Groupe de la Banque mondiale · Working Paper

Six years after the tsunami : from recovery towards sustainable economic growth : Enam tahun setelah tsunami : dari pemulihan menuju pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

Indonésie Banque mondiale
Voir le document original

Le texte intégral est hébergé par l’organisation qui le publie. lawenc.com indexe les métadonnées et renvoie vers la source officielle.

Texte intégral

59566 Laporan Kemajuan MDF Desember 2010 Enam Tahun Setelah Tsunami: Dari Pemulihan Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Kantor MDF Jakarta Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I/Lantai 9 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12910, Indonesia Tel: (+6221) 5229-3000 Faks: (+6221) 5229-3111 www.multidonorfund.org Dicetak 2010 Publikasi ini diproduksi oleh Multi Donor Fund untuk Aceh dan Nias. Ucapan Terima Kasih Laporan ini disusun oleh Sekretariat Multi Donor Fund , , dengan kontribusi dari Badan Mitra (UNDP WFP ILO dan Bank Dunia) serta tim proyek. Sekretariat Multi Donor Fund dipimpin oleh Manajer MDF Shamima Khan, dengan anggota tim: Sarosh Khan, Safriza Sofyan, Anita Kendrick, Akil Abduljalil, Harry Masyrafah, Lina Lo, Puni Ayu Indrayanto, Shaun Parker, dan Geumala Yatim. Tim ini didukung oleh Rachmawati Swandari, Inge Susilo, Friesca Erwan dan Olga Lambey. Dukungan editorial: T. Sima Gunawan (bahasa Indonesia) Percetakan: PT. Lumbung Kencana Makmur Anak-anak berpose di depan lingkungan baru mereka yang dibangun dengan dukungan proyek Rekompak MDF di Tubuk Lancang, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh (pada kedua halaman ini/sampul). Foto: Tarmizy Harva untuk MDF Laporan Kemajuan MDF Desember 2010 Enam Tahun Setelah Tsunami: Dari Pemulihan Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan "MDF memahami pentingnya memastikan keberlanjutan program, sehingga manfaat dan dampaknya dapat terus dirasakan setelah penutupan MDF." Jembatan gantung Gido dan jalan beton yang menghubungkannya mengurangi waktu tempuh perjalanan dan memudahkan masyarakat yang tinggal di tiga desa terpencil di Nias untuk mencapai pasar dan sekolah serta meningkatkan akses mereka terhadap fasilitas layanan masyarakat lainnya. Foto: Shaun Parker/Sekretariat MDF iv Sambutan Ketua Bersama Sambutan Ketua Bersama MDF Enam tahun telah berlalu sejak bencana tsunami MDF menggunakan pendekatan bertahap untuk dan gempa bumi menghancurkan kehidupan rekonstruksi, diawali dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Aceh dan Nias tahun 2004 dan 2005. mendesak untuk pemulihan masyarakat, diikuti Bekas kehancuran kini nyaris tak terlihat, ekonomi dengan pembangunan infrastruktur besar, pelestarian daerah mulai berkembang dan kehidupan masyarakat lingkungan, dan pembangunan kapasitas, serta dibangun kembali dengan lebih baik. Pekerjaan besar pemulihan mata pencaharian. Pemerintah Indonesia dalam merehabilitasi dan Hari ini, dengan gembira kami sampaikan bahwa merekonstruksi daerah yang terkena bencana telah program tersebut telah mencapai hasil yang luar biasa. mendapatkan pengakuan dunia sebagai upaya berbagai Proyek-proyek MDF berjalan sesuai dengan rencana pemangku kepentingan yang sukses dalam pemulihan dalam memenuhi target sebelum penutupannya di pascabencana. bulan Juni 2012. Pendekatan perumahan berbasis Multi Donor Fund (MDF) untuk Aceh dan Nias dibentuk masyarakat yang digunakan MDF bahkan menjadi model untuk mendukung usaha pemerintah dalam memimpin rekonstruksi pascabencana. Investasi infrastruktur upaya ini. Setelah penutupan BRR April 2009, Bappenas telah membangkitkan kembali kegiatan ekonomi dan mengambil alih peran koordinasi rekonstruksi dan meningkatkan akses bagi masyarakat luas. Investasi rehabilitasi Aceh dan Nias, dan berperan sebagai salah dalam pengelolaan limbah dan lingkungan membantu satu Ketua Bersama MDF. Komitmen dan kepemimpinan mengurangi dampak negatif rekonstruksi. Saat ini kami yang kuat dari pemerintah pusat dan pemerintah bekerja untuk memperkuat kapasitas lembaga daerah provinsi Aceh dan Sumatera Utara memungkinkan dan meletakkan landasan bagi pertumbuhan ekonomi MDF untuk memberikan kontribusi yang signifikan berkelanjutan serta kesinambungan pembangunan di bagi agenda pemerintah untuk `membangun kembali Aceh dan Nias. dengan lebih baik'. Dengan demikian MDF akan tetap berkomitmen Pemerintah Aceh bahkan bertekad untuk memenuhi untuk menyelesaikan pelaksanaan proyek hingga akhir kebutuhan yang tersisa dalam sektor infrastruktur, mandat. Pemahaman pelajaran yang diperoleh dan mata pencaharian dan perumahan sesuai dengan penyebaran praktik terbaik juga akan menjadi bagian Rencana Aksi 2010

Informations clés
Type de document Working Paper
Date d'adoption
Pays Indonésie
Source Banque mondiale