rrmbtr l€bE cEr I *- {a e 3 3 I t l a a I p >= I 3 t I 5TA 42,(x)O 12.100 42,200 12,300 42.&O 12.500 t2.500 12.700 12.800 42.9fi) 33.000 t )ERKERASAN: -ESAR . JENIS BAHU KIRI KANAN KIRI 3M-tup3l 3 M - Aspal Ad. 3 3 M - Aspal M - Aspal Ada 3 M - Aspal 3 M - Aspal Ad. 3 M - Aspal 3 M - Asprl Ad. 3 M - Aspal 3 M . Aspal Ma 3M - 3 M - Aspal Adr Aspal 3 M - Aspal 3 M - Aspal Ad. 3 3 M - A5pal M - Aspal Ada 3 M-tup3l 3 M - Aspal Ad. 3 3 M - Aspal M - Aspal Ada 3 3 M - Aspal M - A5pal Ad. I KAMN Adr Ad. Ad. Ad. Ada Ad. Arta Arta Ad. Ma Adt t(|Rl NKUNGAN KANAN DAMPAX Rwn K@lakaan Rm Xftelake KETERANGAN I c6 MITIGASI Z!SS/Z.bE crc$ ZoSSn bE I DOKUMEN UKL. UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG Pernbinaan Telmik dan Keselanratan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik Lampiran 4 REKOMEIYDASI MITIGASI DAMPAK ( MASUKAN UNTUK PERENCANAAN TEKNIS RINCI/INTEGRASI DESAIT9 DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT fuadascon Permata I DOK{-IMEN E.IKE- - 6JFi. Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAFIG - KOTA AGIJNG Direktorat Bina Teknik Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan t I DarrAR ReKoMENDASI I TTKNTK MtnGAsl (BAHAN MASUKAN UNTUK NTEGRAST DESIGN) I Deskripsi Doftar Rekomendasi Teknik Mitigasi berisi daftar dan deskripsi teknik penangqnan I ttritigasi sebogai bahon nnsukan untuk integrosi design bagi perencana teknik pada proses perenconsn teknik rinci rencana kegiatan peningkatan jalan: Rantau Tijang - Kots Agung. Daftar dan deskripsi ini pada dosarrryq merupakan sebagiott "intisori" dari dohunen UKL-UPL t terutq,na rekomendasi-rekomendasi dari Tabel Upo.,'a Pengelolaan Lingkungan (UKL) tutuk diintegrasikan dan dijabarkan dslam Dokumen Perencanaan Teknis Rinci (Gatnbar Rencona; SpesiJikasi clan BOQ) rencana kegiatan peningkatan jalan: Rnrtlou Tijang - Kotu Agung. I Daftar Rekomendasi Teknik Mitigasi Rencana Peningkatan Jalan Program WIhIRIP Ruas Jalan: Rantau Tijang - Kota Agung I Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I I 0+000 Pertigaan Rantau Tij ang (Simpang Cukuh Balak) Tikungan (arah kiri) Awal Proyek Pertigaan Rantau Tijang (Simpang Cukuh Balak) KM 75 BDL: Tanpa separator; Tanpa lampu nerinoafan. fanna zehra nrncc rlan rerpan kcnelakann t SMPN I Pusuns Perencanaon rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka j al an; penambahan rambu lalulintas. I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi perencanaan Sta - 0+050 sd Sta Gr050 Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Lokasi rambu tikungan: Sta - 0+075 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta Gr075 (kanan jalan arah Kota Agung) I Tidak dilengkapi rambu; tanpa ZoSS dan/atau zebra cross 2 0+050 SMKN + Puskesmas dan rawan kecelakaan Perencanaan Zono Selamat Sekolah/ZoSS atau Z'ebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi I J 0+100 Kantor Camat Pugung standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atau?*bra Cross: Sta GF050 Tanpa zebra cross dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta Gl-Ifi) Lokasi rambu: t sta or050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 0+150 (kanan jalan arah KotaAgung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan 4 0+250 Tikungan t Rekomendasi Teknik Mitigasi rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta Gl-200 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 0F300 ftanan jalan arah KotaAgung) I PT. Epadascon Permata hal 1- Inmpiran4 I F$E{:t-ji\{Ef-{ UKL - UFE- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan:'RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik L dan Keselamatan .Ialan - Sohran Keria Direktorat Binn Teknik t Rehomendasi Teknik I No 5 Sta 0+275 Deskripsi lokasi MasjidNurul Mutaqien Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan zebracross t Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta GF275 Rekomendasi Teknik Mitigasi I Lokasi rambu masjid: Sta &1225 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta Gr325 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan t 6 0+350 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I 7 0+500 Tikungan (arah kanan) Lokasi rambu: Sta 0+300 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 0+400 (kanan.ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta Gr450 (kiri jalan arah Kota Agung) t 8 0+550 Gudang Bulog Tanggamus Sta Gr550 (kanan jalan arah Kota Agung) Potensi bangkitan lalulintas, tidak teridentifikasi rambu dan rawan kecelakaan l Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 0t550 Lokasi rambu: I 9 0+650 Pasar Tiban Sta 0+500 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta Gr600 (kanan jalan arah Kota Agung) Potensi bangkitan lalulintas, tidak teridentifi kasi rambu dan rawan kecelakaan I Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta &l-650 Rekomendasi Teknik Mitigasi t Lokasi rambu: Sta Gr600 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 0'1700 (kanan jalan arah Kota Agung) Sekolah al Falah + Mapolsek I Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan dan tidak 10 0+700 Pugung teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Perencenaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi I II 0+775 Pertigaan standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atau Zebra Cross: Sta Gr700 Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rarnbu; dan rawan kecelakaan I Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; penambahan rambu lalulintas. Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi perencanaan Sta Gr725 sd Sta Gl-825 T Lokasi rambu simpang: Sta 0+700 (kiri jalan arah Kota Agung) Sts 0+835 (kanan jalan arah Kota Agung) I I I PT. Epadascon Permata hal 2 - Lampiran4 I I}L-bI{I-J&{EN UKN- . [-IFL Rencana Kegiatan Peningkatair Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGttNG Pcmbinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direltorat Bina Teknik t laniutun Daflar Rekomendasi Teknilt No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis t t2 0+800 Tikungan (amh kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencenaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan t Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 0+750 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 0+850 (kanan jalan arah Kota Agung) I l3 0+950 SDN Sinar Agung Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross Peren ca n aa n Zona Sela m at Sekolah/ZoSS atau Tnbr a Rekomendasi Teknik Mitigasi Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana) I l4 l+000 Tikungan (arah kiri) Lokasi ZoSS atzuZebra Cross: Sta 0+950 Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta GF950 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta l+050 (kananjalan arah KotaAgung) I l5 l+450 Masjid Nurul Huda Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta l+450 Lokasi rambu masjid: l 16 I +650 Masjid + Jembatan Sta l+400 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 1+500 (kananialan arah KotaAgung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross I Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta l+650 Lokasi rambu masjid: t Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta l+600 (kirijalan arah Kota Agung) Sta l+700 (kananjalan arah KotaAgung) Perencanaan Rambu Jembatan I Lokasi Rambu Jembatan: Sta l+575 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta l+725 (kanan ialan arah Kota Agung) t Lokasi penyeberangan yimg rawan kecelakaan dan tidak 17 2+050 Masjid Al Mukmin teridentifi kasi keberadaan zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Zebra Cross: Sta 2+050 Lokasi rambu masjid: Sta 2+000 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 2+100 ftanan ialan arah Kota Azuns) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 18 2+100 Pertigaan + Turunan dan rawan kecelakaan Perencanean rinci intersection/persimpan gan t Penambahan marka j alan; penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 2+050 sd Sta 2+150 Lokasi rambu simpang: Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 2+050 ftiri jalan arah Kota Agung) I Sta 2+150 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi ram bu tanjakan/turunan : Sta 2+025 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 2+175 (kanan jalan arah Kota Agung) t PT. Fpadascon Permata hal 3 - lnmpiran4 t EltltiuturEN {-JK-[, - {-JPI- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAIITAU TIJANG - KOTA AGUNG Pemblnaon Teknlk Li don Kcsclomaton Jolan - Sonron Kcrin Dircktorot Bino Tcknik I Rekomendasi Teknik No Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I Sta Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan t9 2+300 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 2+250 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2+340 (kanan jalan arah Kota Agung) t 20 2+350 Jembatan Way Muncang Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Ste 2+300 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2+450 (kanan.jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yzrng rawan kecelakaan dan tidak 2l 2+ 425 SDN I Tiuh Memon t Rekomendasi Teknik Mitigasi teridentifi kasi keberadaan ZoSS dar/atau zebracross Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atalu Zabr a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) I 22 2+500 Tikungan (arah kiri) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 2+425 Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 2+450 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2+550 (kanan.ialan arah Kota Agung) I 23 2+730 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 2+675 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2+800 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan I 24 2+950 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I 25 3+075 Tikungan (arah kanan) Lokasi rambu: Sts 2+900 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 3+000 (kanan.ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik lVlitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 3+000 (kiri jalan arah Kota Agung) I 26 3+350 Masjid Sta 3+1fl) (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Perencanaan Zebra Cross * Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanain Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 3+350 Lokasi rambu masjid: I 27 3+450 Tikungan (arah kanan) Sta 3+300 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 3+400 (kanan ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 3+400 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 3+500 (kanan jalan arah KotaAgung) t PT. Epadascon Permata hal4-Lampiran4 I DOT(UF4EN UKT,. {JIJL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAIYTAU TTJANG - KorA AGUNG Pcurbiuaar Tekrrik Lir t dal Kcsclarlatal Jalatr - Satuan Dircktorat Bila Tcklik I laniutan Doftor Rehomendasi Teknih No Sta Deskripsi lokasi I 28 3+500 SDNI BanjarAgung Ilir Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I Perenca naa n Zona Sela mat Sekola h/ZoSS atau Znbr a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanann ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atau Zebre Cross: Sta 3+500 I 29 3+675 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 3+625 (kiri jalan arah Kota Agung) Ruang bebas Sta 3+725 (kanan jalan arah Kota Agung) jembatan relatif sempit; belum dilengkapi 30 3+950 Jembatan I Rekomendasi Teknik Mitigasi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Sta 3+875 (kiri jalan arah Kota Agung) I 3l 4+000 Tikungan (arah kanan) Sta 4+025 (kanan.ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 3+975 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 4r{75 (kanan jalan arah Kota Agung) I 3Z 4+625 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 4+625 Lokasi rambu masjid: Sta 4+575 (kiri jalan arah Kota Agung) I J) 5+200 Masjid Banjar Agung Udik + Sts 4+675 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan tidak Pertigaan I teridentifi kasi keberadaan zebracross Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separatoq penambahan marka j alan; penambahan rambu lalulintas. I Lokasi perencanaan Sta 5+150 sd Sta 5+250 Lokasi rambu simpang: Sta 5+125 (kiri jalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 5+275 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 5+180 t Lokasi rambu masjid: Sta 5+150 (kirijalan arah Kota Agung) Sta 5+250 (kananjalan arah Kota Agung) I 34 5 +230 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 5+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 5+3fi) ftanan jalan arah Kota Agung) I PT. Epadascon Permata hal 5 - lampiran4 T I ilC${UF,.,tEN Ug{ $. ., i-lFI- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I w Rehomendosi Teknik I No 35 Sta 5+375 Deskripsi lokasi Jurang (panjang ! 50 m) Keterangan dan Justifikasi Teknis Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu ditambah guardrail I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Guardrail sepanjang 50 m: Sta 5 + 340 - Sta 5 + 390 (kiri jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan I 36 5+450 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I 5t 5+730 SDN Lokasi rambu: Sta 5+400 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 5+5fi) (kanan jalan arai Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan ZoSS dan/atau zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau 7'ebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) I 38 5+750 Jembatan Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 5+730 Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu: dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Rambu Jembatan: Sta 5+700 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 5+800 (kanan ialan arah Kota Agung) I 39 5+800 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 5+775 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 5+850 (kananjalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 40 6+230 Tikungan (arah kiri) I Rekomendasi Teknik Mitigasi rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 6+175 (kiri jalan arah Kota Agung) I 41 6+375 Pertigaan Sta 6+300 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Perencanaan rinci intersection/persimpangan Penambahan marka j alan ; penambahan rar.nbu lalul intas. Lokasi perencanaan Sta 6+325 sd Sta 6+425 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu simpang: I Sta 6+325 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 6+425 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan t 42 6+850 Tikungan (arah kanan) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 6+800 (kiri jalan arah Kota Agung) I 43 7+025 Jurang (panjang + 30 m) Sta 6+9fi) (kanan jalan arah Kota Agung) Rawan kecelakaan; teridentihkasi guide post perlu ditambah euardrail I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Guardrail sepanjang 30 m: Sta 7+010 - Sta ft{40 (kiri jalan arah KotaAgung) I I PT. Epadoscon Permata hal 6- Lampiran4 t !)aFi[l&.tEIq L]KL - LiF!_ 'Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG ,K!!{!q! Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan . Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I laniuton Daftar Rekomendasi Tekn ik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justilikasi Teknis t 44 7+100 Masjid + Tikungan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi keberadaan zebracross I Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 7+050 (kiri jalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 7+150 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zrebra Cross: Sta 7+l(X) I Lokasi rambu masjid: Sta 7+065 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 6+140 (kanan jalan arah Kota Agung) 45 +200 Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 7 Tikungan (arah kiri) T rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 7+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 7+250 (kanan.ialan arah Kota Agung) Rawan kecelakaan; teridentifikasi guide post; perlu 46 7 +275 Jurang (panjang + 30 m) I Rekomendasi Teknik Mitigasi ditambah suardrail Perencanaan Guardrail sepanjang 30 m: Sta 7+260 - Sta 7+290 (kirijalan amh Kota Agung) I 47 7+800 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: StaT+?sO (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 7+850 (kananjalan arah Kota Agung) Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum 48 7 +900 SPBU Pertamina I dilengkapi rambu Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 7+900 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu SPBU: Sta 7+850 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 7+950 (kanan jalan arah Kota Agung) t 49 8+200 Masjid Talang Padang Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Z,ebra Cross: Sta 8+2fi) Lokasi rambu masjid: Sta 8+150 (kin jalan arah Kota Agung) I 50 8+620 Masjid Nurul Iman Sta 8+250 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebenmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencan&n Zebra Cross) T Lokasi Zebra Cross: Sta 8+620 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: t Sta 8+575 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta E+700 (kanan ialan arah Kota Azune) I I PT. Epadascon Permata hal 7- Lampiran4 I DGS{{jI\,EEN UIiL - {_i!-'t Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIYG Kegiatan Pembinaan Teknik Li - KOTA AGIING dan Keselamatan Jalan - Satuan Koria Direktorat Bina Teknik I l Rekomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 40 8+770 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 8+720 ftiri jalan arah Kota Agung) I 41 8+900 Masjid Al Muttaqien Sta 8+820 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebemngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar t Rekomendasi Teknik Mitigasi perencan&n Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 8+9fl) Lokasi rambu masjid: I 42 8+950 Pertigaan Sta 8+850 (kirijalan arah Kota Agung) Sta 8+925 ftanan ialan arah Kota Azuns) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Perencanaan rinci intersection/persimpangan Penambahan marka jalan; penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 8+9fi) sd Sta 9r,0fi) Rekomendasi Teknik Mitigasi I Lokasi rambu simpang: Sta 8+900 (kirijalan arah Kota Agung) Sta 9+000 (kananjalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum +200 I 43 9 Masjid Nurul Huda dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanzum Zebra Cross) I Lokasi Zebra Cross: Sta 9+2fi) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 9+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 9+250 (kananjalan arah Kota Agung) I 44 9+275 Jembatan Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Rambu Jembatan: Sta 9+225 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 91325 (kanan ialan arah Kota Agung) 45 9+600 Perempatan Talang Padang Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan I Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separaton penambahan marka jalan penambahan rambu I alulintas. ; I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi perencanaan Sta 9+550 sd Sta 9+650 Lokasi rambu simpang: Sta 9+550 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 91650 (kanan jalan arah Kota Agung) I 46 9+625 Masjid Baitur Rahman Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta Lokasi rambu masjid: h625 Sta }1575 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 9+675 &anan ialan arah Kota Aeune) T I I PT. Epadascon Permata hal 8-Lampiran4 I esEiun{iiN t-iKi, - Lii}t, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik L dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Tehnik hlo Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 47 9+650 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 9+600 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 91700 (kanan jalan arah KotaAgung) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 48 9+875 Pertigaan T dan rawan kecelakaan Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; I Rekomendasi Teknik Mitigasi penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 9+825 sd Sta 9+925 Lokasi rambu simpang: I Sta 9+800 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 9+950 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebeftrngan yang rawan kecelakaan dan tidak 49 l0 + 075 SDN I Bandar Agung teridentifi kasi keberadaan ZoS S dan/atau zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta l0r{75 I 50 l0 + 375 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan rinci intersection/persimpangan I Rekomendasi Teknik Mitigasi dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; penambahan rambu laluiintas. Lokasi perencanaan Sta 10+325 sd Sta 10"1425 Lokasi rambu simpang: I Sta lGF300 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 10+450 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak I 5l l0 + 450 Masjid + Tikungan (arah kiri) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Lokasi rambu: Sta 10+400 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta lGr500 (kanan jalan arah KotaAgung) Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar Rekomendasi Teknik Mitigasi I perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta f0+450 Lokasi rambu masjid: Sta l&r410 (kiri jalan arah KotaAgung) I 52 l0 + 600 Tikungan (arah kanan) Sta lGr490 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 10+550 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 10+650 (kanan ialan arah Kota Agung) t 53 l1 +050 Masjid Al Istighfar Lokasi penyeberzmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebraooss Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 11+050 Lokasi rambu masjid: Sta l1+000 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 1l+100 (kanan jalan arah Kota Agung) I PT. Epadascon Permata hal 9-Lampiran4 I DCIEi[IFdIiN LIT(E. - [-JFE- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TrJAltG - KorA AGUNG Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik t Rekomendasi Teknih No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justilikasi Teknis I 54 ll+100 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan t Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta I f +()50 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta ll+150 ftanan jalan arah KotaAgung) I )f ll +300 Masjid Baitur Rahman Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencan.urn Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Zebra Cross: Sta ll+300 Lokasi rambu masjid: Sta l1+250 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta ll+350 (kanan jalan arah Kota Agung) T 56 12 + 000 Masjid At Taqwa Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 12+000 Lokasi rambu masjid: I 57 t2 + 375 Tikungan (arah kanan) Sta 11+950 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 12+050 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 12+325 (kiri jalan arah Kota Agung) I 58 t2 + 700 Masjid Al Islah Sta 12+425 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencaniuur Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 12+700 Lokasi rambu masjid: Sta 12+650 (kiri jalan arah Kota Agung) I 59 12 + 775 Tikungan (arah kanan) Sta 12+750 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 12+725 (kiri jalan arah Kota Agung) I 60 t2 + 975 Tikungan (arah kanan) + tanjakan Sta 12+825 (kananjalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 12+925 (kiri jalan arah KotaAgung) Sta 13+025 (kanan jalan arah Kota Agung) I 6l l3 + 100 MTSN Talang Padang Lokasi penyebeftngan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifi kasi keberadaan ZoSS danlatau zebracross Perencanaan Zona Selamat Sekotah/ZoSS atau Zebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti I Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 13+100 I I PT. Epodoscon Permata hal 10-Lampiran4 I $OKUE{EN IIKL - UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAI{TAU TIJAI\IG - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I I No Sta Deskripsi lokasi tat Reltomendusi TekniI Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyebeftmgan yang riawan kecelakaan; belum I 62 13 + 300 Masjid Nurul Iman dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Lokasi Zebra Cross: Sta 13+300 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 13+250 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 13+350 (kanan ialan arah Kota Agung) I 63 t3 + 775 SDN 2 Suka Damai Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridentifikasi keberadaan ZoSS dar/atau zebracross Peren ca n a a n Zon a Sela m at Sekola h/ZoSS alar Zebr a I Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 13+775 Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 64 + Masjid Muttaqien I 14 100 dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross * Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Lokasi Zebra Cross: Sta 14+100 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta l4+050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 14+150 (kanan jalan arah Kota Agung) I 65 14 + 600 SDN I Kedalon Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan dan tidak teridenti fi kasi keberadaan Zo S S dan/atau zebracross Perencanaan Zona Sela mat Sekolah/ZoSS alau Zebr a I Cross (sesuaikan Cengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atzuT*brs Cross: Sta 14+600 Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum 66 14 + 675 Masjid Jamiul Amin I dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencan&m Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 14+675 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 14+625 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 14+725 (kanan jalan arah Kota Agung) I 67 l5 + 200 Masjid Al Manna Lokasi penyebemngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zcbra Cross + Rembu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Zebra Cross: Sta 15+200 Lokasi rambu masjid: Sta 15+150 (kiri jalan arah Kota Agung) t 68 15 + 250 Tikungan (arah kiri) Sta l5+250 (kanan ialan arah Kota Azunq) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 15+200 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 1$300 (kanan jalan arah Kota Agung) I I I PT. Epadascon Permata hal II - Lampiran4 I DCE*iLIF,,IEN UEi[_, - U.[]f,, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TTJANG - KorA AGUNG atan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi I 69 15 + 999 Masjid + Sekolah Muhamadiyah Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dar/atau zebracross t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Z*bra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) I 70 t6 + 200 Masjid Al Mujahiddin Lokasi ZoSS atatZebra Cross: Sta 15+900 Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanarm Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 16+200 Lokasi rambu masjid: t Masjid + Tikungan (arah Sta 16+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 16+250 (kanan jalan arah KotaAgung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak 7l 16 + 699 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan I kanan) tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Lokasi rambu: Sta 16+550 (kiri jalan arah Kota Agung; Sta 16+650 (kananjalan arah Kota Agung) Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Lokasi Zcbra Cross: Sta 16+600 Lokasi rambu masjid: Sta l6+560 (kiri jalan arah Kota Agung) t Sta Sta 15+640 (kanan jalan arah Kota Agung) 72 l6 + 639 Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta l6+6fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta t6+750 (kananjalan arah KotaAgung) I aa t) 17 + 100 SMAN I Gunung Alip + SPBU Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dan/atau zebracross Peren ca naan Zona Selamat Sekola h/ZoSS atau 7.ebr a I Rekomendasi Teknik Mitigasi Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencan&n ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atzttZebra Cross: Sta 17+100 Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum I 74 t7 +300 Masjid Nurul Falah dilengkapi rambq dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 17+300 Rekomendasi Teknik Mitigasi T Lokasi rambu masjid: Sta l7+250 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 17+350 (kanan jalan arah KotaAgung) I 75 17 + 700 Masjid Lokasi penyebeftIngan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Z,ebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 17+700 Lokasi rambu masjid: I Sta 17+650 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 17+750 ftanan jalan arah KotaAgung) I PT. Epadascon Permata hal 12 - Lampiran 4 I trOFi{.ti\4EN {-r['in, - UPf-, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknih I No 76 Sta l7 + 850 Deskripsi lokasi Tikungan (arah kanan) Keterangan dan Justifikasi Teknis Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sts 17+800 ftiri jalan arah Kota Agung) Sta l7+9fi) (kanan.ialan arah Kota Agung) I l8 + 575 Masjid Baitur Rahman Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) LokasiZebra Cross: Sta 18+575 Lokasi rambu masjid: I 78 t8 + 725 Tikungan (arah kiri) Sta 18+525 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 18+625 ftanan ialan arah Kota Asuns) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 18+675 (kiri jalan arah Kota Agung) I 79 l8 + 900 Tikungan (arah kiri) Sta 18+775 (kananjalan arah KotaAgung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta l8+850 (kirijalan arah Kota Agung) Sta 18+950 (kanan jalan arah Kota Agung) I 80 l8 + 950 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross * Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Zebra Cross: Sta 18+950 Lokasi rambu masjid: Sta l8+900 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 19+000 (kananjalan arah KotaAgung) T Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 8l 19 + 000 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 18+950 (kirijalan arah KotaAgung) Sta 19F050 (kanan jalan arah Kota Agung) I 82 t9 + 125 Pertigaan Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanran rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jal an ; I Rekomendasi Teknik Mitigasi penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 19+075 sd Sta 19+175 Lokasi rambu simpang: Sta 19+050 (kiri jalan arah Kota Agung) I 83 19 + 150 Jembatan Way Talang Sta 191200 (kanan jalan arah Kota Agung) Ruang bebas jembatan relatif sempit; belum dilengkapi Padang rambu; dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Sta 1F100 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 19+200 (kanan jalan arah Kota Agung) I PT. Epadascon Permata hal 13 - Lampiran 4 I FC}KU]\4EN {-IEL, IJTiI- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI{G - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Kerja Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 90 20 + 600 Masjid + Gereja Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilenekapi rambu; dan tidak adazebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Z*bra Cross: Sta 20+600 Lokasi rambu masjid &gereja: I Sta 20+550 (kirijalan arah Kota Agung) Sta 20"t-,650 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebenmgan yang rawan kecelakaan; belum 9l 20 + 650 SDN Fransiskus dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS dm/atat I zebracross Perencanaan Zona Sela mat Sekolah/ZoSS atau Znbr a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi I standar perencanarm ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi Z,oSS atauZebr^ Cross: Sta 20+650 Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum 92 20 + 750 RS Panti Secanti dilengkapi rambu; titik konflik laluiintas; dan rawan I kecelakaan dan tidak teridentifikasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 20+750 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 2&r7fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2Gr8fi) (kanan jalan arah Kota Agung) I 93 20 + 840 SMP Xaverius Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifikasi ZoSS darlatau zebracross Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebrs t Rekomendasi Teknik Mitigasi Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanzran ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atau Z,ebra Cross: Sta 20+840 I 94 2t + 100 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta Gr075 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta Gl-125 (kananjalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 95 2l + 300 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan T Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 2l+250 (kiri jalan arah Kota Agung) I 96 2t + 425 Tikungan (arah kiri) Sta 21+350 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti staadar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 2l+375 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2l+475 (kanan jalan arah Kota Agung) I 97 2t + 575 SMPN I Gistings Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rarnbu; dan tidak teridentifi kasi ZoSS dan/atau zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Peren ca naan Zona Sela mat Sekolah/ZoSS atan 7*br a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atatZebra Cross: Sta 2l+575 I I PT. Epadascon Permata hol 15 - Lampiran 4 I BGT.{LIfr.TEN UKL - LII}T- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\IG - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keda Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik I No 98 Sta 2t + 700 Deskripsi lokasi Tikungan (arah kiri) Keterangan dan Justifikasi Teknis Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Ste 2l+650 ftiri jalan arah Kota Agung) I 99 21 + 850 Tikungan (arah kanan) Sta 21+750 (kanan jalan arah Kota Agung) Dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas; ada guardrail; dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 2l+800 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 21+900 (kanan jalan arah Kota Agung) I 100 22 + tOO Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) t Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 22+050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 22+150 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak SDN 7 Gistings Atas + l0l I 22 + 200 Tikungan (arah kanan) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teri dentifi kasi Zo S S dan/atau zebracross Perencanaan Zona Sela mat Sekolah/ZoSS atau Zebr a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti t Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencan.uur ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atau Zebra Cross: Sta 22+2M Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 22+125 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 22+275 (kanan ialan arah Kota Agung) Titik konflik lalulintas; lokasi penyeberangan yimg rawan I 102 22 + 600 | ,** Induk Say,ur kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 22+600 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 22+550 (kiri jalan arah Kota Agung) I 103 22 + 700 SDN I Gistings Atas Sta 22+650 (kananjalan arah KotaAgung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adaZoSS atau zebracross I Perencanaan Zona Selemat Sekolah/ZoSS ataru Z,ebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencan&m ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 22+7W I 104 23 + 075 Gerej a Kristen Tan ggamus Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 23+075 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu gereja: Sta 23+025 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 23+125 (kanan jalan arah Kota Agung) I PT. Epadascon Permata hal 16- Lampiran4 T t DOE{{-IVTEN LIKN, - LIX}.E- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAIIG - KOTA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik L dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknih No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis T Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 105 23 + 125 Tikungan (arah kiri) rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 23+075 (kiri jalan arah Kota Agung) I 106 23 + 400 Masjid Sta 23+175 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencan.urn Zebra Cross) Lokasi Z*bra Cross: Sta 23+400 Lokasi rambu masjid: I t0'7 23 + 525 Tikungan (arah kiri) Sta 23+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 23+450 (kanan.ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 23+475 (kiri jalan arah Kota Agung) I 108 23 + 600 Masjid Sta 23+575 (kananjalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Mitigasi perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 23+600 Lokasi rambu masjid: I 109 24 + 000 SDN 3 Gistings Atas Sta 23+550 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 23+650 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 24+000 T lt0 24 + 100 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan t Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 24+050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 24+150 (kanan jalan arah Kota Agung) I lll 24 + 400 Tikungan (arah kanan) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 24+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 24+450 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu;jarakpandang bebas terbatas dan tt2 24 + 700 Tikungan (arah kanan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 24+650 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 24+750 (kananjalan arah Kota Agung) T PT. Fpadascon Permata hal 17 - Lampiran4 T I DOK[-IP,,TNI{ UKI- - UP!- Rencana Kegiatan Peningkatan Jaran: RANTAU TTJANG - KorA AGUNG Kegiatan Pembinaan Teknik Lingkungan dan Keselamatan Jatan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I I No Sta Deskripsi lokasi ,ut Rehomendasi Tebiik Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; jarak I ll3 24 + 775 Masjid + Tikungan (arah kanan) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I perencanazrn Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 24+775 Lokasi rambu masjid: Sta24+725 (kiri jalan arah Kota Agung) Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 24+825 (kanan jalan arah Kota Agung) T Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) t l14 24 +925 Tikungan (arah kanan) + Lokasi rambu: Sta 24+700 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 24+850 (kanan ialan arah Kota Asunsl Dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan turunan rawan kecelakaan t Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 24+8?5 (kiri jalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi sta 24+975 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tanjakan/turunan: Lokasi rambu: Sta 24+9fi) (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 24+950 (kananjalan arah Kota Agung) Jembatan + Tikungan (arah Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas n5 25 + 675 kanan) terbatas; dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 25+6fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 25+750 (kanan jalan arah Kota Agung) I Perencanaan Rambu Jembstan: Lokasi rambu jembatan: Sta 25+625 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 25+725 (kanan jalan arah Kota Agung) I 116 25 + 779 Tikungan (arah kanan) + turunan Dilengkapi rambu;jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan t sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sts 25+720 (kiri jalan arah Kota Agung) Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 25+820 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tanjakan/turunan: I Lokasi rambu: Sta 25+7m ftiri jalan arah Kota Agung) Sta 25+850 (kanan jalan arah Kota Agung) tl7 25 + 959 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I Rekomendasi Teknik Mitigasi dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 2$900 (kiri jalan arah Kota Agung) t Sta 26.r{00 (kanan jalan arah Kota Aeune) I T t PT. Epadascon Permata hal 18- Lampiran4 I D{}Ei[JPrtE]1.{ {-lKE - [-lg]€- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Relcomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis T ll8 26 + 250 Masjid + Tikungan (arah Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan kanan) tidak teridentifi kasi zebracross t Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 26+200 (kiri jalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 26+300 (kananjalan arah Kota Agung) Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 26+250 t Lokasi rambu masjid: Sta 26+225 (kiri jalan arah Kora Agung) Sta 26+275 (kanan jalan arah Kota Agung) I 109 26 + 400 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 26+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 26+450 (kanan.ialan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 120 26 + 500 Tikungan (arah kiri) I Rekomendasi Teknik Mitigasi rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 26+450 (kiri jalan arah Kota Agung) I I2l 26 + 700 Masjid al Hidayah Sta 26+550 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 26+700 Lokasi rambu masjid: I Sta 26+625 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 26+775 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t22 26 + 775 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan T Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 26+7fi) (kiri jalan arah Kota Agung) I 123 27 +200 Tikungan (arah kiri) Sta 26+850 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 27+150 (kiri jalan arah KotaAgung) Sta 27+250 (kanan jalan arah Kota Agung) I 124 28 +250 Jembatan + Tikungan (arah kiri) Ruang bebas jembatan sempiq jarak pandang bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan t Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 28+200 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 28+300 (kanan jalan arah Kota Agung) I Perencanaan Rambu Jembatan: Lokasi rambu jembatan: Sta 28+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 28+350(kanan jalan arah Kota Agung) I I PT. Epadascon Permata hal 19- Lampiran4 I DO[it] ivlEi{ LIKL .- E-it}t_ Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Ianiutan Daflar Rekomendasi Teknih I No t25 Sta 28 + 300 Deskripsi lokasi Tikungan (arah kanan) Keterangan dan Justifikasi Teknis Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 28+250 (kiri jalan arah Kota Agung) I t26 28 + 525 Tikungan (arah kid) Sta 28+350 (kananjalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 28+475 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 28+575 (kanan jalan arah Kota Agung) t t27 28 + 600 Jemb. Talane Buntu I Ruang bebas j embatan sempit; j arak pandan g bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 28+550 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 28+650 (kananjalan arah KotaAgung) Jemb. Talang Buntu 2 + Ruang bebasjembatan sempit; jarak pandang bebas t28 28 + 650 I Tikungan (arah kiri) terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I 129 29 + 000 Tikungan (arah kanan) Lokasi rambu: Sta 28+625 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 28+700 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 28+925 (kiri jalan arah Kota Agung) I t30 29 + 250 Tikungan (arah kanan) St{ 29+025 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 29+2fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 29+3fi) (kanan jalan arah Kota Agung) I 131 29 + 575 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 291525 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 29+625 (kanan jalan arah Kota Agung) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas dan 132 29 + 625 Tikungan (arah kiri) I Rekomendasi Teknik Mitigasi rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 291575 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 29+675 (kananjalan arah Kota Agung) t T I PT. Epadascon Permata hal 20 - Lampiran 4 I DOI(UiV,TEN UFI.I- - {-IPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG Kegiatq - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Ling;kungan dan Keselamatan Jalan - Satuan Keqia Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis t 133 29 + 775 Masjid + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbalas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross I Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 29+725 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 29+825 (kananjalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 29+775 t Lokasi rambu masjid: Sta 29+730 (kiri jalan arah Kora Agung) Sta 29+820 (kanan jalan arah Kota Agung) I 134 29 + 850 Tikungan (arah kiri) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Ste 29+8fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 2919(X) (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak SDN 2 Kp. Baru + Tikungan 30 + 100 I 135 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan (arah kiri) tidak ada ZoSS atau zebracross Perencanaan Zona Sela mat Sekolah/ZoSS atau 7*br a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti I Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 30+100 Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan (ikuti standar rambujalan) I sesudah tikungan Lokasi rambu: Sta 3GH)25 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 30rl75 (kananjalan arah KotaAgung) 136 30 + 300 Jurang + panjang 20 m Rawan kecelakaan; perlu guardrail I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Guardrail sepanjang 20 m: Sta 3Gr290 - Sta 30r3l0 (kiri jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 137 30 + 400 Tikungan (arah kiri) dan Rawan kecelakaan T Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi t Lokasi rambu: Sta 3Gr350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 3&1450 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum 138 30 + 500 Masjid I dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencansan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanann Zebra Cross) Lokasi Z,ebra Cross: Sta 30+500 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: T Sta 30+450 (kiri jalan arah Kota Agung) Sts 30+550 (kanan jalan arah Kota Agung) I 139 30 + 560 Tikungan (mah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rarnbu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 30+510 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 30+600 ftanan jalan arah KotaAgung) t I PT. Epadascon Permata hal 2I - Lampiran 4 I DOT{U&,TEN UKL- UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I I No Sta Deskripsi lokasi Rekomendasi Teknik Keterangan dan Justifikasi Teknis Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I 140 30 + 750 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I l4l 30 + 900 Jembatan Lokasi rambu: Sta 3Gr7fil (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 30+800 ftanan ialan arah Kota Aeune) Ruang bebas jembatan sempiq tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Sta 3&r8ffi (kiri jalanarah Kota Agung) I t42 30 + 950 Tikungan (arah kiri) Sta 31{00 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 3Or925 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 3Gr990 (kananjalan arah Kota Agung) I 143 3l + 650 Tikungan (arah kiri) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 31+6fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Ruang bebas Sta 31+700 (kananjalan arah Kota Agung) jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; + I 144 32 100 Jembatan Way Gading dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 32+025 (kiri jalan arah Kota Agung) I 145 32 + 175 Jembatan Sta 32+175 (kanan jalan arah KotaAgung) Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Rambu Jembaten Lokasi Rambu Jembatan: Sta 32+125 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 32+225 ftanan ialan arah Kota Asune) Tikungan (arah kiri) + Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 146 32 +200 taniakan dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 32+150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 32+250 (kananjalal arah Kota Agung) I Perencanaan rambu tanjakan/turunan: Lokasi rambu: Sta 32+160 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 32+240 (kanan ialan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 14',r 32 + 300 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan T Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I Lokasi rambu: Sta 32+250 ftiri jalan arah Kota Agung) St 32+350 (kanan jalan arah KotaAgung) I I PT. Epadascon Permata hal 22 - Lampiran 4 I DOTiIIMEN LIKN-. TIPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIJNG Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis t 148 32+ 400 Pertigaan Lokasi titik konllik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanean rinci intersection/persimpangan I Rekomendasi Teknik Mitigasi dilengkapi dengan separato6 panambahan marka jalan; penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 32+350 sd Sta 32+450 Lokasi rambu simpang: I Sta 32+340 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 32+460 (kanan jalan arah Kota Agung) Pertigaan Kompl. Kantor Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 32 + 500 I 149 Kab. dan rawan kecelakaan Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; l Rekomendasi Teknik Mitigasi penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 32+450 sd Sta 32+550 Lokasi rambu simpang: Sta 32+440 (kiri jalan arah Kota Agung) I 150 32 + 630 Tikungan (arah kiri) Sta 32+560 (kanan-ialan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 32+575 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 32+675 (kanan jalan arah Kota Agung) I l5t 32 + 900 Masjid Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 32+900 Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 32+825 (kiri jalan arah Kota Agung) I t52 33 + 750 Masjid + Tikungan (arah kiri) Sta 32+975 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan t tidak teridentifi kasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Z,ebra Cross: Sta 33+750 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 33+7fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 33+800 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta33+675 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 33+825 (kanan jalan arah Kota Agung) I 153 34 + 000 Tikungan (arah kiri) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sezudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) t Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 33+950 (kiri jalan arah Kota Agung) Sts 34+{50 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; 154 34 + 250 Tikungan (arah kanan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu fikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi nmbu: Sts 34+200 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 34+300 (kanan jalan arah Kota Agung) I PT. Epadascon Permata hal 23 - Lampiren 4 I S{}[i{-}i\'tEN UKL - LiP[. Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAI\TAU TIJANG pembiiaan Teknik Linekungan dan Keselamatan Julun - Sutu* K.tju - KOTA AGIING Di*ktoffi I I No Sta Deskripsi lokasi Rekomendusi Teknih Keterangan dan Justifikasi Teknjs Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I 155 34 + 750 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 34+7fi) (kiri jalan arah Kota Agung) I 156 34 + 950 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang Sta 34+800 (kanan jalan arah E9e48919- bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 34+9fi) (kiri jalan arah Kota Agung) (k-* jul- *uh KotuAgong) I St" 35*000 Jarak pandang bebas terbatas; belum dllengKapl ramDu; 157 35 + 100 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 35+050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 35+150 (kanan jalan arah Kota Agung) I 158 35 + 350 Pertigaan + Tikungan (arah kiri) Tidak dilengkapi rambu; jarak pandang bebas terbatas; titik konflik lalulintas; dan rawan kecelakaan Perencanaan rinci intersection/persimpangan j dilengkapi dengan separator; penambahan marka al an ; I penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 35+300 sd Sta 35+400 Lokasi rambu simPang: Sta 35+275 (kirijalan arah Kota Agung) I Rekomendasi Teknik Mitigasi 512 3J+425 (kananjalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Lokasi rambu: Sta 35+265 (kiri jalan arah Kota Agung) iuang Sta 35+435 (kanan jalan arah Kota Agung) bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; 159 35 + 450 Jembatan Rangka I dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 35+3?5 (kiri jalan arah Kota Agung) l 160 35 + 460 Tikungan (arah kanan) Sta 35+525 (kanan jalan *uh foe4g91g)-- larat fanOang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan P.r.o.an""n rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 35+4fi) (kiri jalan arah Kcta Agung) (k-* jula" .uh Kota agun9 Sta 35+550 I l6l 35 + 640 SDN I Kagungan Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilenekipi rambu; dan tidak ada ZoSS aqu Zglralro!: Perencanaan Zo na Sela m at Sekolah/ZoSS ata;it 7*br a Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti I Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencan&n ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atanZ'ebra Cross: Sta 35+640 I I I PT. Epadascon Permata hal 24 - LamPiran 4 I D$I{UE4EN I.JKL - UF[, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KorA AGIING Kegiatan Pembinaan Teknik dan Keselamatan Jalan - Satuan Direktorat Bina Teknik I Rekomendasi Teknik I No r62 Sta 35 + 800 Deskripsi lokasi Pertigaan Keterangan dan Justifikasi Teknis Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka j alan; penambahan rambu lalulintas. I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi perencanaan Sta 35+750 sd Sta 35+850 Lokasi rambu simpang: Sta 35+725 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 35+875 (kanan jalan arah Kota Agung) I 163 36 + 3gg Jembatan + Tikungan (arah kanan) Ruang bebas jembatan sempit; jarak pandang bebas terbatas; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Rambu Jembatan; Sta 36+250 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 36+350 (kananjalan arah Kota Agung) I Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 36+240 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 36+360 (kananjalan arah Kota Agung) I 164 36 + 400 Jembatan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Rambu Jembatan: Sta 36+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 36+450 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; I 165 36 + 450 Tikungan (arah kanan) dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Rekomendasi Teknik Mitigasi I 166 36 + 3gg Masjid Baitur Rohim Lokasi rambu: Sta 36+425 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 36+475 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak adazebracross I Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 36+800 Rekomendasi Teknik Mitigasi I Lokasi rambu masjid: Sta 36+725 (kiri jalan arah Kota Agung) Str 36+875 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberiu-rgan yang rawan kecelakaan; belum t67 37 + 400 Masjid I dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanann Zebra Cross) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi Zebra Cross: Sta 37+400 Lokasi rambu masjid: Sta 37+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 37+450 (kanan.ialan arah Kota Agune) t r68 37 + 420 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbalas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Str 37+375 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 37+500 (kanan jalan arah Kota Agung) I I PT. Epadascon Permata hal 25 - Lampiran 4 SOFiLIMEN LIKtr, - TII--E- T Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rekomendosi Tehnik No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justilikasi Teknis I r69 37 + 575 Tikungan (arah kiri) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 37+5fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 37+650 (kanan jalan arah Kota Agung) I 170 37 + 875 Jembatan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatsn Lokasi Rambu Jembatan: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 37+8fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 37+950 (kanan ialan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; t71 38 + 250 Tikungan (arah kiri) I Rekomendasi Teknik Mitigasi dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 38+2fi) (kiri jalan arah Kota Agung) I 172 38 + 500 Masjid Sta 38+300 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaim Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 38+500 Lokasi rambu masjid: I Jembatan dobel fiemb. Sta 38+450 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 38+550 ftanan ialan arah Kota Asuns) Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; t73 38 + 600 I Sebelah kiri rusak) dan rawan kecelakaan Perencanaan Jembatan BarM)uplikasi Jembatan: Lokasi: Sta 38+600 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Sta 38+550 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 38+650 (kanan jalan arah Kota Agung) I 174 38 + 700 Tikungan (arah kanan) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan (ikuti standar rambu jalan) I sesudah tikungan Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu; Sta 38+650 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 38+750 (kanan jalan arah Kota Agung) r75 38 + 850 Kantor & Komplek Kodim Lokasi titik konflik lalulintas: dan rawan kecelakaan I Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 38+850 I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu masjid: Sta 38+775 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 38+925 (kanan ialan arah Kota Agung) I I I I PT. Epadascon Pemata hal 26 - Lampiran 4 I DOE{"Un'IEiii ligin, - LIP!, Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RAIYTAU TIJAIYG - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direlrorat Bina Teknik I Ianiutan Daftar Rekomendasi Tehnift Mitigas No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis t 176 39+000 Musholla + Tikungan (arah kiri) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross t Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanarm Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 39+000 Lokasi rambu masjid: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 38+950 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 39H)50 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) Lokasi rambu: Sta 38+925 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 3H75 (kanan jalan arah Kota Agung) I 111 39+100 Masjid + Tikungan Lokasi penyeberangan yilng rawan kecelakaan; jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I perencana:rn Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 39+100 Lokasi rambu masjid: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 39+050 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 39+150 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambujalan) I Lokasi rambu: Sta 39+0fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 39+2fi) (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak t78 PAUD + Tikungan (arah kiri) I 39+400 pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu: dan tidak ada ZoSS atau zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar perencanium Zebra Cross) I Lokasi Zebra Cross: Sta 39+400 Lokasi rambu: Sta 39+350 (kiri jalan arah Kota Agung) Rekomendasi Teknik Mitigasi Sts 3q-450 (kanan jalan arah Kota Agung) I Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 39+325 (kiri jalan arah Kota Agung) I t't9 39+700 Masjid Sta 391475 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada zebracross Perencanaan Zebra Cross + Rambu (ikuti standar I Rekomendasi Teknik Miiigasi perencan&m Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 39F700 Lokasi rambu masjid: I Sta 39+650 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 39t-750 ftanan ialan arah Kota Aeune) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; 180 40+200 Pengujian Kend Bermotor I dan rawan kecelakaan Perencanaan Zcbra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) Lokasi Zebra Cross: Sta 40+200 Rekomendasi Teknik Mitigasi I Lokasi rambu: Sta 4&F150 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 40+250 (kanan jalan arah Kota Agung) I I PT. Epadascon Permata hal 27 - Lampiran 4 I DOKUMEFI UKL - LIPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJAI\G - KOTA AGUNG Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I lOlt Rekomendasi Tehnik I No l8l Sta 40+550 Deskripsi lokasi Tikungan (arah kanan) Keterangan dan Justifikasi Teknis Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan t Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikugan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 4Gr500 (kiri jalan arah Kota Agung) I 182 40+700 Tikungan (arah kiri) Sta 40+600 (kanan jalan arah Kota Agung) Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan I Rekomendasi Teknik Mitigasi sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 40+650 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 4Or750 (kanan jalan arah Kota Agung) I 183 40+900 Tikungan (arah kanan) + tanjakan Jarak pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan Rawan kecelakaan Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) I Rekomendasi Teknik Mitigasi Lokasi rambu: Sta 4Gr850 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 40+950 (kanan jalan arah Kota Agung) Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; 184 41+040 Jembatan I Rekomendasi Teknik Mitigasi dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: Sta 4l+0fi) (kiri jalan arah Kota Agung) t 185 4l+100 Pertigaan Sta 4l+100 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan t Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka j alan penambahan rambu lalulintas. ; Rekomendasi Teknik lVlitigasi Lokasi perencanaan Sta 4l+050 sd Sta 4l+150 I Lokasi rambu simpang: Sta 4l+025 (kiri jalan arah Kota Agung) Sta 4l+175 (kanan jalan arah Kota Agung) t 186 4l+400 Jembatan Ruang bebas jembatan sempit; tidak dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan Rambu Jembatan Lokasi Rambu Jembatan: I Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 41+3fi) (kiri jalan arah Kota Agung) Ste 41+500 (kanan jalan arah Kota Agung) Lokasi penyeberangan yang rawan kecelakaan; jarak Masjid + Tikungan (arah t t87 4l+500 kanan) pandang bebas terbatas; belum dilengkapi rambu; dan tidak teridentifi kasi zebracross Perencanaan Zrbra Cross + Rambu (ikuti standar perencanaan Zebra Cross) I Lokasi Zebra Cross: Sta 4l+500 Lokasi rambu masjid: Sta 4l+450 (kiri jalan arah Kota Agung) Rekomendasi Teknik Mitigasi I Sta 4l+550 (kanan jalan arah Kota Agung) Perencanaan rambu tikungan pada lokasi sebelum dan sesudah tikungan (ikuti standar rambu jalan) Lokasi rambu: Sta 41+425 (kiri jalan arah Kota Agung) I Sta 4l+575 (kanan jalan arah Kota Agung I I PT. Epadascon Permata hal 28 - Lampiran 4 I D(!l(U${Ei\ UH!-, - LIF!- Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGIING iatan Pembinaan Teknik Li dan Keselamatan Jalan - Satuan Keria Direktorat Bina Teknik I Rekomendusi Te*nih No Sta Deskripsi lokasi Keterangan dan Justifikasi Teknis I 188 42+000 SMA PGRI Lokasi penyebenmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dan tidak ada ZoSS atau zebracross Perencanaan Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebra I Rekomendasi Teknik Mitigasi Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS alau?*bra Cross: Ste 42+000 ikuti I 189 42+225 SDN 4 Kuripan Lokasi penyebeftmgan yang rawan kecelakaan; belum dilengkapi rambu; dantidak adaZoSS atau zebracross Perencenasn Zona Selamat Sekolah/ZoSS atau Zebra Cross (sesuaikan dengan ketersediaan dana dan ikuti I Rekomendasi Teknik Mitigasi standar perencanaan ZoSS atau Zebra Cross) Lokasi ZoSS atauZebra Cross: Sta 42+225 Titik konflik lalulintas; rawan kecelakaan; dan belum 190 42+300 SPBU Pertamina t dilengkapi rambu Perencanaan Rambu: Lokasi rambu SPBU: Rekomendasi Teknik Mitigasi Sta 42+250 (kiri jalan arah Kota Agung) I 191 42+600 Pertigaan Sta 42+350 ftanan ialan arah Kota Asung) Lokasi titik konflik lalulintas; belum dilengkapi rambu; dan rawan kecelakaan I Rekomendasi Teknik Mitigasi Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 42+550 sd Sta 42+650 I 192 42+900 Perempatan Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi traffic light rambu; dan rawan kecelakaan Perencanaan rinci intersection/persimpangan & dilengkapi dengan separator; penambahan marka j alan; I Rekomendasi Teknik Mitigasi penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 42+850 sd Sta 42+950 Perempatan Rumah Dinas Lokasi titik konflik lalulintas; dilengkapi traffic light & I 193 43+000 rambu; dan rawan kecelakaan Bupati Perencanaan rinci intersection/persimpangan dilengkapi dengan separator; penambahan marka jalan; Rekomendasi Teknik Mitigasi I penambahan rambu lalulintas. Lokasi perencanaan Sta 42+950 sd Sta 43+050 I I I t I I I PT. Fpadascon Permata hal 29 - Lanpiran 4 Lampiran 5 REKOMENDASI & HASIL FS PROGRAMWINRIP DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - KOTA AGUNG PT. Epadascon Permata I I I I I I J I rr2. a) E ! a (A t 9 .< ta U' oo o o i) a I c{ f4 '(F o € .a 9 i I ' Fil at, q) o 1.9 I <o ).4 . Gt. 'o :tr: )o I J tv : 5d r\ oi. . (!) I a- {- l6 :Gl :Fr a t<t o- oo 6 )' I l ) ) I T ; l o z o o 1q I a? 1, E cl c{ J > I J F,. a ti o e ar ql .> I 4 ,? I I I NATI7NALR1ADS\,MPR7\EMENTPR1JEjT_WESTERNREGIoN Unil Cost for Bctterment Wideni fo 7m I ilssumollon: Leogth Wrdenbg :l,o@.@Meler : l.@l'lslet Wrdh Eristing ,: 6.00 Met o. Wdth Proposed : 7,00 Metre. I 2'1,0e'60. )2 I Conctetc Pix CL*Yeri. hside, 48'r.000 '50 %) 2 I m Erisling AsPhal Pavemerd wilhorl Milfng Cold Medrine I I 1.25.1000) +140 ' 1.25 ' l0@) +210 I Rollsd St|eot-lt€ (HRS-WC) Woarirg Ctrsr (t : .l Cm .) I 3 - C - Eindr Cousc (AC€C) C. Bas.'Ctrsa (AGBase, Cor|c eto Classx-3so I Co.lsel. Cbgs K-2q0 Co.rrol3 Class K-125 Sl6d Plah Br tL24 Sle.lCrtsmed Bar U-32 d Tmts PL, Funbhed & Drivm M$D.:ry i' t 30' r00o',{0 %) . litin o{ Slmc Mbsorry s. CbssA(ia mhawork) 3. Aphalic Mbdur (td milo. woil) s. I Rarno\rC diamrl6 50 - 75 Cm. RcmovC dar'|str>7s Cm. ncf.M.rthg oll€ moplanic T),pe) Slgnwih RelMr l. t. I Prllad C.hsrr Cql€ eti Cub Pdirg al Sidaralts a Mcdan I I IotCltqn t0 i. fatnt.n nc. I - Elfindrd Mehod. with &o3d q lsh Approadr ' ldsthg qriagoyay Ovcrtaf will aC - irl0 and AC-BG fd brofrE . I I ScRep2App C Coss 'Pagc I C5 of tut2n0g8 14 I DOKUMEN T-TKL - UPL Rencana Kesiatan Peningkatan Jalan: RANTAU TrJAI\IG - KOTA AGUNG Kegiuan pembi;'aan Ter'ik Lin;kunt; d- i;;riI4g J"l- -&!|3q Kcrja Direktorat Bina Teknik PRo sr" niST$'iTrl s TANDAR (Pos) DOKUMEN UKL-UPL Rencana Kegiatan peningkatan Jalan: RANTAU TIJANG - TOTAAGUNG PT. foadascon permata LAMPIRAN PROSEDU R PELAKSANAAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN Gambar 1 Prosedur Pelaksanaan Penanganan Keresahan Masyarakat KEGIATAN KETERANGAN Melibatkan pihak-pihak terkait - Pemerintah Kabupaten/Kota - BPN Koordinasi dengan Pemerintah - Dinas Terkait Kabupaten /Kota - Kecamatan - Kelurahan/Kepala Desa Panitia Pengadaan Tanah Materi: - Lokasi - Jadwal - Kebutuhan Lahan dan Biaya Masih Terjadi - Prosedur Pengadaan Tanah Keresahan/ - Dampak yang Terjadi Penolakan ( Jenis, Kapan dan Dimana) Masih Terjadi Antara Pemrakarsa dan Masyarakat? Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 1 t I I I(EGIATAI{ DAFTAR PERIKSA I P EUIIA}IAII F EXVEIAI IGFUSAXA]I I I ETAT YAXG I EiLEIIH CECEiAT{ r|ATEFAI YANG r{}AK gE ERA O I ERSIH}<AII I lcl!rargar A : I ERSIHKATI CECENAN UATENIAL DIJATAII. - lrc!tsrla.llordll P EUI ENSHAI{ IIATERAI labr ll.rhbbr YAI{G IIEIIETF Et OI IA'I '.r lltE OEIIGAI{ HAUTARAI{ - llalcSla I pargargtrbr DalrrEl dar pe BElal lorrtrlrrl 0rD. ualt. uolanc) I KalrBrgar GaDbet laDpaEr balr p.Gal p.|r|b. I nll : Dal @.t) I F EIIAHTAUAII IGiUSAKAil JALAI OAI{ JEIIIATA}I P . . lal T. fien: L OhI I.AJ FU ratrnPa I T I I Gambar 2. Prosedur Penanganan Kerusakan Jalan dan Jembatan I crnbtrl.t : Htrprr*r Drl, pac|lrpanD.rilrbrn I I --- ] I I I Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3-2 I t I I XEGATA}I XETERANGA'I I INVENIARISASI KONOISI LALU LIN'AS OISEKT'AR LOKASI PROYEK OAN RUT€ KENDARAAN PROYEK Osb yano dipGrlukan . Allrn.ttt p.ng.lihan lalu lhlil : I TAMP KONSTRUKSI IOENTIFIKASI 8ELURUH KEGIATAN . volrmr lalu Hntd YANG BEROAMPM K€MACEIAN LAIU LINTAS . Gen.trikialan I KEMACE'AN TERJADI OI LOKASI RUTE TRANSPORTASI KEMACEIAN TERJADI OI LOKASI PROYEK ? I K@dlnad dongan : I . LLA' . Polad.6 prda *al PENAMBAHAN TIJUR pengalihan I LALU pcngaturan blu Inta6. I MEMBUAT JALAN SEMENTARA I UNTUK PENAMBAHN LAJUR T I Kelerangao 1: Gambar 2.1 dan 2.2 I Ramb!-6mbu: . Sedang ada pek. Kongtrukd (Gambsr I Tulban) I I I I Gambar 3. Prosedur Penanganan Kemacetan Lalu Lintas t t Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 3 I t I t LL/ fi i J I a ! €i' I i t; nTf\ NI\J I -' I i6J . : | 1. i :i : i_;,iii: i [ --e-t-t c o I iilt9i i ii!i!iiEi;; o o (I' E il;liii;iii c = I qa\ (o )iLJ .t4 -;::t:!iriii G ili;iiiiisii ? o .Y :t T r-r;;- - r'l iiiiiiifilrur rririilil c o v, Ci Y l.r I I c (f, I (g J ; ! o .F t -l {r :o ita ii r : a t I t o (L I .o i tat : *LJ al o a.o-, I 3i D E (Il :i-: I t h#--n F---6t--i a o a I iiii'!i'ii I t I o o s' { I .E i J ,.,_.1 I T I Il tl ilili:;i;r Silrrltli!t i I I J 6 J ln ::it!i:ig; f -o E ,Aff_ E ,,,i@_]+ II CU E ED c I (U \7j_ V I tr = 5 :Il L o .lf CD tr ; c a o I a I a E ,,.1==\ t Q t a! t{ :1, il 3 !r .t -g V rTi-H I ' a\t re :< 3 ! .9 o i _i ri il t6 ED t | :i lt tr J o --i rl\ 'l I ;li i ei at E liii ' o. I f.t!-'.c i E ii! :i ii. .E (, li..l i .t r,l;1ciE\ ll,r -; I t !: ;: n rl lr::i i. t"li rll E (g (g I ::: ;- \---l lliiii:;i'i :1. t g I I lol ! - 'i I It r a! l'l iv t o L--J g! E:tr;."1i1:: ! g _qti!;:;;iF ;r: l6l .9i €' o- I Il a t 1 I a I a | , -'dii.irj jd. !t = o o o I E: o. E (! CL I E (E J I I I .,..} lo [,' til nii' I |,,. iir 'r: ? t I I iil,ii, I I io, ir', l*e'i l;.i tl itl -.;', , I o : 2 a il ;i la iliiitiii is 0 l.i aa I ll lr rii h, I i3 r.r!'. t -. t a lll I I ' ! !l g a i !3 il' a L -g (U t ? o .t I { tl lr ti :!'. r- (lO rrr 1 atd a 3 t, c o 3i ri Y I ,l l I: I r! r: :1 {t .{D t! .F I ! o IT nt i a ,! t3 I c! ii rI ;r i '- I d q)- {, ii a ra lr o TL o E I I :j r{ i3 t -g I I a I tt I o i{; El ^ (t, I .T lu o |! I I t :- -T il ti 5 E I I I l, 3 I I I I I -ct i I E ll I I I I.-Tt .U tr Ic ll! l.o c IED I I i. t. iil,r i .;l (E IE CL Itr l3 IJ ICD Itr I I l,lF ;l E o l5 I tr i ,1, ,il ;t d o Itr I.! il [' i ri o- to lo rl l, *l '"1 t3l tl : rd lo _ EL: '3 I u;l "'l (E IED I i,*t I l' :cl :il *- ii rt l' I f'ff| 'l I tt tr o o Itr lo lo- lc ,:i I i )i l(! l.E I lc I l3; l(! I I ljJ'it lo IJ al -r i +liu ri iP 1 I .I I I i{Lllle l(E lo rl: :l It I ,l t I ! - Jt {,tl 'll : I t: E i ,-1, a! {t 'l 'li: ij ;l :l I l3 Itt lo ' 3 i il"i i i t': aa I to lo E isr lt :0 t IL :'l it 3j/lti a I a rl lo. fa I Itr J II I l1 ls {r t rl t- a li "-: v,l. r ' .l ja ;F la I {l IE l(E lJ I I I KEGI,ATAI.I XEIERAI{GAI.I I I PEMIIHAN TA+PAN SAAT lEru/qDlhnA PE{I{GIqTANTEE'J I KderaEil A: I 'Dust @ledddpasatg dsunber d€hr I l(derdggtE: pe,9/ad6rT gtlgt; Heldsi s€nd( polsraaar rrErini ketahtg| liTfi I PIUH LOKASI YAAIG: Efradry p€ngur,| ud-a bsn6s&|npa.bl fird(tr|dnr4ea J€risTa|arar: I . ARAIJAAIGIN .I.IYATIDAI( I/E}{J.tr.JKE AFEASEI\|SI]IF Argsana indojs) (Hhsospt{rs Akaia dar b€sd nEd|'rn) Td|-t$'|pdtd(a (ABqa . &{r.toAR I Gc4Drlasp) Bogpni/il (Bogeftil€a sp) AREASEAISIIF Ol€dxler (rs|tm defl@ I Ke{err{|'l C: AeaSensilif l|gE dmskqd'tbalain Fernldr|'L Tetrpal lbddr,R tdrs*tt I TerrDslWsda" Se*d€fi. t I Gambar 6. Prosedur Penangan Dampak Penurunan Kualitas Udara I I I I I Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 6 I I I I KEGIATAN KETERANGAN I Pemilahan Penyebab Kebisingan I I I MASIH KsloBrgan A : MEMUNGKINKAN Koordinaal dSngar I MEMILIH LOKASI psmlllk / pcnghuni / pcnqclola bangunan disekitar lokaEl I JAUHKAN LOKASI DARI AREA SENSITIF (PEMUKIMAN, RUMAH SAKIT. TEMPAT I IBADAH) Kclrr€n0an B: Porsyaralan Tanaman; tcrdlri darl pohon, petdu, so m al( I membenluk massa b6rmaasa daun padal larsk tansm r8p8t borDr0sl bonluk talul Jenls Tanaman: Tanjung (mimusoPs I clcnol) Ktari Payung (Flllclum dociplrns) l€h.lohsn psngkas (Acelypht Eo) Krmbsng topetu (HibiEcu8 tosa slnensiE) Bog!nvil (Bogcnvll.s sP) t Oleander (norlum olosndcr) I t I Gambar 7. Prosedur Penanganan Kebisingan I I I Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3-7 I T I I I{EGIATAN I{ETERAHGAI{ I PEMII}HA}I PENYEBAB OANOOUAN AURAN AIB I I TERTAHAIINYA DRAJNASE PERiflJKAAN rESC EC ERNYA TERTUTUPNYA AURAN SALUBAI{ OTEH BAIIOUNAN I OLEH KONSTRUKSI JAI$ITJEMBATAN SE[,ENTARA ATAU PENUMPUI<AN MATERIAL I PEN GA}.IOI{ATAN / I PEMBUATAN PARIT PEMBUATAN SODETAN PENYINOl{RA}I ATAU SEMENTARAiPELEBARAN 8El<AS/StSA G0R0NC?- G0R ON0 SAU'RAN SEMENTARA PEMBONGI(AFA}.I I I I Gambar 8. Prosedur Penanganan Gangguan Aliran Air Permukaan I I I I I I I Lampiran Prcsedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 8 I I I Tabel { Alternatif Jenis Tanaman yang Menrpunyai Nilai Ekologi Determinan dan Estetis ditepi di i Alternatif Jenis Potensial Keterangan Nama Lokal I Linqkungan 1. Pencemaran . Nama llmiah Cinnamomun . Pohon barus Penyerap a. SOz I . camnhora Casuainas eouisetifolia ' Cemara laut Soz . Bauhinia varieqata . Bunqa kupu-kupu t b. Pb. . . Aqathis alba Switenia macrophylla ', Dammar Mahoni Penyerap Pb . Podocarpus imbicatus . Jamuiu . . I . . Mvrvstica fraorans Pithecebium dulce Thuia orientalis . , Pala Asam londo Cemara kipas . . I . . Saliz babylonia Pinus merkusii Pterocarpus indicus . . Putri menanqis Tusam Anosana . Manilkara kauki '. Sawo kecik I . . Aoathis alba Paraseianthes . . Aoathis Senoon '. Bauhinia DurDurea Bunqa kupu-kupu I t Causuarina equisetifolia Delonix regia ' . Cemara laut Flambovan co2 . . Penyerap I d. , '. Aqathis alba Bauhinia purpurea Leucaena qlauca . . Dammar Bunqa kuou-kuou Lamtoro qunq COz Acacia auiculiformis . Akasia I . . . Ficus benvamina Polvalthealonqifolia . '. Berinoin Glodooan e. Udara Barinqtonia asiatica Keben . . I . . Mimusops elenqi Michellia champaca Mimusoos elenoi . . Taniunq Cemoaka 'faniunq . Aoathis damara . Damar I . . Bambusa sp Cananoium odoratum '. Bambu Kenanqa . Lifsea odoifera . Medano I f. Kebisingan . . . Soondias Dinnata Aaathis alba Casuarinas . . . Kedondonq Aqatis Cemara laut I . . eauisetifolia Bambusa spp Cupressus '. Bambu Cemara lilin semoeruirens I . Maniltoa grandiflora . Bunga saDutanoan . Thuia oientalis . Cemara kipas . . I . . Pinua merkusii Canaea odoratum Qysspiros celebica . . Tusam Kenanoa Kavu Hitam . I 2. Estetika Kota . . Bauhinia DutDurea Cassis multiiuoa Jacaranda acutifolia '. . Bunoa kupu-kupu Kasia Jakaranda Fungsi Estetika Kota . Filicium decipiens . Krei oavuo T Lampiran Prcsedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 9 I I I Determinan Lingkungan . Alternatit Jenis Potenslal Nama llmiah Pterocarpus indicus Nama Lokal . Anosana Keterangan . Anacardium . Jambu monyet I . . occidentale Sandronicum koetiape . . Kecaoi Ficus tvrata Biola cantik . . t . . EMina sp Delonix reoia Crysophvllum cainito . . Dadao Flambovan Sawo duren . . I . . Araucaiaheterophvlla Sa/x babvlonia Cupressus . . Norflok Putri menanqis Cemara lilin semperuirens I 3. Konservasi tanah dan air . . . Casuarina sumatrana Callistemon citinus . ' Cemara lilin Jeruk Fungsi Konservasi Cinnamomun ' Pohon barus I . . camphora Citrus marsh Citrus valensia . , Jeruk besar Jeruk tanah dan air . Eucalvptus lehmanii . Kavu outih I . . Schrnus elastika Sesbania qranifloia . . Pohon mrica Karet kebo . Soatodea camDanulata . Turi . , I . . Annona muricata Annona squamosa Euoenia oolvantha . . Kecrutan Sirsak Salam . . I . . Nephelium lappaceum Phvllanthus emblica Manilkara kaukii . ' Rambutan Malaka Sawo kecik . Santalum album '. Cendana I . . Schima naponhoe Maneifera odorata . Pusoa Kemano . Artocarpus e/asflbus . Benda . . I . . Antidesma unius Tectona grandis Samannea saman . . Buni Jati Kihuian '. . I . Leucaena clauca Cinnamomun burmanii Casuainas . . Lantoro Kavu manis Cemara laut eouisetifolia I , . . Bauhinia varieoate Aoafnis so . . . Bunqa kupu-kupu Damar Swiefenia mahaooni Mahoni . . t . . Delonix reoia Araucaria klinkii Cananoium odoratum . . Flambovan Kioutri Kenanoa . . I . . Hisbiscus tiliaceus Michelia champaca Terminalia cataooa . . Waru Cemoaka Ketaoano . Lagerssromeia . Bungur I . . soeciosa EMhina crvstaoali .' Dadao merah Aqathis alba Damar . . I . . Pinus merkusii Paraseianthes Bambusa spo '. Bambu Tusam Senoon I : Dinas Pertamanan dan Keindahan Kota Pemeintah Propinsi DKI Jakarta 2001 Lampiran Prosedur Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan L3- 10 I I I .gI '5 FI I I I I - 'd c (5 $ I F o c (s E I (u C (Il F c (U I E (U C o c o I o_ Y o o €l J dl -!al (tr I ql o F dl q -c il o FI c .1 I o O ct o0 .!l ol *,1 ldl E (! dl ED t tr t al >l 3 a! T .ct €t ED g ot E o c I o t! g -9 c, ED g I q, L E IE (! E I (! o x g (D G I I I I
Groupe de la Banque mondiale · Environmental Assessment
Indonesia - Western Indonesia National Roads Improvement Project : environmental assessment (Vol. 10 of 29) : Upaya pengelolaan lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL) untuk Rantau Tijang - Kota Agung
Voir le document original
Le texte intégral est hébergé par l’organisation qui le publie. lawenc.com indexe les métadonnées et renvoie vers la source officielle.
Texte intégral
Informations clés
Organisation
Groupe de la Banque mondiale
Type de document
Environmental Assessment
Pays
Indonésie
Source
Banque mondiale