Groupe de la Banque mondiale · Brief

Summary of workshop : insights from second dialogue - services for domestic connectivity : Rangkuman lokakarya : service dialouge ke-2 - Jasa bagi konektivitas domestik

Indonésie Banque mondiale
Voir le document original

Le texte intégral est hébergé par l’organisation qui le publie. lawenc.com indexe les métadonnées et renvoie vers la source officielle.

Texte intégral

Catatan Teknis 59826 Edisi Agustus 2010 Perkembangan Perdagangan Rangkuman Lokakarya Service Dialouge Ke-2: Jasa bagi Konektivitas Domestik1 Ringkasan: Indonesia saat ini terpaksa harus membayar ongkos mahal akibat buruknya kondisi keterhubungan berbagai sektor domestik (konektivitas domestik). Gejalanya terlihat dari lebarnya kesenjangan laju pembangunan di setiap wilayah, kesenjangan harga-harga bahan pokok antar wilayah; serta menurunnya daya saing produk-produk domestik di pasar ekspor dan di dalam negeri sendiri. Untuk meningkatkan kondisi konektivitas domestik ini, tidak hanya dibutuhkan investasi dalam arti pembangunan infrastruktur fisik namun juga investasi dalam bidang jasa yang saling terkait dalam rantai suplai (baik dalam suatu pulau, antar pulau, maupun internasional). Satu cara untuk mendorong lebih tingginya investasi di bidang jasa konektivitas tersebut sebagaimana digarisbawahi dalam Dialog Jasa di Indonesia ini adalah dengan mengembangkan lingkungan regulasi domestik yang saling mendukung dan koheren sehingga mampu menarik investasi swasta di bidang jasa tersebut. Services Dialouge Indonesia telah efisiensi pengiriman barang dan logistik dengan tantangan, misalnya kendala menyelesaikan forum diskusi separoh-hari antar pulau; industri angkutan dengan menghubungkan beberapa sentra kedua pada tanggal 20 Juli 2010 lalu. Forum truk yang modern dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di beberapa tersebut, yang diselenggarakan bersama- efisiensi layanan distribusi logistik; dan pulau yang berbeda, atau kendala sama oleh BKPM, Kadin serta Bank Dunia, peningkatan frekuensi jasa maritim di menghubungkan daerah perkotaan diikuti oleh banyak peserta yang juga para pulau-pulau terluar dapat mengangkat dengan sentra pertumbuhan, dan pemangku kepentingan baik dari sektor permintaan akan adanya layanan kendala menghubungkan pedesaan publik maupun swasta. Program utama transportasi. Dengan demikian, dengan pusat ekonomi di perkotaan. dari forum tersebut adalah mendiskusikan efisiensi jasa di sepanjang rangkaian Peningkatan jasa pelabuhan laut isu-isu pokok, misalnya pentingnya aktivitas akan menentukan tingkat dan angkutan antar pulau adalah layanan-layanan yang efisien serta prioritas efektivitas keseluruhan dari suatu kunci dari hubungan antara titik-titik kebijakan yang dapat menarik investasi konektivitas domestik. pertumbuhan ekonomi antar pulau. swasta lebih banyak di bidang layanan- Kombinasi jasa kapal ferry roll-on-roll- layanan konektivitas. Forum tersebut juga

Informations clés
Type de document Brief
Date d'adoption
Pays Indonésie
Source Banque mondiale